PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Antisipasi Penyusup, Warga Pekanbaru Diminta Tingkatkan Siskamling
PEKANBARU, Riauin.com - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengimbau masyarakat untuk meningkatkan sistem keamanan lingkungan (Siskamling) guna mengantisipasi adanya penyusup ataupun kelompok berbahaya yang dapat mengancam keamanan serta keselamatan masyarakat.
"Mari saling menjaga keamanan di lingkungan masing-masing," kata Pelaksana Tugas Wali Kota Pekanbaru Ayat Cahyadi, Sabtu (19/8/2018).
Ayat menjelaskan bahwa hal ini sebagai bentuk tindak lanjut atas teror yang terjadi di Markas Polisi Daerah Riau, Rabu (16/5/2018) lalu.
Karena itu, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, maka dia mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap siapa saja pendatang baru di kawasan masing-masing. Kendati demikian, kewaspadaan tersebut juga diharapkan dapat dilakukan dengan cara yang santun atau dalam hal ini tetap mengedepankan etika adat ketimuran.
Ayat mengatakan bahwa yang dimaksud di sini ialah dengan melakukan pendataan detil dan rinci terhadap siapa saja pendatang di berbagai kawasan perumahan. Salah satunya ialah dengan melaksanakan tamu wajib lapor 1x24 jam kepada RT/RW setempat untuk kemudian melaporkan hal yang mencurigakan kepada pihak berwenang seperti lurah, Babinsa dan Bhabinkamtibmas.
"Tapi walaupun waspada, jangan asal tuduh dan terkesan tidak ramah. Masyarakat Melayu adalah masyarakat yang beradat," katanya, dikutip antara.
Selain itu pemerintah setempat juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan sedapat mungkin menghindari tempat-tempat keramaian. Situasi yang terjadi saat ini cukup riskan dan dinilai belum kondusif bagi masyarakat.
Ia mengatakan bahwa berbagai hal buruk bisa saja terjadi tanpa bisa di prediksi.
Ayat juga mengharapkan kepada seluruh pemuka agama di Kota Pekanbaru untuk ikut serta secara aktif mengajak jamaah dan atau pengikutnya untuk dapat bersatu memerangi berbagai bentuk kejahatan dan teror. Masyarakat sebagai poin pertama yang akan berhadapan langsung dengan berbagai situasi maupun keadaan.
Selain itu peran dari pemuka agama tersebut diharapkan juga memberikan kedamaian bagi para jamaah. Salah satunya ialah melalui berbagai kegiatan keagamaan dan urusan keagamaan.
"Pemuka agama juga berperan penting dalam menjaga keamanan tersebut. Mudah-mudahan dengan lebih mendekatkan diri pada tuhan, masyarakat yang aman dan kondusif dapat berlangsung," katanya.(int/nol)
"Mari saling menjaga keamanan di lingkungan masing-masing," kata Pelaksana Tugas Wali Kota Pekanbaru Ayat Cahyadi, Sabtu (19/8/2018).
Ayat menjelaskan bahwa hal ini sebagai bentuk tindak lanjut atas teror yang terjadi di Markas Polisi Daerah Riau, Rabu (16/5/2018) lalu.
Karena itu, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, maka dia mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap siapa saja pendatang baru di kawasan masing-masing. Kendati demikian, kewaspadaan tersebut juga diharapkan dapat dilakukan dengan cara yang santun atau dalam hal ini tetap mengedepankan etika adat ketimuran.
Ayat mengatakan bahwa yang dimaksud di sini ialah dengan melakukan pendataan detil dan rinci terhadap siapa saja pendatang di berbagai kawasan perumahan. Salah satunya ialah dengan melaksanakan tamu wajib lapor 1x24 jam kepada RT/RW setempat untuk kemudian melaporkan hal yang mencurigakan kepada pihak berwenang seperti lurah, Babinsa dan Bhabinkamtibmas.
"Tapi walaupun waspada, jangan asal tuduh dan terkesan tidak ramah. Masyarakat Melayu adalah masyarakat yang beradat," katanya, dikutip antara.
Selain itu pemerintah setempat juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan sedapat mungkin menghindari tempat-tempat keramaian. Situasi yang terjadi saat ini cukup riskan dan dinilai belum kondusif bagi masyarakat.
Ia mengatakan bahwa berbagai hal buruk bisa saja terjadi tanpa bisa di prediksi.
Ayat juga mengharapkan kepada seluruh pemuka agama di Kota Pekanbaru untuk ikut serta secara aktif mengajak jamaah dan atau pengikutnya untuk dapat bersatu memerangi berbagai bentuk kejahatan dan teror. Masyarakat sebagai poin pertama yang akan berhadapan langsung dengan berbagai situasi maupun keadaan.
Selain itu peran dari pemuka agama tersebut diharapkan juga memberikan kedamaian bagi para jamaah. Salah satunya ialah melalui berbagai kegiatan keagamaan dan urusan keagamaan.
"Pemuka agama juga berperan penting dalam menjaga keamanan tersebut. Mudah-mudahan dengan lebih mendekatkan diri pada tuhan, masyarakat yang aman dan kondusif dapat berlangsung," katanya.(int/nol)
Berita Lainnya
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Bukan Lagi Kota Transit, Pekanbaru Jaring 836.000 Wisatawan di Awal 2026
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Bukan Lagi Kota Transit, Pekanbaru Jaring 836.000 Wisatawan di Awal 2026