PILIHAN
Sandera ‘Loyalitas’ dan Komodifikasi Jabatan di Kuansing
10 Oktober 2026
Siak Raih Pelayanan Publik Sangat Baik 2018 dari Kementerian PANRB
JAKARTA, Riauin.com - Kabupaten Siak di bawah kepemimpinan Syamsuar dan Alfedri, kembali mencatat prestasi di tingkat nasional dalam pelayanan publik.
Kali ini Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Siak mendapat penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Biorkrasi (PANRB) sebagai Unit Peyelengara Pelayanan Publik Katagori Sangat Baik Tahun 2018.
Penyerahan sertifikat pelayanan publik ini diserahkan Menteri PANRB Syafruddin di Balai Kartini Jakarta, Selasa, 27 November 2018. Dan diterima langsung Bupari Siak, Drs H Syamsuar MSi.
"Alhamdulillah, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Siak mendapat penghargaan pelayanan publik dari Kementerian PANRB," kata Syamsuar.
Gubernur Riau terpilih itu tak lupa mengucapkan terima kasih kepada pegawainya yang punya dedikiasi dan semangat kerja yang cukup tinggi sehingga pelayanan publik ini dinilai sangat baik tahun 2018.
"Semua ini berkat ketekunan dan kekompakan pegawai dalam bekerja, semoga kedepan dapat ditingkatkan lagi," harap Syamsuar.
Pada kesempatan penyerahan penghargaan pelayanan publik itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin mengatakan, pelayanan publik dewasa ini menuntut lebih supportif, mengutamakan kepuasan pengguna layanan (customer driven government).
Idealnya, pemerintah harus berjalan seiring dengan kehendak publik, fokusnya digeser dengan menempatkan pelanggan sebagai pengemudi (putting the customer in the driver seat), sehingga masyarakatlah yang menentukan apa yang perlu dilakukan dan kemana arah kinerja pemerintahan ini dituju.
Inilah marwah pemerintah yang melayani di era demokratisasi saat ini, pelayanan publik menjadi ruh-nya, ujarnya saat memberikan sambutan pada acara penyampaian hasil evaluasi dan apresiasi pelayanan publik tahun 2018 di Jakarta, Selasa (27/11/2018).
Menurut Syafruddin, dalam era keterbukaan, penyelenggaraan negara bukan lagi dari government to government saja, tetapi juga government to citizen dan government to private sector.
Artinya, pemerintahan semakin diarahkan untuk terbuka (open government), yang titik artikulasinya terletak pada transparansi, partisipasi sosial, akuntabilitas, open data, kemudahan akses informasi publik, kolaborasi dan ko-kreasi, inovasi teknologi dan perubahan kebijakan yang pro rakyat.(int/nol)
Kali ini Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Siak mendapat penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Biorkrasi (PANRB) sebagai Unit Peyelengara Pelayanan Publik Katagori Sangat Baik Tahun 2018.
Penyerahan sertifikat pelayanan publik ini diserahkan Menteri PANRB Syafruddin di Balai Kartini Jakarta, Selasa, 27 November 2018. Dan diterima langsung Bupari Siak, Drs H Syamsuar MSi.
"Alhamdulillah, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Siak mendapat penghargaan pelayanan publik dari Kementerian PANRB," kata Syamsuar.
Gubernur Riau terpilih itu tak lupa mengucapkan terima kasih kepada pegawainya yang punya dedikiasi dan semangat kerja yang cukup tinggi sehingga pelayanan publik ini dinilai sangat baik tahun 2018.
"Semua ini berkat ketekunan dan kekompakan pegawai dalam bekerja, semoga kedepan dapat ditingkatkan lagi," harap Syamsuar.
Pada kesempatan penyerahan penghargaan pelayanan publik itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin mengatakan, pelayanan publik dewasa ini menuntut lebih supportif, mengutamakan kepuasan pengguna layanan (customer driven government).
Idealnya, pemerintah harus berjalan seiring dengan kehendak publik, fokusnya digeser dengan menempatkan pelanggan sebagai pengemudi (putting the customer in the driver seat), sehingga masyarakatlah yang menentukan apa yang perlu dilakukan dan kemana arah kinerja pemerintahan ini dituju.
Inilah marwah pemerintah yang melayani di era demokratisasi saat ini, pelayanan publik menjadi ruh-nya, ujarnya saat memberikan sambutan pada acara penyampaian hasil evaluasi dan apresiasi pelayanan publik tahun 2018 di Jakarta, Selasa (27/11/2018).
Menurut Syafruddin, dalam era keterbukaan, penyelenggaraan negara bukan lagi dari government to government saja, tetapi juga government to citizen dan government to private sector.
Artinya, pemerintahan semakin diarahkan untuk terbuka (open government), yang titik artikulasinya terletak pada transparansi, partisipasi sosial, akuntabilitas, open data, kemudahan akses informasi publik, kolaborasi dan ko-kreasi, inovasi teknologi dan perubahan kebijakan yang pro rakyat.(int/nol)
Berita Lainnya
Pemprov Riau Kucurkan Dana Verval, 76 Bangunan KDKMP di Siak Selesai 100 Persen
Pemkab Siak Gandeng Swasta Perbaiki Jalan Rusak 6,4 Km, Bupati Afni Kecewa DBH 2027 Dipangkas
Sabet Juara II MTQ Nasional XXXI, Pemkab Siak Ganjar Afif Muhammad Bonus Umrah dan Beasiswa
Diskes Siak Siapkan 119 Ribu Masker Usai Kasus ISPA Melonjak Lagi
Siak Publikasikan ISPU Tiap Hari, Penanganan Karhutla Dipantau dari Pendidikan Lemhannas
Atasi Terbatasnya APBD, Pemkab Siak Ajak Perusahaan Swasta Benahi Jalan
Pemprov Riau Kucurkan Dana Verval, 76 Bangunan KDKMP di Siak Selesai 100 Persen
Pemkab Siak Gandeng Swasta Perbaiki Jalan Rusak 6,4 Km, Bupati Afni Kecewa DBH 2027 Dipangkas
Sabet Juara II MTQ Nasional XXXI, Pemkab Siak Ganjar Afif Muhammad Bonus Umrah dan Beasiswa
Diskes Siak Siapkan 119 Ribu Masker Usai Kasus ISPA Melonjak Lagi
Siak Publikasikan ISPU Tiap Hari, Penanganan Karhutla Dipantau dari Pendidikan Lemhannas
Atasi Terbatasnya APBD, Pemkab Siak Ajak Perusahaan Swasta Benahi Jalan