RIAUIN.COM - Partai Nasdem dan PPP sudah bisa dipastikan berkoalisi mendukung pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Kuansing pada Pilkada 2020 mendatang.
Dengan modal 8 kursi di DPRD, kedua partai memastikan majunya bupati petahana, Drs H Mursini maju bersama pasangannya Indra Putra.
Pilkada Kuansing 2015 lalu, Indra Putra juga merupakan calon bupati kuat yang berpasangan dengan anggota DPRD Kuansing, Komperensi.
Saat itu, Indra Putra-Komperensi berhasil meraih 63.196 suara. Sedangkan waktu itu Mursini berpasangan dengan H Halim berhasil memperoleh suara terbanyak dengan perolehan 63.544 suara. Kekalahan Indra Putra-Komperensi hanya 348 suara.
Pilkada 2020 ini, kedua incumben itu kembali bertarung. Bedanya, keduanya berganti pasangan. Mursini memilih berpasangan dengan Indra Putra sedangkan Halim memilih pasangan dengan Komperensi.
Pasangan Halim-Komperensi pada Pilkada ini diusung oleh PDIP dan PAN. Dengan perolehan 7 kursi di DPRD Kuansing telah mencukupi syarat minimum untuk mendaftar ke KPUD.
Sementara penantang bupati incumben lainnya ialah, Ketua DPRD Kuansing, Andi Putra. Ketua DPD Golkar Kuansing itu memilih berpasangan dengan mantan anggota DPRD Provinsi Riau, Suhardiman Amby.
Andi Putra-Suhardiman Amby kemungkinan besar diusung oleh Golkar, PKS dan Hanura. Ketiga partai ini memperoleh 9 kursi di DPRD.
Sedangkan PKB jauh-jauh hari sebelumnya telah menyatakan bakal mengusung kandidat lain yakni, Fahdiansyah-Burhanudin.
Namun dengan dukungan PKB saja pasangan Fahdiansyah-Burhanudin belum bisa melengkapi persyaratan minimum untuk mendaftar ke KPUD. Karena, PKB hanya memiliki 3 kursi di DPRD.
Sementara dua partai lainya, Gerindra dan Demokrat hingga berita ini ditayangkan masih belum menentukan pilihan, apakah akan jadi pengusung atau pendukung pada Pilkada 2020. - hen