CORONA adalah nama jenis virus tua yg sudah ditemukan sejak ratusan tahun lalu. Ada banyak jenis virus Corona, yg salah satunya ditemukan Desember 2019 lalu. Virus baru yg ditemukan di China ini diberi nama Covid 19, yang merupakan singkatan dari Corona Virus Disease. Karena dia ditemukan tahun 2019 makanya dipakai angka 19 dibelakang nama Covid tsb.
Covid 19 bisa menyerang siapa saja sepanjang dia manusia. Tak peduli strata sosial dan ekonominya. Orang kaya bisa menularkan ke miskin, orang miskin juga bisa menularkan ke yang kaya. Sesama orang hebat, ataupun rakyat sesama rakyat jelata virus ini sangat mudah menular. Syaratnya bersentuhan dengan yg sudah tertular, atau kena air liur (waktu bersin).
Utk menduga apakah kita tertular virus caranya adalah: Kita mesti keluar rumah dan bersentuhan dengan orang lain (dikenal ataupun tidak dikenal, disengaja ataupun tidak sengaja). Bisa juga sih orang lain yg datang ke rumah kita. Kemudian perhatikan perkembangan kesehatan diri selama 7 hari dan 14 hari kedepan.
Apabila kita tertular virus tsb maka ciri-ciri medisnya sbb: Hari ke-1 kita bersin-bersin. Hari ke-2 muncul pilek atau selesma (salemo). Hari ke-3 demam sampai hari ke-6. Pada fase ini virus masuk dan menyerang tubuh. Pada posisi ini kita sudah bisa dikategorikan positif Corona (tapi harus dibuktikan dengan pemeriksaan swab oleh laboratorium).
Baru pada hari ke-7 muncul antibodi tubuh kita untuk menangkalnya. Antibodi inilah yg akan berperang melawan virus dan melumpuhkannya. Anti bodi ini akan terus berproduksi dari hari ke hari dengan jumlah yang banyak. Oleh sebab itu kadar kesehatan diri sangat menentukan kualitas antibodi seseorang.
Disamping itu faktor usia juga sangat menentukan. Para lansia cenderung lemah kualitas dan kuantitas antibodinya. Makanya banyak yg menderita Covid 19 dg kondisi berat itu adalah para lansia. Mereka disebut dengan kategori beresiko tinggi. Kelompok berisiko tinggi ini juga ditujukan kepada siapa saja yg punya masalah dengan sistem pernapasannya. Karena Covid 19 mmg menyerang sistem pernapasan manusia.
Sampai hari ke-14. Pada fase ini hasil perang sudah diketahui. Biasanya yg antibodinya bagus akan memenangkan peperangan. Virus Covid 19 sudah dikalahkan oleh tubuh kita. Bonus dari ini adalah tubuh kita akan kebal dengan Covid 19 utk selamanya. Sama dengan kita mendapatkan vaksin campak sewaktu esde dulu, cukup sekali saja divaksinasi.
Tapi bagi yg kalah harus mendapatkan perawatan sangat serius dari paramedis.
Demikian sapaan pagi ini. Selamat beraktivitas di rumah. Misalnya menjemur buku sambil membacanya. Sampai bukunya panas, baru masuk rumah, lalu dinginkan buku dalam raknya.***
Tulisan ini dikutip dari laman Facebook
Eka Putra Nazir, Pemred Riauin.com