PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
RTRW jadi Angin Segar Investasi
PEKANBARU, Riauin.com - Rampungnya Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Riau beberapa waktu lalu menjadi angin segar bagi iklim investasi. Hal ini juga menjadi salah satu komitmen positif bagi Riau yang terbuka untuk investasi dalam mendukung peningkatan perekonomian.
Dengan sinyal positif tersebut diharapkan tidak ada lagi keraguan bagi investor untuk berinvestasi di bumi lancang kuning. Dalam hal ini Pemerintah Provinsi Riau tentunya akan mensuport rencana pengembangan investasi tersebut.
"RTRW kan sudah rampung. Dengan tuntasnya RTRW, tentu kita berharap tidak ada lagi keragu-raguan kita memberikan izin kepada investor," tutur Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman.
Meskipun melalui proses yang panjang, RTRW Provinsi Riau akhirnya rampung beberapa waktu lalu. Bahkan RTRW Riau ini merupakan yang pertama di Indonesia yang sudah menginternalisasi Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS).
Dengan sudah diintegrasikannya dengan KLHS, para investor juga dapt dengan cepat mengambil keputusan untuk berinvestasi di daerah. Diharapkan hal tersebut dapat menjadi acuan sampai ke kabupaten/kota untuk pengembangan daerah dengan tetap mengacu pada ketentuan dalam pemetaan kawasan.(int/nol)
Dengan sinyal positif tersebut diharapkan tidak ada lagi keraguan bagi investor untuk berinvestasi di bumi lancang kuning. Dalam hal ini Pemerintah Provinsi Riau tentunya akan mensuport rencana pengembangan investasi tersebut.
"RTRW kan sudah rampung. Dengan tuntasnya RTRW, tentu kita berharap tidak ada lagi keragu-raguan kita memberikan izin kepada investor," tutur Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman.
Meskipun melalui proses yang panjang, RTRW Provinsi Riau akhirnya rampung beberapa waktu lalu. Bahkan RTRW Riau ini merupakan yang pertama di Indonesia yang sudah menginternalisasi Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS).
Dengan sudah diintegrasikannya dengan KLHS, para investor juga dapt dengan cepat mengambil keputusan untuk berinvestasi di daerah. Diharapkan hal tersebut dapat menjadi acuan sampai ke kabupaten/kota untuk pengembangan daerah dengan tetap mengacu pada ketentuan dalam pemetaan kawasan.(int/nol)
Berita Lainnya
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Bukan Lagi Kota Transit, Pekanbaru Jaring 836.000 Wisatawan di Awal 2026
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Bukan Lagi Kota Transit, Pekanbaru Jaring 836.000 Wisatawan di Awal 2026