Kanal

Pedagang Bendera 17 Agustus di Pekanbaru Mengeluh Sepi Pembeli Akibat Penyekatan Jalan

RIAUIN.COM - Pedagang bendera 17 Agustus di Jalan Sudirman, Kota Pekanbaru, mengeluhkan sepi pembeli akibat penyekatan jalan karena adanya
Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

"Saat ini penjualan bendera sepi sehari hanya satu atau dua bendera yang terjual," keluh Eri, pedangan bendera di Pekanbaru kepada Riauin.com, Jumat (6/8/2021).

Ia mengakui, dengan adanya penyekatan jalan pedagang bendera yang berada ditepi-tepi jalan sepertinya mengalami kesulitan untuk menjual bendera. Hanya warga sekitar yang datang membeli dagangannya.

"Kalau jalan sudah disekat-sekat seperti ini susah jual bendera, tapi Alhamdulillah, masih ada warga sekitar datang ke sini untuk membeli," ujarnya.

Ia mengatakan, pada tahun sebelumnya penjualan benderanya cukup lancar. Namun, selama pandemi Covid-19 sejak 2 tahun terakhir dagangan mulai sepi, apalagi tahun ini yang bersamaan dengan PPKM di Kota Pekanbaru.

"Harga untuk bendera segi empat yang ukuran sedang kisaran Rp25 ribu sampai Rp30 ribu. Yang jenis umbul-umbul Rp30bribu sampai Rp35bribu," jelasnya.

Demikian juga dengan Edi pedagang lainnya mengakui sejak adanya penyekatan jalan orang yang melintasi jalan ini hanya warga sekitar yang pulang dan pergi kerja.

"Kalau jualan bendera di tepi jalan seperti ini yang kita harapkan membeli dari orang lalu lalang. Tapi karena ada PPKM, warga jadi malas keluar dari mobilnya," ujar Edi.--mul.

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler