JAKARTA,RiauIN.com- Tak ada sepekan ini, jumlah kasus pedagang pasar yang positif Covid-19 kini melonjak ke angka 529 orang. Sementara, korban meninggal dunia bertambah jadi sebanyak 29 orang.
Padahal, data Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) mencatat, pada Rabu (10/6/2020) atau sekitar tiga hari lalu jumlah pedagang pasar positif Covid-19 masih di kisaran angka 439 orang dan 27 orang meninggal.
Ketua bidang keanggotaan DPP Ikappi, Dimas Hermadiyansyah, menekankan fenomena temuan kasus positif Covid-19 di pasar tradisional patut mendapat perhatian serius berbagai pihak khususnya pemerintah.
Dimas bilang, pasar merupakan tempat strategis sebagai hajat hidup orang banyak. DPP Ikappi pun mencatat saat ini, di wilayah Indonesia terdapat 13.450 pasar tradisional yang tersebar di seluruh penjuru tanah air.
Dari jumlah tersebut, kata dia, bisa menampung sebanyak 12,3 juta pedagang belum termasuk para pemasok barang, PKL, kuli panggul serta jejaring rantai di pasar tradisional.
"Mengingat besarnya populasi manusia yang begitu besar menggunakan pasar sebagai sarana menggantungkan hidup sudah semestinya pasar adalah sebagai sasaran untuk diselamatkan dari penyebaran COVID-19," ujar Dimas secara tertulis, Sabtu (13/6/2020).
Dengan banyaknya temuan kasus positif COVID-19 di pasar, pihaknya bukan saja khawatir akan kesehatan namun juga potensi mata pencaharian 12 juta lebih pedagang pasar terganggu dan terancam hilang.
Oleh karena itu, Dimas berharap pemerintah lebih serius untuk melakukan program penanganan virus corona di pasar.
"Baik melalui program sosialisasi bahaya COVID-19, pelaksanaan protokol kesehatan yang baik, bantuan penyediaan masker maupun sanitizer untuk pedagang serta penyemprotan disinfektan secara rutin disaat pasar berhenti beroperasi," ujarnya.
Beberapa titik lokasi pasar tradisional yang paling banyak positif COVID-19 di antaranya, Pasar Raya Padang Sumbar (113 kasus positif dan 3 orang meninggal), Pasar Kobong Semarang Jateng (28 kasus positif), Pasar Besar Palangkaraya Kalteng (27 kasus positif dan 1 orang meninggal), Pasar Kumbasari Bali (18 kasus positif) dan Pasar Induk Bojonegoro Jawa Timur (17 kasus positif dan 3 orang meninggal).(Raw)