PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Satpol PP Ancam Sikat Warnet dan PS yang Buka Hingga Dini Hari
PEKANBARU, Riauin.com - Masih banyak ditemukan Warung Internet (Warnet) di Pekanbaru yang buka hingga dini hari mendapatkan sejumlah komentar miring dari masyarakat, termasuk dari kalangan legislatif. Selain meresahkan, sejatinya Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru hanya memperbolehkan usaha Warnet hingga Pukul 22.00 WIB.
Menanggapi masih banyaknya sejumlah Warnet yang buka hingga dini hari, Kepala Badan Satpol-PP Kota Pekanbaru, Agus Pramono, langsung bereaksi. Ia berjanji, akan menertibkan Warnet yang membandel dan tak patuh terhadap aturan yang telah ditetapkan Pemko Pekanbaru.
"Warnet yang menyediakan layanan game online buka di luar jam yang ditentukan jadi target operasi kita. Selain meresahkan, keberadaan warnet yang buka hingga dini hari juga berdampak buruk bagi anak-anak generasi bangsa," kata Agus, Rabu (18/7/2018).
"Kecanduan game online ini hampir sama dengan kecanduan narkoba, karena itu kita akan tertibkan," imbuhnya.
Agus menyebut, pihaknya mengungkap ada puluhan Warnet di Pekanbaru, yang masih berani buka sampai subuh. Bahkan dari tiga hari penertiban yang sudah dilakukan sebelumnya sekitar 70-an Warnet masih ada yang nekat tetap buka.
"Kita tidak akan main-main, yang melanggar aturan akan kita sikat. Karena kalau dibiarkan bisa merusak generasi muda," ungkapnya.
Selain merazia keberadaan warnet, tim Penegak Peraturan Daerah (Perda) di Pekanbaru juga akan menertibkan tempat usaha Playstation di Pekanbaru yang tidak mematuhi aturan Pemko Pekanbaru. (int/nol)
Menanggapi masih banyaknya sejumlah Warnet yang buka hingga dini hari, Kepala Badan Satpol-PP Kota Pekanbaru, Agus Pramono, langsung bereaksi. Ia berjanji, akan menertibkan Warnet yang membandel dan tak patuh terhadap aturan yang telah ditetapkan Pemko Pekanbaru.
"Warnet yang menyediakan layanan game online buka di luar jam yang ditentukan jadi target operasi kita. Selain meresahkan, keberadaan warnet yang buka hingga dini hari juga berdampak buruk bagi anak-anak generasi bangsa," kata Agus, Rabu (18/7/2018).
"Kecanduan game online ini hampir sama dengan kecanduan narkoba, karena itu kita akan tertibkan," imbuhnya.
Agus menyebut, pihaknya mengungkap ada puluhan Warnet di Pekanbaru, yang masih berani buka sampai subuh. Bahkan dari tiga hari penertiban yang sudah dilakukan sebelumnya sekitar 70-an Warnet masih ada yang nekat tetap buka.
"Kita tidak akan main-main, yang melanggar aturan akan kita sikat. Karena kalau dibiarkan bisa merusak generasi muda," ungkapnya.
Selain merazia keberadaan warnet, tim Penegak Peraturan Daerah (Perda) di Pekanbaru juga akan menertibkan tempat usaha Playstation di Pekanbaru yang tidak mematuhi aturan Pemko Pekanbaru. (int/nol)
Berita Lainnya
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Bukan Lagi Kota Transit, Pekanbaru Jaring 836.000 Wisatawan di Awal 2026
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Bukan Lagi Kota Transit, Pekanbaru Jaring 836.000 Wisatawan di Awal 2026