PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
Maju Pileg, Bacaleg Ramai-ramai Datangi RSJ Tampan
PEKANBARU, Riauin.com - Menjelang pendaftaran, para Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) mulai mempersiapkan persyaratan administrasi. Hal pertama yang dipersiapkan adalah mengurus syarat-syarat pencalonan antara lain SKCK, Kejiwaan, fisik, hingga bebas narkoba.
Salah satu tempat yang dituju para Bacaleg adalah Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan di jalan HR Soebrantas yang merupakan satu-satunya rumah sakit kejiwaan di Provinsi Riau.
Pantauan wartawan, meski sudah beberapa hari dibuka, pada hari ini, Rabu (4/6/2018), antusias Bacaleg untuk mengurus persyaratan tersebut masih tinggi, para Bacaleg harus rela antre untuk mengikuti tes.
Direktur RSJ Tampan, Haznelli Julita MM, kepada wartawan mengatakan antusiasme para Bacaleg cukup tinggi.
"Awalnya pendaftaran dilakukan di tempat pendaftaran biasa, tetapi karena ramai yang datang jadinya dipindahkan ke ruangan yang lebih luas. Supaya pelayanan untuk yang lainnya juga tidak terganggu," katanya.
Salah seorang Bacaleg asal Kepulauan Meranti, Budi Rahmat, mengatakan bahwa ia merasa terpanggil untuk mengikuti Pileg tahun depan, ia ingin membawa perubahan jika terpilih.
"Saya sebelumnya bukan pengurus partai, tapi saya sedang cari partai untuk maju, saya mau lakukan perubahan untuk maju di DPRD Kepulauan Meranti, rupanya antusiasnya ramai sekali ya yang ngurus persyaratan ini," cakapnya.
Ia mengatakan mengurus tiga persyaratan sekaligus, yakni kesehatan fisik, kesehatan kejiwaan, dan bebas narkoba.
"Saya minta urus tiga paket sekaligus, yaitu surat keterangan sehat fisik, kesehatan jiwa, dan juga narkoba, biaya semuanya Rp600 ribu," tambahnya.
Ramainya warga mendaftar ini juga dikeluhkan oleh para pendaftar. Seperti yang diungkapkan oleh bacaleg asal Kabupaten Rokan Hilir, Andi Pratama.
"Alangkah baiknya kalau pendaftaran bisa dilakukan lewat online. Jadi ketika kami datang ke sini (RSJ Tampan) bisa langsung mengikuti tes. Karena bisa dilihat juga ramai yang daftar ke RSJ," keluhnya.
Tak hanya itu, ia juga mempertimbangkan biaya lain yang harus dikeluarkan selama berada di Pekanbaru.
"Namanya kami berada di luar Pekanbaru, jadi kami juga harus mengeluarkan biaya lebih seperti menginap dan lain sebagainya. Beda dengan yang berada di Pekanbaru," tukasnya. (int/nol)
Salah satu tempat yang dituju para Bacaleg adalah Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan di jalan HR Soebrantas yang merupakan satu-satunya rumah sakit kejiwaan di Provinsi Riau.
Pantauan wartawan, meski sudah beberapa hari dibuka, pada hari ini, Rabu (4/6/2018), antusias Bacaleg untuk mengurus persyaratan tersebut masih tinggi, para Bacaleg harus rela antre untuk mengikuti tes.
Direktur RSJ Tampan, Haznelli Julita MM, kepada wartawan mengatakan antusiasme para Bacaleg cukup tinggi.
"Awalnya pendaftaran dilakukan di tempat pendaftaran biasa, tetapi karena ramai yang datang jadinya dipindahkan ke ruangan yang lebih luas. Supaya pelayanan untuk yang lainnya juga tidak terganggu," katanya.
Salah seorang Bacaleg asal Kepulauan Meranti, Budi Rahmat, mengatakan bahwa ia merasa terpanggil untuk mengikuti Pileg tahun depan, ia ingin membawa perubahan jika terpilih.
"Saya sebelumnya bukan pengurus partai, tapi saya sedang cari partai untuk maju, saya mau lakukan perubahan untuk maju di DPRD Kepulauan Meranti, rupanya antusiasnya ramai sekali ya yang ngurus persyaratan ini," cakapnya.
Ia mengatakan mengurus tiga persyaratan sekaligus, yakni kesehatan fisik, kesehatan kejiwaan, dan bebas narkoba.
"Saya minta urus tiga paket sekaligus, yaitu surat keterangan sehat fisik, kesehatan jiwa, dan juga narkoba, biaya semuanya Rp600 ribu," tambahnya.
Ramainya warga mendaftar ini juga dikeluhkan oleh para pendaftar. Seperti yang diungkapkan oleh bacaleg asal Kabupaten Rokan Hilir, Andi Pratama.
"Alangkah baiknya kalau pendaftaran bisa dilakukan lewat online. Jadi ketika kami datang ke sini (RSJ Tampan) bisa langsung mengikuti tes. Karena bisa dilihat juga ramai yang daftar ke RSJ," keluhnya.
Tak hanya itu, ia juga mempertimbangkan biaya lain yang harus dikeluarkan selama berada di Pekanbaru.
"Namanya kami berada di luar Pekanbaru, jadi kami juga harus mengeluarkan biaya lebih seperti menginap dan lain sebagainya. Beda dengan yang berada di Pekanbaru," tukasnya. (int/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK