Kanal

Setelah Diuji, APD Puskesmas Sebanga Tidak Sesuai Standar Penanganan Covid-19

Bengkalis, RiauIN.com-- Hasil uji sampel Alat Pelindung Diri (APD) jenis masker yang didrop Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis ke Puskesmas Sebanga tidak memenuhi standar kesehatan penanganan Covid-19. 

Uji sampel APD tersebut dilakukan anggota Pansus Covid-19 DPRD Bengkalis ketika meninjau Puskesmas Sebanga,  belum lama ini.  

Anggota Pansus, dr Moris Bationg Sihite akhir pekan kemarin mengatakan,  pihaknya mengambil dua sampel APD dalam waktu bersamaan. Kedua APD itu dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis dan satunya lagi bantuan dari PT Chevron. 

"Waktu kami datang ke Puskesmas Sebanga, kami minta kepada petugas Puskesmas, mana APD dari Diskes dan mana APD bantuan Chevron. Mereka kasih satu dari Dinas Kesehatan dan satu APD dari Chevron. Ternyata yang dari Dinas Kesehatan tidak standar. Sebaliknya bantuan Chevron standar," ungkap Moris.

Sementara ukuran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) lebih halus. Situasi ini membuat petugas Puskesmas sebagai garda terdepan penanganan Covid-19 rawan akan terpapar.

Pansus Covid-19 berharap APD yang diberikan kepada petugas medis harus berkualitas dan memenuhi standar kesehatan penanganan Covid-19. Sehingga petuas medis yang menjadi garda terdepan dapat terlindungi kesehatan dan keselamatannya. 

"Kami Dewan bukan diam aja, kami juga turun kelapangan," kata Moris kepada media ini.

Kepala Dinas Kesehatan, dr Ersan Saputra TH, terkait temuan Pansus Covid-19 mengatakan APD yang merrka dibeli berasal dari perusahaan yang terdaftar dan punya standar jelas. Bahkan dalam pembelian APD Dinas Kesehatan melibatkan pihak kejaksaan dan Tipikor Polres Bengkalis.

"Setiap kita membeli APD, kita beli dari perusahaan yang standarnya jelas. Tapi, bisa satu, dua tak standar. Nanti akan saya cek," jawab Ersan tanpa menyebutkan nama perusahaan dimaksud. (Efb) 

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler