PILIHAN
*Lagi, Ayat Cahyadi Dkk Turun Gunung Ikut Menang Syamsuar-Edy
Ayat: Jangan Ragu, 27 Juni Nanti Kita Coblos Nomor Satu!
PEKANBARU, Riauin.com – Ketua Pemenangan PKS Kota Pekanbaru H Ayat Cahyadi kembali turun gunung, berkampanye bersama jurkam PKS lainnya, antara lain Ketua DPW PKS Riau H Hendry Munif dan Ketua PKS Kota Pekanbaru H Sofyan Siroj.
Seperti yang diadakan di Perumahan Mentangor Kelurahan Mentangor, Kecamatan Tenayan Raya, Selasa (23/5/2018). Sedikitnya seratus warga hadir di acara tersebut.
Dihadapan masyarakat yang hadir Plt Walikota Pekanbaru yang sedang cuti ini menegaskan kembali bahwa pilihan terbaik untuk Pilgubri 2018 adalah pasangan nomor urut 1 H Syamsuar dan H Edy Nasution.
Untuk itu, kata Ayat, masyarakat Pekanbaru jangan ragu-ragu untuk memilih dan mencoblos Syamsuar-Edy Nasution pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang.
"Kita sedang memilih gubernur, bukan memilih walikota. Untuk gubernur kita pilih Syamsuar-Edy. Sedangkan walikota saya masih punya kesempatan membangun Pekanbaru empat tahun lagi bersama bapak Firdaus sebagai walikotanya," kata Ayat penuh semangat.
Sesalkan Black Campaign
Dalam kesempatan itu, Ayat Cahyadi mengutarakan kekecewaannya atas beredarnya black campaign yang menyebut dirinya mendukung paslon nomor tiga. Hal ini dia ketahui dari beredarnya gambar dan tulisan di sejumlah medsos yang menggunakan foto Ayat sedang menunjukkan simbol tiga jari.
“Hari ini lagi heboh ni, yaitu heboh tentang ada oknum yang tidak bertanggung jawab yang memakai foto saya entah zaman kapan digunakan untuk memilih bukan nomor satu. Jadi bapak ibu itu tidak benar, saya ini kader PKS dari awal saya ini pendiri PKS saat masih bernama PK pada tahun 1998,†tegasnya. Sebagaimana diketahui pada tahun 2014, PKS mendapat nomor urut tiga, dan saat itu Ayat Cahyadi salah satu kader di Riau yang ikut menyosialisasikan partai dan nomor urutnya.
Ayat juga mengatakan bahwa dirinya pernah menjabat sebagai ketua DPD PKS Kota Pekanbaru pada tahun 2003, kemudian 2004-2009 wakil ketua DPRD Pekanbaru dari PKS, 2009-2012 anggota DPRD Provinsi Riau dari PKS, 2012-2017 Wakil Walikota Pekanbaru dari PKS, 2017-2022 juga Wakil Walikota yang diusung dari PKS.
“Jadi karena saya ini kader PKS maka sudah keputusan saya bahwa saya ini komit dan akan memperjuangkan pasangan nomor satu untuk menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Riau. Maka untuk itu mari kita cobloss nomor...," kata Ayat yang disambut serempak "satuuuu..!!" oleh para hadirin.
Acara yang dipadati ratusan warga Tenayan Raya tersebut di hadiri Ketua Umum DPW PKS Riau Hendry Munief, Ketua DPD PKS Pekanbaru Sofyan Siroj, Ketua Bidang Humas DPW PKS Sabarudi, Ketua Bidang BPKK PKS Riau Arnita Sari dan beberapa jajaran pengurus lainnya.(rls/vie)
Seperti yang diadakan di Perumahan Mentangor Kelurahan Mentangor, Kecamatan Tenayan Raya, Selasa (23/5/2018). Sedikitnya seratus warga hadir di acara tersebut.
Dihadapan masyarakat yang hadir Plt Walikota Pekanbaru yang sedang cuti ini menegaskan kembali bahwa pilihan terbaik untuk Pilgubri 2018 adalah pasangan nomor urut 1 H Syamsuar dan H Edy Nasution.
Untuk itu, kata Ayat, masyarakat Pekanbaru jangan ragu-ragu untuk memilih dan mencoblos Syamsuar-Edy Nasution pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang.
"Kita sedang memilih gubernur, bukan memilih walikota. Untuk gubernur kita pilih Syamsuar-Edy. Sedangkan walikota saya masih punya kesempatan membangun Pekanbaru empat tahun lagi bersama bapak Firdaus sebagai walikotanya," kata Ayat penuh semangat.
Sesalkan Black Campaign
Dalam kesempatan itu, Ayat Cahyadi mengutarakan kekecewaannya atas beredarnya black campaign yang menyebut dirinya mendukung paslon nomor tiga. Hal ini dia ketahui dari beredarnya gambar dan tulisan di sejumlah medsos yang menggunakan foto Ayat sedang menunjukkan simbol tiga jari.
“Hari ini lagi heboh ni, yaitu heboh tentang ada oknum yang tidak bertanggung jawab yang memakai foto saya entah zaman kapan digunakan untuk memilih bukan nomor satu. Jadi bapak ibu itu tidak benar, saya ini kader PKS dari awal saya ini pendiri PKS saat masih bernama PK pada tahun 1998,†tegasnya. Sebagaimana diketahui pada tahun 2014, PKS mendapat nomor urut tiga, dan saat itu Ayat Cahyadi salah satu kader di Riau yang ikut menyosialisasikan partai dan nomor urutnya.
Ayat juga mengatakan bahwa dirinya pernah menjabat sebagai ketua DPD PKS Kota Pekanbaru pada tahun 2003, kemudian 2004-2009 wakil ketua DPRD Pekanbaru dari PKS, 2009-2012 anggota DPRD Provinsi Riau dari PKS, 2012-2017 Wakil Walikota Pekanbaru dari PKS, 2017-2022 juga Wakil Walikota yang diusung dari PKS.
“Jadi karena saya ini kader PKS maka sudah keputusan saya bahwa saya ini komit dan akan memperjuangkan pasangan nomor satu untuk menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Riau. Maka untuk itu mari kita cobloss nomor...," kata Ayat yang disambut serempak "satuuuu..!!" oleh para hadirin.
Acara yang dipadati ratusan warga Tenayan Raya tersebut di hadiri Ketua Umum DPW PKS Riau Hendry Munief, Ketua DPD PKS Pekanbaru Sofyan Siroj, Ketua Bidang Humas DPW PKS Sabarudi, Ketua Bidang BPKK PKS Riau Arnita Sari dan beberapa jajaran pengurus lainnya.(rls/vie)
Berita Lainnya
Manuver Plt Bupati Kuansing: Kunjungi Sukarmis dan Muslim di Lapas Pasca-OTT KPK
Dua Pekerja Tewas Akibat Serangan Harimau, BBKSDA Riau Desak Perusahaan Benahi Sistem Pengamanan
Bimtek Demokrat di Pacitan, HM Sumardany Tekankan Pentingnya Komitmen Kader Perjuangkan Program Pro Rakyat
Absen Paripurna, Ketua DPRD Kuansing Juprizal Diperiksa KPK di Pekanbaru
Wabup Mukhlisin Jadi Plt Bupati Kuansing, Warga Ingatkan Filosofi 'Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti'
Kasus Jual Beli Jabatan Sekda Kuansing Terbongkar, KPK Diminta Usut Posisi Kepala Dinas
Manuver Plt Bupati Kuansing: Kunjungi Sukarmis dan Muslim di Lapas Pasca-OTT KPK
Dua Pekerja Tewas Akibat Serangan Harimau, BBKSDA Riau Desak Perusahaan Benahi Sistem Pengamanan
Bimtek Demokrat di Pacitan, HM Sumardany Tekankan Pentingnya Komitmen Kader Perjuangkan Program Pro Rakyat
Absen Paripurna, Ketua DPRD Kuansing Juprizal Diperiksa KPK di Pekanbaru
Wabup Mukhlisin Jadi Plt Bupati Kuansing, Warga Ingatkan Filosofi 'Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti'
Kasus Jual Beli Jabatan Sekda Kuansing Terbongkar, KPK Diminta Usut Posisi Kepala Dinas