PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
BPBD Riau: Status Siaga Darurat Asap Diperpanjang
PEKANBARU, Riauin.com - Siaga darurat asap 2018 akan berakhir pada 31 Mei nanti. Status ini pun akan segera diperpanjang untuk mengantisipasi sekaligus menjamin lancarnya pelaksanaan Asian Games di Jakarta dan Palembang dari gangguan asap yang disebabkan Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut).
"Sesuai arahan pak Presiden saat pelaksanaan Asian Games harus bebas dari gangguan asap. Untuk menjaminnya tentu langkah perpanjangan siaga akan kita lakukan sekaligus usaha kita mengantisipasi dan menanggulangi masalah Karlahut ini," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau Edwar Sanger, Ahad (20/5/18).
Selain alasan pengamanan pelaksanaan Asian Games, juga disebabkan karena prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang memperkirakan Riau segera memasuki musim kemarau.
"Karena memang memasuki kemarau, sekarang inikan transisi. Memang prediksi BMKG kita akan memasuki masa kemarau," jelas Sanger.
Menurut Sanger, pada 25 Mei nanti akan dilakukan rapat evaluasi terkait langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan yang sudah dilakukan.
Kemudian dilanjutkan pada 28 Mei, Pemerintah Provinsi Riau bersama stake holder terkait akan melaksanakan rapat koordinasi terkait perpanjangan status siaga darurat tersebut.
"Kemungkinan setelah dilakukan evaluasi 25 Mei, kemudian tanggal 28 Mei kita gelar rapat koordinasi bersama pihak terkait lainnya, lalu kita umumkan sebelum berakhirnya status siaga itu," ungkap Sanger.(int/nol)
"Sesuai arahan pak Presiden saat pelaksanaan Asian Games harus bebas dari gangguan asap. Untuk menjaminnya tentu langkah perpanjangan siaga akan kita lakukan sekaligus usaha kita mengantisipasi dan menanggulangi masalah Karlahut ini," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau Edwar Sanger, Ahad (20/5/18).
Selain alasan pengamanan pelaksanaan Asian Games, juga disebabkan karena prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang memperkirakan Riau segera memasuki musim kemarau.
"Karena memang memasuki kemarau, sekarang inikan transisi. Memang prediksi BMKG kita akan memasuki masa kemarau," jelas Sanger.
Menurut Sanger, pada 25 Mei nanti akan dilakukan rapat evaluasi terkait langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan yang sudah dilakukan.
Kemudian dilanjutkan pada 28 Mei, Pemerintah Provinsi Riau bersama stake holder terkait akan melaksanakan rapat koordinasi terkait perpanjangan status siaga darurat tersebut.
"Kemungkinan setelah dilakukan evaluasi 25 Mei, kemudian tanggal 28 Mei kita gelar rapat koordinasi bersama pihak terkait lainnya, lalu kita umumkan sebelum berakhirnya status siaga itu," ungkap Sanger.(int/nol)
Berita Lainnya
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Bukan Lagi Kota Transit, Pekanbaru Jaring 836.000 Wisatawan di Awal 2026
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Bukan Lagi Kota Transit, Pekanbaru Jaring 836.000 Wisatawan di Awal 2026