PILIHAN
Bawaslu Pekanbaru Terima Dua Laporan Dugaan Money Politic, Tapi Tak Dilanjutkan
PEKANBARU, Riauin.com - Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Pekanbaru, Indra Khalid Nasution, mengatakan pihaknya sudah menerima dua laporan terkait dugaan praktik money politic.
"Kita sudah terima laporan dari masyarakat sebanyak dua laporan," kata Indra, Rabu (30/1/2019).
Namun, laporan tersebut dihentikan lantaran tak cukup bukti dan juga tidak ditemukan unsur money politic.
"Setelah dilakukan penyelidikan bersama Gakkumdu, ternyata tidak terbukti ada money politic. Laporan pertama tidak ada unsur money politic. Sedangkan laporan kedua, pembagian Sembako tersebut tidak ada hubungannya dengan Caleg mana pun," kata Indra sambil mengatakan pihaknya sesuai aturan tidak boleh untuk mempublish siapa pelapor dan terlapor ke publik.
Indra menambahkan, pihaknya mengapresiasi masyarakat yang telah berperan aktif menyampaikan dugaan laporan pelanggaran kepada Bawaslu. Selanjutnya, untuk mencegah praktik money politic, Bawaslu Kota Pekanbaru sudah melakukan sosialisasi, baik ke partai, Caleg, dan masyarakat.
"Selain memasang alat peraga yang mengampanyekan anti money politic di sejumlah titik, kita juga melakukan sosialisasi di tengah-tengah masyarakat. Ini penting, karena masih ada masyarakat yang belum paham tentang money politic," cakapnya.(int/nol)
"Kita sudah terima laporan dari masyarakat sebanyak dua laporan," kata Indra, Rabu (30/1/2019).
Namun, laporan tersebut dihentikan lantaran tak cukup bukti dan juga tidak ditemukan unsur money politic.
"Setelah dilakukan penyelidikan bersama Gakkumdu, ternyata tidak terbukti ada money politic. Laporan pertama tidak ada unsur money politic. Sedangkan laporan kedua, pembagian Sembako tersebut tidak ada hubungannya dengan Caleg mana pun," kata Indra sambil mengatakan pihaknya sesuai aturan tidak boleh untuk mempublish siapa pelapor dan terlapor ke publik.
Indra menambahkan, pihaknya mengapresiasi masyarakat yang telah berperan aktif menyampaikan dugaan laporan pelanggaran kepada Bawaslu. Selanjutnya, untuk mencegah praktik money politic, Bawaslu Kota Pekanbaru sudah melakukan sosialisasi, baik ke partai, Caleg, dan masyarakat.
"Selain memasang alat peraga yang mengampanyekan anti money politic di sejumlah titik, kita juga melakukan sosialisasi di tengah-tengah masyarakat. Ini penting, karena masih ada masyarakat yang belum paham tentang money politic," cakapnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Puluhan Produk UMKM Pekanbaru Dites Masuk Jaringan Ritel Modern
Puluhan Panel Lampu Jalan Raib, Dua Maling PJU Ditangkap Patroli Dishub Pekanbaru
Nilai Proyek Pasar Bawah Bengkak Jadi Rp76 Miliar, Pemko dan Pengelola Godok Adendum DED
Kualitas Udara Pekanbaru Masuk Level Merah, DLHK Tutup Taman Kota dan RTH
Antisipasi Titik Api Baru, BPBD Pekanbaru Gencarkan Patroli Lahan
Lampu Jalan Mati di 5 Kecamatan, PJU Pekanbaru Lumpuh Disatroni Maling
Puluhan Produk UMKM Pekanbaru Dites Masuk Jaringan Ritel Modern
Puluhan Panel Lampu Jalan Raib, Dua Maling PJU Ditangkap Patroli Dishub Pekanbaru
Nilai Proyek Pasar Bawah Bengkak Jadi Rp76 Miliar, Pemko dan Pengelola Godok Adendum DED
Kualitas Udara Pekanbaru Masuk Level Merah, DLHK Tutup Taman Kota dan RTH
Antisipasi Titik Api Baru, BPBD Pekanbaru Gencarkan Patroli Lahan
Lampu Jalan Mati di 5 Kecamatan, PJU Pekanbaru Lumpuh Disatroni Maling