PILIHAN
Kasus ISPA Tembus 1.363, Wali Murid di Kuansing Minta PJJ Diperpanjang
20 September 2026
Pesona Diva Kuansing di Panggung DA8
17 September 2026
3.000 Warga Riau Diprediksi akan Hadiri Reuni Aksi Bela Islam 212 di Jakarta
ilustrasi
PEKANBARU, Riauin.com - Pada 2 Desember 2018 nanti, sejumlah Ormas Islam dari seluruh Indonesia akan menghadiri kegiatan Reuni Bela Islam 212. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap pergerakan dan umat Islam yang dikemas dalam bentuk reuni.
Ketua Gerakan Masyarakat Menuntut Keadilan (GMMK) Riau, Yana Mulyana, mengatakan bahwa Reuni 212 yang ketiga ini banyak menarik minat masyarakat. Ia mengatakan, dari informasi yang sudah ia terima, sudah banyak warga Riau yang berminat akan hadir.
"Saat ini, sudah sekitar 500 orang yang menyatakan akan hadir. Antusiasme ini luar biasa dan bukan tidak mungkin 3.000 orang di Riau akan hadir," ujar Yana, Senin (26/11/2018).
Yana mengatakan bahwa esensi dari kegiatan ini adalah bentuk pembelaan terhadap umat Islam di Indonesia. Karena saat ini ada banyak tindakan yang merendahkan dan menyudutkan Islam. "Seperti adanya pembakaran bendera tauhid, kriminalisasi ulama, dan lainnya yang menyakiti hati umat," terangnya.
Keberangkatan peserta Reuni 212 ini dilakukan secara bertahap. Yana mengatakan ada masyarakat yang berangkat lewat jalur darat dan juga udara. Waktu keberangkatannya juga bertahap, tergantung masing-masing kelompok.(int/nol)
Ketua Gerakan Masyarakat Menuntut Keadilan (GMMK) Riau, Yana Mulyana, mengatakan bahwa Reuni 212 yang ketiga ini banyak menarik minat masyarakat. Ia mengatakan, dari informasi yang sudah ia terima, sudah banyak warga Riau yang berminat akan hadir.
"Saat ini, sudah sekitar 500 orang yang menyatakan akan hadir. Antusiasme ini luar biasa dan bukan tidak mungkin 3.000 orang di Riau akan hadir," ujar Yana, Senin (26/11/2018).
Yana mengatakan bahwa esensi dari kegiatan ini adalah bentuk pembelaan terhadap umat Islam di Indonesia. Karena saat ini ada banyak tindakan yang merendahkan dan menyudutkan Islam. "Seperti adanya pembakaran bendera tauhid, kriminalisasi ulama, dan lainnya yang menyakiti hati umat," terangnya.
Keberangkatan peserta Reuni 212 ini dilakukan secara bertahap. Yana mengatakan ada masyarakat yang berangkat lewat jalur darat dan juga udara. Waktu keberangkatannya juga bertahap, tergantung masing-masing kelompok.(int/nol)
Berita Lainnya
Gelar Berbagai Event, Pemko Pekanbaru Pacu Penjualan Produk UMKM
Imbas Pergeseran Batas Kelurahan, Pemko Pekanbaru Siapkan Layanan Dokumen Jemput Bola
Industri Pengolahan dan Perdagangan Jadi Penopang Utama Pertumbuhan Ekonomi Pekanbaru 7,39 Persen
Terbang via Bandara SSK II, Imigrasi Pekanbaru Deportasi Seorang WNA Malaysia
Udara Pekanbaru Masuk Kategori Berbahaya, Sekolah Dialihkan ke Sistem Daring hingga 22 September
DLHK dan Satpol PP Pekanbaru Tindak Warga Pembakar Sampah
Gelar Berbagai Event, Pemko Pekanbaru Pacu Penjualan Produk UMKM
Imbas Pergeseran Batas Kelurahan, Pemko Pekanbaru Siapkan Layanan Dokumen Jemput Bola
Industri Pengolahan dan Perdagangan Jadi Penopang Utama Pertumbuhan Ekonomi Pekanbaru 7,39 Persen
Terbang via Bandara SSK II, Imigrasi Pekanbaru Deportasi Seorang WNA Malaysia
Udara Pekanbaru Masuk Kategori Berbahaya, Sekolah Dialihkan ke Sistem Daring hingga 22 September
DLHK dan Satpol PP Pekanbaru Tindak Warga Pembakar Sampah