PILIHAN
Pendidikan SMA/SMK di Riau Ditargetkan Gratis Tahun 2020
Pekanbaru, Riauin.com - Kabar gembira bagi seluruh masyatakat Riau yang selama ini merasa kesulitan terhadap keuangan dalam menyekolahkan anaknya di jenjang tingkat SMA/SMK. Pasalnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama pihak DPRD Riau menargetkan tahun 2020 mendatang, biaya sekolah lanjutan atas tersebut gratis di Provinsi Riau.
Hal ini diakui oleh Wakil Ketua Komisi V, yang salah satunya membidangi masalah pendidikan, DPRD Riau, Husaimi Hamidi.
"Saat ini kita sudah melakukan pembahasan dengan Dinas Pendidikan dan pihak Kepala Sekolah. Terutama menghitung biaya yang dihabiskan oleh satu anak selama setahun. Nanti akan dibebankan di APBD," jelasnya, Senin (18/03) saat dikonfirmasi.
Disampaikan juga oleh politisi PPP ini, berdasarkan informasi yang disampaikan oleh pihak Disdik, biaya satu anak untuk SMK itu berkisar Rp 5,6 juta per tahun.
Sedangkan untuk tingkat SMA sekitar Rp 3,8 juta per tahun. Inikan bisa dikurangi oleh dana BOS dan BOSDA yang ada, sehingga sudah terbantu untuk mewujudkan program pendidikan gratis ini.
"Jadi kita hitung dana BOS dan BOSDA itu ada sekitar Rp 2,8 juta per tahun. Inikan sudah sangat membantu mengurangi biaya per siswa per tahunnya. Saya rasa bisa terlaksana di tahun 2020, karena juga sesuai dengan visi dan misi Gubernur. Untuk di Kabupaten Siak saja, ini sudah jalan dan masih berlangsung, seperti apa yang diakui oleh Kepala Sekolah di Siak saat kita undang kemarin," ucap legislator Dapil Rokan Hilir ini. (int/nol)
Hal ini diakui oleh Wakil Ketua Komisi V, yang salah satunya membidangi masalah pendidikan, DPRD Riau, Husaimi Hamidi.
"Saat ini kita sudah melakukan pembahasan dengan Dinas Pendidikan dan pihak Kepala Sekolah. Terutama menghitung biaya yang dihabiskan oleh satu anak selama setahun. Nanti akan dibebankan di APBD," jelasnya, Senin (18/03) saat dikonfirmasi.
Disampaikan juga oleh politisi PPP ini, berdasarkan informasi yang disampaikan oleh pihak Disdik, biaya satu anak untuk SMK itu berkisar Rp 5,6 juta per tahun.
Sedangkan untuk tingkat SMA sekitar Rp 3,8 juta per tahun. Inikan bisa dikurangi oleh dana BOS dan BOSDA yang ada, sehingga sudah terbantu untuk mewujudkan program pendidikan gratis ini.
"Jadi kita hitung dana BOS dan BOSDA itu ada sekitar Rp 2,8 juta per tahun. Inikan sudah sangat membantu mengurangi biaya per siswa per tahunnya. Saya rasa bisa terlaksana di tahun 2020, karena juga sesuai dengan visi dan misi Gubernur. Untuk di Kabupaten Siak saja, ini sudah jalan dan masih berlangsung, seperti apa yang diakui oleh Kepala Sekolah di Siak saat kita undang kemarin," ucap legislator Dapil Rokan Hilir ini. (int/nol)
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga