PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Ayat Cahyadi Launching Kartu Pintar di Bandara SSK II
PEKANBARU, Riauin.com - Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi, melaunching pemanfaatan Smart Card Madani (Kartu Pintar). Kali ini, Ayat melaunching pemanfaatan Smart Card Madani sebagai alat pembayaran cashless di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II, Kamis (31/5/2018).
Launcing kartu pintar ini sangat disambut baik karena dianggap sebagai langkah positif untuk memanfaatkan kemajuan teknologi ekonomi digital secara efisien dan efektif.
Ayat di sela-sela acara mengatakan di era serba pintar seperti yang dirasakan saat ini, penggunaan kartu sebagai alat pembayaran mengacu pada arah gaya hidup cashless society (hidup tanpa uang tunai) yang mempunyai banyak keuntungan.
Diantaranya, lebih praktis dan aman karena tidak harus membawa uang tunai, serta ekonomis karena pemakai tentunya akan mendapat keuntungan tersendiri.
"Peralihan transaksi dari tunai menjadi nontunai merupakan aturan dari Bank Indonesia (BI) sejak tahun 2009 lalu. Maka untuk mendorong transaksi uang elektronik tersebut, BI pada tahun 2014 sudah mencanangkan Gerakan Nasional Non Tunai (GNTT) sebagai bagian untuk mendukung rencana pemerintah dalam mencapai masyarakat digital ditahun 2020 melalui program 'Go Digital Vision 2020'," kata Ayat.
Mantan anggota DPRD Riau ini menyebut, pemanfaatan kartu Smart Madani yang akan digunakan sebagai kartu cashless di Bandara SSK II ini perlu didukung dan disosialisasikan pelaksanaannya kepada seluruh masyarakat Kota Pekanbaru.
"Nah, bagi masyarakat yang belum memiliki BNI Smart Madani ini silakan membuat kartu tersebut. Jadilah bagian dari masyarakat Pekanbaru yang mendukung arah pembangunan pemerintah untuk mewujudkan Pekanbaru sebagai kota pintar," pungkasnya. (int/nol)
Launcing kartu pintar ini sangat disambut baik karena dianggap sebagai langkah positif untuk memanfaatkan kemajuan teknologi ekonomi digital secara efisien dan efektif.
Ayat di sela-sela acara mengatakan di era serba pintar seperti yang dirasakan saat ini, penggunaan kartu sebagai alat pembayaran mengacu pada arah gaya hidup cashless society (hidup tanpa uang tunai) yang mempunyai banyak keuntungan.
Diantaranya, lebih praktis dan aman karena tidak harus membawa uang tunai, serta ekonomis karena pemakai tentunya akan mendapat keuntungan tersendiri.
"Peralihan transaksi dari tunai menjadi nontunai merupakan aturan dari Bank Indonesia (BI) sejak tahun 2009 lalu. Maka untuk mendorong transaksi uang elektronik tersebut, BI pada tahun 2014 sudah mencanangkan Gerakan Nasional Non Tunai (GNTT) sebagai bagian untuk mendukung rencana pemerintah dalam mencapai masyarakat digital ditahun 2020 melalui program 'Go Digital Vision 2020'," kata Ayat.
Mantan anggota DPRD Riau ini menyebut, pemanfaatan kartu Smart Madani yang akan digunakan sebagai kartu cashless di Bandara SSK II ini perlu didukung dan disosialisasikan pelaksanaannya kepada seluruh masyarakat Kota Pekanbaru.
"Nah, bagi masyarakat yang belum memiliki BNI Smart Madani ini silakan membuat kartu tersebut. Jadilah bagian dari masyarakat Pekanbaru yang mendukung arah pembangunan pemerintah untuk mewujudkan Pekanbaru sebagai kota pintar," pungkasnya. (int/nol)
Berita Lainnya
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Bukan Lagi Kota Transit, Pekanbaru Jaring 836.000 Wisatawan di Awal 2026
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Bukan Lagi Kota Transit, Pekanbaru Jaring 836.000 Wisatawan di Awal 2026