PILIHAN
Pesta Pacu Jalur Berakhir, Warga Teluk Kuantan Dikepung Sampah
24 Agustus 2026
Buntu di Perbatasan: Mengapa Sungai Kuantan Gagal Dipulihkan
24 Agustus 2026
Sengit di Empat Besar: Siapa Melenggang ke Grand Final?
23 Agustus 2026
Jika Dilantik Jadi Gubernur Riau, Syamsuar akan Bentuk OPD Dinas Perkebunan di Provinsi
SIAK, Riauin.com - Saat ini pemerintah pusat telah mengimbau kepada seluruh petani perkebunan kelapa sawit yang ada di provinsi Riau, agar segera mendaftarkan diri dalam program peremajaan kelapa sawit milik rakyat. Hal tersebut dikarenakan hanya berlaku hingga 15 Desember 2018 mendatang.
Direktur Jenderal Perkebunan RI, Bambang menghimbau kepada para petani Perkebunan kelapa sawit agar mendaftarkan diri dalam menjalankan program pemerintah, yaitu peremajaan kelapa sawit milik rakyat.
Menurut dia, para petani tidak akan dipersulit bahkan begitu banyak kemudahan yang nantinya akan mereka dapatkan dari Pemerintah Pusat.
Hal tersebut dikarenakan sektor ini telah banyak memberikan kontribusinya melalui ekspor dengan memberikan hasil terbaik kepada negara. Bahkan hingga September 2018, sektor ini tercatat telah menyumbang Rp313 triliun.
"Untuk itu mari kita manfaatkan kesempatan ini. Karena Dirjen Perkebunan memberikan kesempatan sampai 15 Desember 2018 mendatang,dan jangan lupa medaftarkan diri dalam program pemerintah yaitu peremajaan kelapa sawit milik rakyat," harapnya.
Senada dikatakan Gubernur Riau terpilih H Syamsuar yang juga mengikuti Rapat Percepatan Pelaksanaan Peremajaan Kelapa Sawit perkebunan tahun 2018 di Hotel Premiere Pekanbaru, Jumat (30/11/2018).
Menurutnya, pentingnya disosialisasikan percepatan pelaksanaan peremajaan kelapa sawit kepada masyarakat harus dilakukan. Hal tersebut bertujuan agar mereka bisa yakin bahwa pemerintah menyuruh replanting kelapa sawit ini agar masyarakat bisa sejahtera.
Ini juga merupakan kepentingan para petani dalam meningkatkan kembali hasil produksi kelapa sawit yang ada di Riau. Dan untuk di Kabupaten Siak, hal ini sudah sering disosialisasikan ke desa - desa.
"Saya selaku pemimpin tak ingin melihat masyarakat ini miskin. Insyaallah, setelah saya dilantik nanti pada bulan Februari mendatang, kami akan bentuk OPD baru Dinas Perkebunan, hal tersebut agar bisa lebih fokus dalam meningkatkan perkebunan yang ada di provinsi Riau ini," tutupnya.(int/nol)
Direktur Jenderal Perkebunan RI, Bambang menghimbau kepada para petani Perkebunan kelapa sawit agar mendaftarkan diri dalam menjalankan program pemerintah, yaitu peremajaan kelapa sawit milik rakyat.
Menurut dia, para petani tidak akan dipersulit bahkan begitu banyak kemudahan yang nantinya akan mereka dapatkan dari Pemerintah Pusat.
Hal tersebut dikarenakan sektor ini telah banyak memberikan kontribusinya melalui ekspor dengan memberikan hasil terbaik kepada negara. Bahkan hingga September 2018, sektor ini tercatat telah menyumbang Rp313 triliun.
"Untuk itu mari kita manfaatkan kesempatan ini. Karena Dirjen Perkebunan memberikan kesempatan sampai 15 Desember 2018 mendatang,dan jangan lupa medaftarkan diri dalam program pemerintah yaitu peremajaan kelapa sawit milik rakyat," harapnya.
Senada dikatakan Gubernur Riau terpilih H Syamsuar yang juga mengikuti Rapat Percepatan Pelaksanaan Peremajaan Kelapa Sawit perkebunan tahun 2018 di Hotel Premiere Pekanbaru, Jumat (30/11/2018).
Menurutnya, pentingnya disosialisasikan percepatan pelaksanaan peremajaan kelapa sawit kepada masyarakat harus dilakukan. Hal tersebut bertujuan agar mereka bisa yakin bahwa pemerintah menyuruh replanting kelapa sawit ini agar masyarakat bisa sejahtera.
Ini juga merupakan kepentingan para petani dalam meningkatkan kembali hasil produksi kelapa sawit yang ada di Riau. Dan untuk di Kabupaten Siak, hal ini sudah sering disosialisasikan ke desa - desa.
"Saya selaku pemimpin tak ingin melihat masyarakat ini miskin. Insyaallah, setelah saya dilantik nanti pada bulan Februari mendatang, kami akan bentuk OPD baru Dinas Perkebunan, hal tersebut agar bisa lebih fokus dalam meningkatkan perkebunan yang ada di provinsi Riau ini," tutupnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Atasi Terbatasnya APBD, Pemkab Siak Ajak Perusahaan Swasta Benahi Jalan
Langkah Edukasi Digital Anak di Riau, Pemkab Siak Batasi Penggunaan Ponsel Pintar di Sekolah
Kasus Hukum Kadishub Siak Jadi Peringatan, Sekda Tegaskan Zero Tolerance Terhadap Korupsi
Sektor Pertanian Siak Jadi Penopang Utama Ketahanan Pangan Riau
Produk UMKM Siak Resmi Masuk Indomaret, Afni: Investasi Harus Berdampak bagi Pelaku Usaha Lokal
Produk UMKM Siak Resmi Masuk Indomaret, Afni: Investasi Harus Berdampak bagi Pelaku Usaha Lokal
Atasi Terbatasnya APBD, Pemkab Siak Ajak Perusahaan Swasta Benahi Jalan
Langkah Edukasi Digital Anak di Riau, Pemkab Siak Batasi Penggunaan Ponsel Pintar di Sekolah
Kasus Hukum Kadishub Siak Jadi Peringatan, Sekda Tegaskan Zero Tolerance Terhadap Korupsi
Sektor Pertanian Siak Jadi Penopang Utama Ketahanan Pangan Riau
Produk UMKM Siak Resmi Masuk Indomaret, Afni: Investasi Harus Berdampak bagi Pelaku Usaha Lokal
Produk UMKM Siak Resmi Masuk Indomaret, Afni: Investasi Harus Berdampak bagi Pelaku Usaha Lokal