PILIHAN
Saat Netanyahu Pidato di Depan Kursi Kosong
25 September 2026
Kasus ISPA Tembus 1.363, Wali Murid di Kuansing Minta PJJ Diperpanjang
20 September 2026
RTRW jadi Angin Segar Investasi
PEKANBARU, Riauin.com - Rampungnya Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Riau beberapa waktu lalu menjadi angin segar bagi iklim investasi. Hal ini juga menjadi salah satu komitmen positif bagi Riau yang terbuka untuk investasi dalam mendukung peningkatan perekonomian.
Dengan sinyal positif tersebut diharapkan tidak ada lagi keraguan bagi investor untuk berinvestasi di bumi lancang kuning. Dalam hal ini Pemerintah Provinsi Riau tentunya akan mensuport rencana pengembangan investasi tersebut.
"RTRW kan sudah rampung. Dengan tuntasnya RTRW, tentu kita berharap tidak ada lagi keragu-raguan kita memberikan izin kepada investor," tutur Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman.
Meskipun melalui proses yang panjang, RTRW Provinsi Riau akhirnya rampung beberapa waktu lalu. Bahkan RTRW Riau ini merupakan yang pertama di Indonesia yang sudah menginternalisasi Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS).
Dengan sudah diintegrasikannya dengan KLHS, para investor juga dapt dengan cepat mengambil keputusan untuk berinvestasi di daerah. Diharapkan hal tersebut dapat menjadi acuan sampai ke kabupaten/kota untuk pengembangan daerah dengan tetap mengacu pada ketentuan dalam pemetaan kawasan.(int/nol)
Dengan sinyal positif tersebut diharapkan tidak ada lagi keraguan bagi investor untuk berinvestasi di bumi lancang kuning. Dalam hal ini Pemerintah Provinsi Riau tentunya akan mensuport rencana pengembangan investasi tersebut.
"RTRW kan sudah rampung. Dengan tuntasnya RTRW, tentu kita berharap tidak ada lagi keragu-raguan kita memberikan izin kepada investor," tutur Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman.
Meskipun melalui proses yang panjang, RTRW Provinsi Riau akhirnya rampung beberapa waktu lalu. Bahkan RTRW Riau ini merupakan yang pertama di Indonesia yang sudah menginternalisasi Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS).
Dengan sudah diintegrasikannya dengan KLHS, para investor juga dapt dengan cepat mengambil keputusan untuk berinvestasi di daerah. Diharapkan hal tersebut dapat menjadi acuan sampai ke kabupaten/kota untuk pengembangan daerah dengan tetap mengacu pada ketentuan dalam pemetaan kawasan.(int/nol)
Berita Lainnya
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila
Pemko Pekanbaru Bakal Sulap Waduk Cipta Karya Jadi Ruang Publik dan Pusat UMKM
SPBU Pekanbaru Macet Parah, DPRD Minta Pemko Larang Truk Besar Masuk Kota
Cakupan Imunisasi Anak Masih Rendah, Pemko Pekanbaru Gelar Bulan Imunisasi Kejar
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila
Pemko Pekanbaru Bakal Sulap Waduk Cipta Karya Jadi Ruang Publik dan Pusat UMKM
SPBU Pekanbaru Macet Parah, DPRD Minta Pemko Larang Truk Besar Masuk Kota
Cakupan Imunisasi Anak Masih Rendah, Pemko Pekanbaru Gelar Bulan Imunisasi Kejar