PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Polda Riau Amankan Kapal Bawa Barang Ekspor Impor di Selatpanjang
ilustrasi
PEKANBARU, Riauin.com - Sebuah Kapal Motor (KM) Tenaga Sakti GT 34 yang membawa barang ekspor impor diamankan Direktorat Polisi Perairan (Ditpolair) Polda Riau, di Selatpanjang, Senin (4/6/2018) lalu. Kapal ini diduga tidak melengkapi dokumen lengkap ABK dan masih diperiksa petugas.
Direktur Polisi Perairan (Ditpolair) Polda Riau, Kombes Pol Hery Wiyanto saat dikonfirmasi halloriau.com, Rabu (6/6/2018) siang, membenarkan data tersebut.
"Benar, surat-surat dokumen Anak Buah Kapal (ABK) tersebut sudah lewat kadarluasanya (mati,red)," kata Hery.
Lebih rinci, Hery menyampaikan enggan memeriksa isi barang-barang yang ada di dalam kapal. Menurutnya, barang tersebut berisikan arang dan sagu yang memiliki izin untuk diekspor dan impor.
"Kalau barang bawaannya kita tidak berani memeriksa karena ada segel Bea Cukainya. Nanti lah kita konfirmasikan kembali," beber Hery.
Selain mengamankan kapal membawa barang-barang ekspor impor, petugas menemukan ternyata 4 orang ABK memiliki dokumen sudah kadarluasa. Nakhoda serta KKM juga tidak memiliki Sertifikat Keahlian.
"Petugas masih dilapangan untuk memeriksa lebih lanjut. Mengenai surat dokumennya, kita akan serahkan ke pihak lainnya yang menangani khusus izinnya," sebut Hery.
Informasi yang berhasil dihimpun halloriau.com, Kapal Motor Tenaga Sakti GT 34 yang berlayar dari Batu Pahat menuju Selat Panjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, diamankan Polair Polda Riau, Senin (4/6/2018) lalu.(int/nol)
Direktur Polisi Perairan (Ditpolair) Polda Riau, Kombes Pol Hery Wiyanto saat dikonfirmasi halloriau.com, Rabu (6/6/2018) siang, membenarkan data tersebut.
"Benar, surat-surat dokumen Anak Buah Kapal (ABK) tersebut sudah lewat kadarluasanya (mati,red)," kata Hery.
Lebih rinci, Hery menyampaikan enggan memeriksa isi barang-barang yang ada di dalam kapal. Menurutnya, barang tersebut berisikan arang dan sagu yang memiliki izin untuk diekspor dan impor.
"Kalau barang bawaannya kita tidak berani memeriksa karena ada segel Bea Cukainya. Nanti lah kita konfirmasikan kembali," beber Hery.
Selain mengamankan kapal membawa barang-barang ekspor impor, petugas menemukan ternyata 4 orang ABK memiliki dokumen sudah kadarluasa. Nakhoda serta KKM juga tidak memiliki Sertifikat Keahlian.
"Petugas masih dilapangan untuk memeriksa lebih lanjut. Mengenai surat dokumennya, kita akan serahkan ke pihak lainnya yang menangani khusus izinnya," sebut Hery.
Informasi yang berhasil dihimpun halloriau.com, Kapal Motor Tenaga Sakti GT 34 yang berlayar dari Batu Pahat menuju Selat Panjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, diamankan Polair Polda Riau, Senin (4/6/2018) lalu.(int/nol)
Berita Lainnya
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Bukan Lagi Kota Transit, Pekanbaru Jaring 836.000 Wisatawan di Awal 2026
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Bukan Lagi Kota Transit, Pekanbaru Jaring 836.000 Wisatawan di Awal 2026