PILIHAN
Kasus ISPA Tembus 1.363, Wali Murid di Kuansing Minta PJJ Diperpanjang
20 September 2026
Pesona Diva Kuansing di Panggung DA8
17 September 2026
Anggaran Terbatas, Pelaksanaan MTQ Riau akan Dibantu Sponsor
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau akan tetap melaksanakan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-37 se-Provinsi Riau dengan anggaran terbatas. Persiapan MTQ ini sendiri terus digesa hingga awal Desember mendatang.
"Kita tetap melaksanakan kegiatan MTQ sebagaimana mestinya. Peserta juga sudah konfirmasi semua. Masalah anggarannya juga sebatas yang ada saja," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Ahmad Hijazi di Pekanbaru, Senin (26/11/2018).
Ia mengatakan, bahwa pihaknya juga mencari sponsor dari pihak swasta untuk turut berpartisipasi dalam agenda tahunan tersebut.
"Kepada swasta ini, sifatnya kan imbauan dan mereka memang ada yang sudah berniat membantu sesuai item anggaran. Seperti ada yang meminjamkan video tron," ujarnya.
Meski dengan anggaran terbatas, lanjut Sekda, pelaksanaan MTQ akan tetap berjalan sesuai teknis tahun-tahun sebelumnya.
"Teknisnya sama aja, nggak ada yang berbeda dari tahun lalu. Bedanya hanya sekarang MTQ dilaksanakan di provinsi, bukan di daerah," tuturnya.
Sebelumnya, Asisten I Setdaprov Riau, Ahmad Syah Harrofie menjelaskan, bahwa untuk pendanaan MTQ ini, sebagian besar akan dibebankan kepada kabupaten/kota. Sedangkan bantuan dari APBD tetap ada, namun jumlahnya masih belum pasti.
"APBD tetap ada, namun tidak full. Kita tetap jalan. Kita manfaatkanlah potensi yang ada. Itu nantilah," tambahnya lagi.
Lebih lanjut, pelaksanaan MTQ tahun ini, akan tetap berjalan seperti tahun lalu, akan ada defile kafilah dan pameran stand-stand.
"Kita tetap jalan, 11-18 Desember 2018 ini. Pendirian stand akan dimulai pada 1 Desember nanti, di Masjid Raya An-Nur," tandasnya.(int/nol)
"Kita tetap melaksanakan kegiatan MTQ sebagaimana mestinya. Peserta juga sudah konfirmasi semua. Masalah anggarannya juga sebatas yang ada saja," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Ahmad Hijazi di Pekanbaru, Senin (26/11/2018).
Ia mengatakan, bahwa pihaknya juga mencari sponsor dari pihak swasta untuk turut berpartisipasi dalam agenda tahunan tersebut.
"Kepada swasta ini, sifatnya kan imbauan dan mereka memang ada yang sudah berniat membantu sesuai item anggaran. Seperti ada yang meminjamkan video tron," ujarnya.
Meski dengan anggaran terbatas, lanjut Sekda, pelaksanaan MTQ akan tetap berjalan sesuai teknis tahun-tahun sebelumnya.
"Teknisnya sama aja, nggak ada yang berbeda dari tahun lalu. Bedanya hanya sekarang MTQ dilaksanakan di provinsi, bukan di daerah," tuturnya.
Sebelumnya, Asisten I Setdaprov Riau, Ahmad Syah Harrofie menjelaskan, bahwa untuk pendanaan MTQ ini, sebagian besar akan dibebankan kepada kabupaten/kota. Sedangkan bantuan dari APBD tetap ada, namun jumlahnya masih belum pasti.
"APBD tetap ada, namun tidak full. Kita tetap jalan. Kita manfaatkanlah potensi yang ada. Itu nantilah," tambahnya lagi.
Lebih lanjut, pelaksanaan MTQ tahun ini, akan tetap berjalan seperti tahun lalu, akan ada defile kafilah dan pameran stand-stand.
"Kita tetap jalan, 11-18 Desember 2018 ini. Pendirian stand akan dimulai pada 1 Desember nanti, di Masjid Raya An-Nur," tandasnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Gelar Berbagai Event, Pemko Pekanbaru Pacu Penjualan Produk UMKM
Imbas Pergeseran Batas Kelurahan, Pemko Pekanbaru Siapkan Layanan Dokumen Jemput Bola
Industri Pengolahan dan Perdagangan Jadi Penopang Utama Pertumbuhan Ekonomi Pekanbaru 7,39 Persen
Terbang via Bandara SSK II, Imigrasi Pekanbaru Deportasi Seorang WNA Malaysia
Udara Pekanbaru Masuk Kategori Berbahaya, Sekolah Dialihkan ke Sistem Daring hingga 22 September
DLHK dan Satpol PP Pekanbaru Tindak Warga Pembakar Sampah
Gelar Berbagai Event, Pemko Pekanbaru Pacu Penjualan Produk UMKM
Imbas Pergeseran Batas Kelurahan, Pemko Pekanbaru Siapkan Layanan Dokumen Jemput Bola
Industri Pengolahan dan Perdagangan Jadi Penopang Utama Pertumbuhan Ekonomi Pekanbaru 7,39 Persen
Terbang via Bandara SSK II, Imigrasi Pekanbaru Deportasi Seorang WNA Malaysia
Udara Pekanbaru Masuk Kategori Berbahaya, Sekolah Dialihkan ke Sistem Daring hingga 22 September
DLHK dan Satpol PP Pekanbaru Tindak Warga Pembakar Sampah