PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Musim Panas, Tujuh Hektar Lahan Gambut di Batang Gangsal Kembali Terbakar
RENGAT, Riauin.com - Memasuki musim kemarau tahun 2018, kasus kebakaran lahan dan hutan kembali terjadi di Desa Penyaguan, Kecamatan Batang Gangsal, Indragiri Hulu, Riau.
Berdasarkan informasi yang diterima wartawan, kejadian itu sudah berlangsung selama tiga hari, dan api sudah menghanguskan lebih dari 7 hektar lahan milik warga setempat.
Kepala KPBD (Kantor Penanggulangan Bencana Daerah) Inhu, Raden Agus Widodo M.Si mengatakan, lahan yang terbakar merupakan areal gambut yang masih semak belukar.
"Sebahagian dari lahan yang terbakar itu merupakan lahan kosong yang masih semak belukar, dan sebagian sudah ditanami kelapa sawit," ujar Widodo, menjawab wartawan, Senin (23/7/2018).
Disebutkan Widodo, kebakaran lahan tersebut terjadi sejak Sabtu (21/7/2018) sore, dan pihaknya sudah turun ke lokasi untuk memadamkan api.
"Begitu mendapat laporan, kita langsung menurunkan tim ke lokasi untuk memadamkan api. Jumlah tim dalam 1 regu terdiri dari 20 orang dengan membawa 6 unit mesin pompa air," tuturnya.
Widodo mengaku, dalam melakukan pemadaman, pihaknya cukup mendapat kesulitan lantaran lokasi kebakaran jauh dari sumber air.
"Hingga saat ini, tim sudah tiga hari berada di lapangan, dan api sudah dapat dikendalikan. Dengan dibantu warga setempat, saat ini petugas tinggal melakukan pendinginan," terang Widodo.
Dengan demikian, Widodo kembali menghimbau kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. "Saya menghimbau kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena hal merupakan tindakan pidana," pungkasnya tegas.(int/nol)
Berdasarkan informasi yang diterima wartawan, kejadian itu sudah berlangsung selama tiga hari, dan api sudah menghanguskan lebih dari 7 hektar lahan milik warga setempat.
Kepala KPBD (Kantor Penanggulangan Bencana Daerah) Inhu, Raden Agus Widodo M.Si mengatakan, lahan yang terbakar merupakan areal gambut yang masih semak belukar.
"Sebahagian dari lahan yang terbakar itu merupakan lahan kosong yang masih semak belukar, dan sebagian sudah ditanami kelapa sawit," ujar Widodo, menjawab wartawan, Senin (23/7/2018).
Disebutkan Widodo, kebakaran lahan tersebut terjadi sejak Sabtu (21/7/2018) sore, dan pihaknya sudah turun ke lokasi untuk memadamkan api.
"Begitu mendapat laporan, kita langsung menurunkan tim ke lokasi untuk memadamkan api. Jumlah tim dalam 1 regu terdiri dari 20 orang dengan membawa 6 unit mesin pompa air," tuturnya.
Widodo mengaku, dalam melakukan pemadaman, pihaknya cukup mendapat kesulitan lantaran lokasi kebakaran jauh dari sumber air.
"Hingga saat ini, tim sudah tiga hari berada di lapangan, dan api sudah dapat dikendalikan. Dengan dibantu warga setempat, saat ini petugas tinggal melakukan pendinginan," terang Widodo.
Dengan demikian, Widodo kembali menghimbau kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. "Saya menghimbau kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena hal merupakan tindakan pidana," pungkasnya tegas.(int/nol)
Berita Lainnya
Avian Brands Percantik Tugu Patin di Indragiri Hulu Lewat Program CSR
Skandal Proyek Air Bersih Inhu, Kontraktor Beberkan Keterlibatan Elit Politik
Sekda Inhu Pimpin Rapat Perubahan Penjabaran APBD 2025
Pemkab Inhu Terima Tanah 25 Hektare Hasil Penyelamatan Perkara Korupsi dari Kejari
Polres Inhu Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat 2026
PT TPP Raih Penghargaan Perusahaan Peduli Imunisasi Terbaik
Avian Brands Percantik Tugu Patin di Indragiri Hulu Lewat Program CSR
Skandal Proyek Air Bersih Inhu, Kontraktor Beberkan Keterlibatan Elit Politik
Sekda Inhu Pimpin Rapat Perubahan Penjabaran APBD 2025
Pemkab Inhu Terima Tanah 25 Hektare Hasil Penyelamatan Perkara Korupsi dari Kejari
Polres Inhu Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat 2026
PT TPP Raih Penghargaan Perusahaan Peduli Imunisasi Terbaik