PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Pemprov Riau akan Bangun Poliklinik Senilai Rp30 Miliar di RSJ Tampan
ilustrasi
PEKANBARU, Riauin.com - Direktur Utama RSJ Tampan Hasneli Juwita mengatakan, untuk meningkatkan pelayanan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tahun ini akan membangun gedung Poliklinik.
"Insya Allah tahun ini Pemprov Riau membangun Poliklinik senilai Rp30 miliar. Saat ini rencana pembangunan Poliklinik itu masih proses lelang," kata Hasneli kepada CAKAPLAH.com, Selasa (22/5/2018) di kantor Gubernur Riau.
Lebih lanjut disampaikannya, kegunaan dari gedung dua lantai itu diharapkan dapat menampung semua klinik yang ada, seperti klinik anak, klinik psikiatri, Intitusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) dan (Narkotika, Psikottopika dan Zat Aditif (Napza).
"Jadi nantinya semua klinik dijadikan satu gedung. Sehingga kita bisa memberikan pelayanan peningkatan mutu, baik itu masalah kenyamanan sesuai standar," ujarnya.
Dengan adanya Poliklinik, tambah Hasneli, bisa mendukung pelayanan RSJ Tampan, terutama untuk penanganan pasien anak-anak kebutuhan khusus.
"Kita ada poli tumbuh kembang anak. Dengan poliklinik menjadi satu gedung, maka semua poli akan terpadu. Karena poli tumbuh kembang anak itu ada dokter psikiatri, dokter anak dan remaja," tukasnya.
Untuk diketahui, dalam upaya memodernkan pelayanan, tahun 2017 Pemprov Riau juga telah membangun Gedung IGD senilai Rp27 miliar di RSJ Tampan. Saat ini gedung itu sudah difungsikan sebagaimana mestinya.(int/nol)
"Insya Allah tahun ini Pemprov Riau membangun Poliklinik senilai Rp30 miliar. Saat ini rencana pembangunan Poliklinik itu masih proses lelang," kata Hasneli kepada CAKAPLAH.com, Selasa (22/5/2018) di kantor Gubernur Riau.
Lebih lanjut disampaikannya, kegunaan dari gedung dua lantai itu diharapkan dapat menampung semua klinik yang ada, seperti klinik anak, klinik psikiatri, Intitusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) dan (Narkotika, Psikottopika dan Zat Aditif (Napza).
"Jadi nantinya semua klinik dijadikan satu gedung. Sehingga kita bisa memberikan pelayanan peningkatan mutu, baik itu masalah kenyamanan sesuai standar," ujarnya.
Dengan adanya Poliklinik, tambah Hasneli, bisa mendukung pelayanan RSJ Tampan, terutama untuk penanganan pasien anak-anak kebutuhan khusus.
"Kita ada poli tumbuh kembang anak. Dengan poliklinik menjadi satu gedung, maka semua poli akan terpadu. Karena poli tumbuh kembang anak itu ada dokter psikiatri, dokter anak dan remaja," tukasnya.
Untuk diketahui, dalam upaya memodernkan pelayanan, tahun 2017 Pemprov Riau juga telah membangun Gedung IGD senilai Rp27 miliar di RSJ Tampan. Saat ini gedung itu sudah difungsikan sebagaimana mestinya.(int/nol)
Berita Lainnya
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Bukan Lagi Kota Transit, Pekanbaru Jaring 836.000 Wisatawan di Awal 2026
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Bukan Lagi Kota Transit, Pekanbaru Jaring 836.000 Wisatawan di Awal 2026