RIAUIN.COM - Dalam dua minggu terakhir peningkatan kasus positif covid-19 di Riau sangat menkhawatirkan. Hal ini disampaikan oleh juru bicara Satgas Covid-19 Provinsi Riau dr. Indra Yopi pada Rapat Koordinasi dengan Kepala BNPB terkait Penanganan Covid-19 dan Mitigasi Bencana pada Kamis, (22/4/2021) di Gedung Daerah Balai Sarindit.
Yopi mengatakan, terutama di daerah Pekanbaru peningkatan kasus positif covid-19 sangat luar biasa. Rata-rata pasien yang masuk itu berumur diatas 40 tahun dengan gejala sedang yang terdiagnosis 4 sampai 5 hari sebelumnya setelah menjalani isolasi mandiri.
"Terutama untuk dareah Pekanbaru, luar biasa, rata-rata pasien positif covid-19 yang masuk berumur 40 tahun dengan gejala sedang", ujarnya.
Terkait mutasi virus covid-19 Yopi menambahkan bahwa satgas covid-19 Riau telah melakukan analisis terhadap pasien dan menemukan bahwa terdapat tren klastering yang berbeda.
"Di tahun 2020, pasien covid yang satu rumah satu keluarga paling yang terpapar satu atau dua, selebihnya negatif. Tapi sekarang tidak, satu orang yang posistif, hampir semunya itu terpapar", jelasnya.
Saat ini Satgas Covid-19 Riau tengah mengusulkan Provinsi Riau untuk dijadikan satu dari delapan belas provinsi yang ikut memeriksa mutasi virus corona B-117.
Sedangkan untuk penambahan fasilitas PCR, beliau menyebutkan bahwa di Riau sudah memadai dimana kapasitas maksimal laboratorium bisa mencapai 1.500 sampel per hari dan hasilnya dapat diketahui 24 sampai 36 jam kemudian. -dani