Pertemuan di Gedung Daerah ini juga dihadiri Kapolda Riau, Danrem, dan Ketua DPRD Riau.
Dalam paparannya Gubri merunut kebijakan yang diambil Pemprov Riau dalam menangani dan menanggulangi pandemi Covid-19 yang titik besarnya ada 19 poin.
"ODP Covid-19 di Riau saat ini berjumlah 20.178 orang. Namun sudah berkurang 2.531 Orang karena selesai pemantauan. Namun beberapa hari ini akan banyak yang masuk ke Riau karena pulang, seperti TKI dan juga dari Jawa, seperti mahasiswa," jelas Gubri.
Setiap yang masuk ke Riau dari daerah terjangkit Covid-19 akan dimasukkan dalam daftar ODP, yang harus dipantau 14 hari dan isolasi mandiri.
Sementara dalam kebijakan yang dipaparkan Gubri, diantaranya penanganan pemulangan TKI dari Malaysia melalui Riau.
Pemerintah Provinsi Riau juga menunjuk 47 rumah sakit rujukan. Menyediakan tenaga medis untuk penanganan Covid-19 dan menyediakan insentif untuk paramedis tersebut.
"Termasuk menyediakan tempat peristirahatan bagi tenaga medis yang menangani pasien Covid-19," kata Gubri lagi.
Selanjutnya, menjalin koordinasi antara Pemprov Riau dengan kabupaten dan kota se Riau.
"Termasuk melakukan upaya pergeseran anggaran untuk penanganan Covid-19. Mempersiapkan sarana dan prasarana Labkesda untuk uji tes swab virus Corona, yang masih menunggu persetujuan Kemenkes," jelasnya.(int/nol)