PILIHAN
Kapolsek Mengaku Diarahkan Galang Dukungan ke Jokowi di Jabar, Bagaimana di Riau?
PEKANBARU, Riauin.com - Kapolsek Pasirwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, AKP Sulman Azis, mengaku diperintahkan untuk menggalang dukungan kepada pasangan calon nomor 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin oleh Kapolres Kabupaten Garut. Namun Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, membantah pernyataan mantan Kapolsek Pasirwangi tersebut.
Lalu bagaimana netralitas Polri di Riau?
Kapolda Riau, Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo, tidak mau berkomentar banyak terkait beredarnya kabar tersebut. Ia hanya memastikan bahwa di Riau Polri netral dan tidak berpihak kepada salah satu calon.
"Sesuai dengan yang disampaikan Wagubri bahwa ASN, Anggota TNI dan Polri dipastikan netral dalam Pemilu 2019 di Riau," kata Widodo, Senin (1/4/2019).
Widodo menegaskan, polisi merupakan bagian dari pemerintah untuk menjalankan tugas pengamanan. Bersama dengan TNI, jajaran Polri akan mengamankan jalannya pemilu dan menjaga netralitas selama proses tersebut.
"Jadi saya jamin di Riau polisinya netral. Jika memang ada yang terbukti tidak netral akan kita tindak tegas sesuai aturan," tegas Widodo.
Widodo menjelaskan pihaknya mengerahkan 1.650 personel gabungan TNI/Polri untuk mengamankan jalannya pemilu di Riau. (int/nol)
Lalu bagaimana netralitas Polri di Riau?
Kapolda Riau, Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo, tidak mau berkomentar banyak terkait beredarnya kabar tersebut. Ia hanya memastikan bahwa di Riau Polri netral dan tidak berpihak kepada salah satu calon.
"Sesuai dengan yang disampaikan Wagubri bahwa ASN, Anggota TNI dan Polri dipastikan netral dalam Pemilu 2019 di Riau," kata Widodo, Senin (1/4/2019).
Widodo menegaskan, polisi merupakan bagian dari pemerintah untuk menjalankan tugas pengamanan. Bersama dengan TNI, jajaran Polri akan mengamankan jalannya pemilu dan menjaga netralitas selama proses tersebut.
"Jadi saya jamin di Riau polisinya netral. Jika memang ada yang terbukti tidak netral akan kita tindak tegas sesuai aturan," tegas Widodo.
Widodo menjelaskan pihaknya mengerahkan 1.650 personel gabungan TNI/Polri untuk mengamankan jalannya pemilu di Riau. (int/nol)
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga