• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Langkah Pasti Putra Kuansing di Korps Adhyaksa: Priandi Firdaus Bahar Resmi Jabat Kasidik Kejati Kepri
04 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Tim Gabungan Bakar 145 Rakit Emas Ilegal di Inuman dan Cerenti
02 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Singingi Hilir Salurkan Bantuan Pupuk ke Kelompok Tani
02 Juni 2026

  • Home
  • Pekanbaru

PPDB Sistem Zonasi Membingungkan Orang Tua

Redaksi
Senin, 02 Juli 2018 07:20:02 WIB
Cetak

PEKANBARU, Riauin.com - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk tingkat SMA/SMK akan dimulai pada 3 Juli 2018 mendatang. Sayangnya penerapan sistem zonasi tersebut masih minim informasi sehingga membingungkan masyarakat.

Dengan sistem baru tersebut 90 persen siswa yang mendaftar merupakan berdomisili di lingkungan sekolah. Dengan demikian para siswa memiliki peluang mengenyam pendidikan di sekolah-sekolah favorit.

Meski diterapkan sistem zonasi siswa masih bisa mendaftar ke sekolah di luar zona tempat tinggalnya namun peluangnya sangat sedikit. Siswa yang bisa mendaftar di luar zona tempat tinggalnya khusus yang pindah domisili orang tua atau terjadi bencana alam/sosial.

Tidak hanya itu, siswa berprestasi juga diizinkan mendaftar ke sekolah di luar zona domisilinya seperti berprestasi belajar perorangan, prestasi bidang non akademik dan berprestasi di bidang kesenian dan MTQ.

Akan tetapi penerapan sistem baru tersebut membuat warga kebingungan. Salah seorang warga Pekanbaru, Luzi Diamanda mempertanyakan sistem zonasi tersebut karena menurutnya sistem ini akan meresahkan anak dan orang tua.

"Pasti banyak orang tua yang resah. Contohnya di Kecamatan Tampan Pekanbaru yang begitu banyak penduduknya namun hanya memiliki dua sekolah tingkat SMAN yakni SMAN 12 dan SMAN 15 Pekanbaru," katanya.

Karena itu, dia mempertanyakan apakah dengan dua sekolah tersebut dapat menampung siswa tempatan yang jumlah penduduknya banyak.

Dia juga menilai penerapan zonasi ini kurang sosialisasi secara baik. Seharusnya Dinas Pendidikan dapat menginstruksikan sekolah untuk mensosialisasikan kepada siswa, sehingga siswa dan orang tua tidak kebingungan.

"Sistem zonasi ini kan tiba-tiba saja diterapkan. Zonasi seperti apa, pasti kebanyakan masyarakat tidak tau. Apalagi orang yang petani. Katanya sekarang berdasarkan Kartu keluarga dan jarak sekolah, bagaimana dengan siswa yang ingin sekolah ke sekolah favorit, ini kan tidak adil," ungkapnya.

Menurutnya sistem zonasi ini sangat merugikan anak-anak yang ingin mengenyam pendidikan di sekolah yang baik. Walaupun dengan sistem ini siswa bisa ke sekolah favorit, namun itu peluangnya cukup kecil.

"Ini jelas merugikan. Contohnya saja anak saya, nilainya tinggi apakah bisa masuk sekolah favorit. Ini terjadi karena tak ada sosialisasi sehingga siswa dan orang tua kebingungan menentukan sekolah dengan sistem zonasi ini," cakapnya.

"Kalau bisa sistem ini ditunda dulu. Kalau memang pemerintah ingin menerapkan sistem zonasi kenapa tak dari dulu disosialisasikan, saya sebagai wali murid juga kebingungan," tukasnya.

Tak hanya Luzi, keluhan sistem zonasi ini juga dikeluhkan warga Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya, dia mengaku kebingungan dengan penerapan sistem tersebut.

Sebagai orang tua, dia mengaku kebingungan menentukan sekolah pilihan anak. Karena sesuai sistem zonasi, sekolah sesuai domisili hanya SMAN 11 Pekanbaru, sementara keinginan anak masuk sekolah favorit.

"Anak saya pintar dan juara di SMP, maunya masuk sekolah SMAN 1 atau SMAN 8 Pekanbaru karena di sana diakui kualitas dan fasilitasnya jauh jika dibandingkan SMAN 11 Pekanbaru. Ini yang kita sayangkan dari sistem zonasi ini," ungkapnya.

DPRD: Mestinya Disosialisasikan

Sementara itu Sekretaris Komisi V DPRD Riau, Ade Agus Hartanto mengatakan semestinya sebelum diterapkan Dinas Pendidikan hendaknya sudah mensosialisasikan sejak jauh-jauh hari kepada murid, wali murid dan sekolah-sekolah negeri yang ada.

"Hendaknya beberapa bulan yang lalu, siswa kelas 3 di SMP sudah mengetahui SMA mana yang menjadi zona domisilnya. Sehingga saat ini tidak kebingungan lagi," ujar Ade pada Ahad (1/7/2018).

Ade mengatakan bahwa penerapan zonasi ini sebenarnya memberikan manfaat bagi banyak pihak. Sistem ini bertujuan untuk pemerataan murid sehingga tidak ada lagi penumpukan siswa unggulan di sekolah tertentu.

Selain itu, sistem ini juga memastikan tiap siswa mendapatkan jatah sekolah yang terdekat dengan tempat tinggalnya.

"Jadi sistem ini menggunakan wilayah terdekat, tidak hanya radius. Jadi harus dibahas jauh-jauh hari sehingga tidak menimbulkan kebingungan," jelas Politisi PKB ini.

Selain itu, sistem ini juga mengamanatkan sekolah negeri untuk menyediakan kuota tempatan sebanyak minimal 90 persen. Jumlah ini diyakininya bisa memenuhi kuota siswa yang berada di tempat tinggalnya.

"Kita akan terus awasi proses ini dan akan memproses jika ada laporan penolakan siswa tempatan," ujar Ade.

Ade juga berharap agar sistem zonasi ini bisa diterapkan di seluruh sekolah di Riau. (int/nol)




[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini

Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru

Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini

Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas

Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga

Bukan Lagi Kota Transit, Pekanbaru Jaring 836.000 Wisatawan di Awal 2026

Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini

Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru

Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini

Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas

Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga

Bukan Lagi Kota Transit, Pekanbaru Jaring 836.000 Wisatawan di Awal 2026

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
  • 2 Tim Gabungan Bakar 145 Rakit Emas Ilegal di Inuman dan Cerenti
  • 3 Harga TBS Swadaya Riau Turun Akibat Merosotnya Nilai Jual CPO KPBN
  • 4 Menkeu Purbaya: Ekonomi Kita Kuat, Jangan Percaya 'Ekonom TikTok'!
  • 5 Riau Hari Ini, Potensi Hujan Ringan Lokal Tanpa Peringatan Cuaca Ekstrem
  • 6 PLN Selidiki Gangguan Kelistrikan, Sejumlah Wilayah di Sumbagut Terdampak Padam
  • 7 Guncangan Sesaat Demi Posisi Tawar Sawit yang Lebih Kuat
  • 8 ASN Kuansing Nyambi Bertani, Cuan Rp 31 Juta Modal Dua Jam Sehari
  • 9 Pusat Tolak Cabut Izin PT Wanasari, Humas: Jangan Cari-Cari Kesalahan
Terkini +INDEKS

PHR Jaga Ketahanan Energi Selaras dengan Perlindungan Alam Berkelanjutan

06 Juni 2026
Mahasiswa Unri Tewas Tenggelam di Waduk Kampus Saat Menyelam dan Menembak Ikan
05 Juni 2026
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
05 Juni 2026
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Puluhan Calon Anggota KPID Riau Bersiap Hadapi Ujian CAT Pekan Depan
05 Juni 2026
Halaman Kantor Gubernur Riau Jadi Pusat Hiburan dan UMKM Akhir Pekan Ini
05 Juni 2026
Puluhan Aparatur Desa di Bengkalis Jalani Tes Urine Dadakan
05 Juni 2026
Dari Papan Tulis ke Konten Kreatif dan AI di Kelas, Terpujilah GURU Telkomsel Tingkatkan Kompetensi 1.000 Tenaga Pendidik di Indonesia
05 Juni 2026
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
05 Juni 2026
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
05 Juni 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved