Kegiatan ini merupakan bentuk support sekaligus mendengar masukan dari tim medis. Apalagi mereka bertugas di tengah kekurangan sarana dan prasarana saat ini.
Adi Sukemi dalam arahannya menyampaikan, kondisi terakhir sampai hari ini tercatat Orang Dalam Pengawasan (ODP) berjumlah 656 orang, Pasien Dalam Pemantauan (PDP) sebanyk 13 orang sedangkan yang positif 2 orang.
Pada kesempatan itu KNPI Pelalawan juga melakukan penyemprotan disinfektan di Jalan Pepaya gang Jambu,Jalan Fajar, Jalan Anggur,Simpang Kualo, Kantor BNN,Kantor Bupati dan Kantor DPRD Pelalawan.
"Sebenarnya sudah dilakunan penyemprotan disinfektan secara massal dengan menggunakan kendaraan di jalan raya. Tapi itu dirasa warga belum cukup, karena tidak bisa menjangkau perumahan dan jalan lingkungan, " kata Adi.
Lebih lanjut Adi mengatakan, masih banyak permintaam warga untuk dilakukan penyemprotan disinfektan. Karenanya, bersama jaran pengurus KNPI Pelalawan ,Dinas Kesehatan dilakukan penyemperotan dilingkungan warga, pagi tadi.
Kegiatan penyemprotan ini dibantu 15 orang tenaga dari PT Musim Mas dan sejumlah tenaga medis dari Puskesmas Pangkalan Kerinci.
Ketua KNPI Kabupaten Pelalawan ini mengajak dan mengimbau masyarakat agar melakukan isolasi diri secara mandiri dan bila keluar dan keperluan berbelanja kebutuhan untuk sehari-hari tetap menggunakan masker yang berbahan kain.
Turut mendampingi Ketua DPRD yakni Anggota DPRD Pelalawan, Said Mashudi, Kadiskes Pelalawan Asril,Kepala Puskesmas I Berseri Pangkalan Kerinci, Nurmaini, tenaga medis dan perwakilan PT Musim Mas.
Adi juga berharap agar masyarakat memberikan informasi kepada layanan kesehatan, seperti Puskesmas bila ada keluarga yang baru saja pulang dari luar kota pandemi corona ini seperti Jakarta,Malaysia, dan kota lainnya menunjukkan gejala panas,pilek, sesak napas agar segera di laporkan ke Puskesmas terdekat. (rls, mmd)