RIAUIN.COM - Pertandingan Inggris vs Jerman akan menjadi tontonan menarik di babak 16 besar Euro 2020 (Euro 2021), Selasa, (29/6/2021). Pertandingan yang digelar pada stadion Wembley tersebut merupakan ajang pembuktian bagi kedua kesebelasan, dimana masing-masing pada penyisihan fase grup sedirikt terseok dan kurang meyakinkan.
Inggris yang tergabung di Grup D bersama Kroasia, Ceko dan Skotlandia memang tidak terkalahkan dan gawang yang dikawal Jordan Pickford belum pernah kebobolan. Disisi lain, Inggris tampil tidak begitu superior, mereka hanya mampu mencetak 2 gol dalam tiga pertandingan. Satu gol diciptakan pada pertandingan melawan Kroasia, dan satu gol lainnya kala menjamu Ceko. Sementara laga kontra Skotlandia berkahir tanpa gol.
Sementara Jerman yang tegabung di Grup F yang notabene adalah grup neraka berhasil lolos dengan perjuangan yang sedikit tertatih-tatih. Pada laga pembuka secara mengejutkan Jerman dikalahkan oleh Perancis lewat gol bunuh diri Mat Hummel. Pada laga kedua, Jerman mampu bangkit dan menggasak Portugal dengan Skor 4-2 setelah sebelumnya sempat tertinggal oleh gol Cristiano Ronaldo pada menit ke 15. Pada laga pamungkas melawan Hongaria, Jerman secara mengejutkan ditahan imbang dengan skor 2-2. Hasil ini cukup menghantarkan Jerman untuk melaju ke babak 16 Besar bertemu dengan Inggris.
Panasnya laga antar kedua negara ini kembali mengingatkan kita akan kenangan masa lalu. Secara keseluruhan, Inggris dan Jerman telah bertemu sebanyak 32 kali. Dimana Jerman unggul dengan 15 kali kemenagan, sementara Inggris mengantongi 13 kali kemenangan. sedangkan sisanya 4 kali pertemuan berakhir imbang.
Pertemauan Inggris saat menghadapi Timnas Jerman pada Euro 1996 menjadi pengalaman pahit tersediri bari skuad The Three Laion. Jerman yang kala itu bertemu Inggris di Semifinal, berhasil menang lewat adu penalti dengan skor 6-5. Alhasi, Inggris dipecundangi di tanah mereka sendiri.
Salah satu catatan mentereng Inggris ketika bertemu Jerman terjadi pada 1 September 2001 lalu di Olympic Stadium, Munich, Jerman. Ketika itu Inggris dilatih oleh pelatih asing pertama, Sven-Göran Eriksson. Secara mengejutkan Inggris memenangkan pertandingan 5-1 dengan hat-trick dari striker Michael Owen, dan akhirnya lolos ke Piala Dunia sebagai juara grup.
Sementara itu, Jerman yang merupakan tim spesialis turnamen, akan datang dengan motivasi yang tinggi. Anak asuhan Joachim Low ini tidak bisa dipandang enteng. Der Panzer memiliki mental yang cukup baik kala bertanding di turnamen-turnamen resmi. Berdasarkan data selama perhelatan Piala Eropa yang telah digelar semenjak tahun 1960, Timnas Jerman telah 3 kali menjadi kampiun.
Pada Piala Eropa tahun 1972 yang dihelat di Belgia Jerman tampil sebagaijuara. Delapan tahun berselang tepatnya pada tahun 1980, Jerman kembali menjadi Kampiun. Terakhir pada tahun 1996, Piala Eropa yang pada waktu itu diselenggarakan di Inggris, Jerman berhasil membawa pulang trophy piala eropa untuk yang ketiga kalinya.
Sementara Inggris yang mengklaim sebagai negara penemu sepak bola, belum pernah mencicipi sebagai jawara piala eropa tersebut. Berdasarkan motivasi yang tinggi inilah, anak asuhan Gareth Southgate berambisi untuk memenangkan partandingan, terlebih laga ini akan dimainkan di Stadion Kebanggaan Inggris, Wembley.
Namun, kabar buruk menghampiri Timnas Jerman. Tiga pemain Jerman andalan Joachim low diragukan tampil saat melawan Inggris di babak 16 besar Euro 2021 nanti malam. Der Panzer tidak bisa memainkan, Ilkay Gundogan, Antonio Rudiger dan Robin Gosens. Mereka diragukan untuk bisa tampil di laga hidup mati tersebut. Ilkay Gundogan mengalami cedera saat melawan Hongaria, sementara Gosens dan Pemain belakang andalan Chelsea Antonio Rudiger menderita gejala flu.
Kemungkinan besar pelatih Inggris akan tetap menggunakan formasi 4-2-3-1, dimana pada formasi ini terlihat efektif ketika Timnas Inggris mengalahkan Ceko 1-0 pada Kamis lalu. -dn
Perkiraan susunan pemain :
Inggris (4-2-3-1): Jordan Pickford; Kyle Walker, John Stones, Harry Maguire, Luke Shaw; Kalvin Phillips, Declan Rice, Bukayo Saka, Jack Grealish, Raheem Sterling, Harry Kane.
Pelatih: Gareth Southgate
Jerman (3-4-2-1): Neuer, Rudiger, Hummels, Ginter, Halstenberg, Kroos, Sule, Kimmich, Havertz, Muller, Gnabry.
Pelatih: Joachim Low