Kanal

BEM Fikom Umri Salurkan Makanan, Sasar Warga Kurang Mampu di Jalanan

PEKANBARU, RiauIN.com - Ditengah wabah Covid-19 ini banyak masyarakat yang terkena dampaknya. Mulai dari tidak bisa bekerja, kelaparan, dan tingkat pengangguran bertambah.

Sebagai wujud kepedulian kepada sesama, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Riau (BEM Fikom Umri) melakukan bagi-bagi makanan gratis kepada masyarakat kurang mampu.

"Banyak masyarakat yang mau tidak mau harus tetap bekerja meskipun resiko terpapar Covid-19 sangat besar, demi bisa mengisi perut mereka dengan sesuap nasi," kata Selvia Indriyani selaku Gubernur BEM Fikom Umri, Senin (11/5/2020).

Untuk itu mereka menggalang donasi di tengah masyarakat, khususnya civitas akademika Umri, untuk disalurkan kepada masyarakat kurang mampu terdampak Covid-19.

"Alhamdulillah, kami sudah melaksanakan gerakan sosial ini. Berkat bantuan dari para donatur dan sumbangan dari mahasiswa, kami menyalurkan makanan gratis," kata Selvia.

Dikatakan, Jumat (1/5/2020) lalu tim Peduli Covid-19 BEM Fikom Umri berkeliling di sejumlah ruas jalan di Pekanbaru. Mereka mencari masyarakat yang tergolong ekonomi bawah, untuk menyalurkan makanan gratis. Kelompok yang disasar adalah pengemis, pemulung, pekerja kasar maupun gelandangan.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Selvia Indriyani selaku Gubernur BEM Fikom Umri.

Beberapa ruas jalan yang didatangi tim Peduli Covid-19 Fikom Umri adalah  dimulai dari Jalan Soekarno-Hatta kemudian berlanjut ke Jalan Tuanku Tambusai dan berakhir di Jalan KH Ahmad Dahlan. 

Menurut Selvia Indriyani 
Dikatakan, terselenggaranya kegiatan sosial ini, tak lepas dari bantuan donatur yang telah berdonasi kepada mereka. Donasi tersebut dibelanjakan untuk makanan dan dibagikan kepada tunawisma, pemulung, pedagang kecil dan orang-orang yang membutuhkan. 

Para penerima makanan sangat senang dengan kegiatan ini, tak sedikit pula yang mendoakan tim lapangan agar dipermudah urusan dan dilancarkan rezeki. 

"Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi contoh bagi mahasiswa lainnya atau mereka yang mempunyai rezeki berlebih untuk bisa berbagi terhadap sesama. Karena uluran tangan dari kita saat ini sangat dibutuhkan oleh mereka. Sedikit yang kita beri, berarti banyak untuk mereka," ujar Selvia. 

BEM Fikom Umri juga melakukan berbagai kegiatan kegiatan positif lainnya, sesuai dengan jargon mereka yaitu Much Communication to Much Action: Banyak bicara banyak aksi.(gha)

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler