"Yang meninggal ini pasien dalam pengawasan atau PDP," kata dr Indra Yovi di Pekanbaru, Kamis (2/4/2020).
Kendati demikian, ia mengaku belum bisa memberikan keterangan lengkap tentang riwayat pasien PDP asal Pekanbaru tersebut.
"Pasien ini baru dirawat satu hari di RSUD Arifin Achmad, rujukan dari rumah sakit swasta," singkatnya.
Sebelumnya, satu pasien PDP di Kota Dumai juga dilaporkan meninggal dunia setelah dua hari dirawat di RSUD Dumai, pada 28 Maret 2020 lalu. Sehingga dengan demikian total pasien PDP yang meninggal di Riau berjumlah dua orang.(int/nol)