PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Hadiri Harlah NU ke-92 di Pekanbaru, Presiden Jokowi Titip Pesan kepada Masyarakat
PEKANBARU, Riauin.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri harlah Nahdlatul Ulama (NU) yang ke-92 di Mesjid Agung An-Nur, Pekanbaru. Dalam kesempatan itu, Jokowi menyampaikan pesan - pesannya kepada masyarakat, ketika berpidato dihadapan ribuan masyarakat dan pelajar yang memenuhi mesjid tersebut.
"Saya mengucapkan selamat kepada NU Riau atas harlahnya yang ke-92 tahun. Saya berharap kita menjadi Islam yang rahmatan lil alamin," ungkapnya.
Selain itu, Jokowi juga berpesan kepada masyarakat Riau, bahwa negara Indonesia merupakan anugrah yang telah dilimpahkan oleh Allah SWT. Sehingga masyarakat harus bersatu dan saling menjaga persaudaraan di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Negara kita yang besar ini, Indonesia adalah anugerah dari Allah SWT yang dilimpahkan untuk kita. Mari kita menjaga persaudaran dan persatuan kita dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," ujarnya.
"Oleh karena itu, dalam tahun politik saat ini, mari tetap berdamai meski berbeda pilihan. Jangan sampai dengan tetangga tidak bertegur hanya karena perbedaan pilihan, saya titip 171 pilkada tahun ini," sambungnya.
Ditambahkannya pula, mengingat maraknya berita Hoax yang ada di media massa, Jokowi meminta masyarakat agar selalu berhati - hati dalam mencari informasi yang faktual. Terutama, karena berita Hoax sangat berpotensi memecah persatuan akibat berita - berita bohong yang memancing emosi publik.
"Berhati - hatilah saat membaca berita, jangan sampai termakan Hoax dan carilah informasi dari sumber yang dapat dipercaya dan faktual. Jangan sampai kita terpecah dalam pesta demokrasi karena terpancing berita - berita hoax, kita adalah satu Indonesia," pungkasnya.(int/nol)
"Saya mengucapkan selamat kepada NU Riau atas harlahnya yang ke-92 tahun. Saya berharap kita menjadi Islam yang rahmatan lil alamin," ungkapnya.
Selain itu, Jokowi juga berpesan kepada masyarakat Riau, bahwa negara Indonesia merupakan anugrah yang telah dilimpahkan oleh Allah SWT. Sehingga masyarakat harus bersatu dan saling menjaga persaudaraan di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Negara kita yang besar ini, Indonesia adalah anugerah dari Allah SWT yang dilimpahkan untuk kita. Mari kita menjaga persaudaran dan persatuan kita dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," ujarnya.
"Oleh karena itu, dalam tahun politik saat ini, mari tetap berdamai meski berbeda pilihan. Jangan sampai dengan tetangga tidak bertegur hanya karena perbedaan pilihan, saya titip 171 pilkada tahun ini," sambungnya.
Ditambahkannya pula, mengingat maraknya berita Hoax yang ada di media massa, Jokowi meminta masyarakat agar selalu berhati - hati dalam mencari informasi yang faktual. Terutama, karena berita Hoax sangat berpotensi memecah persatuan akibat berita - berita bohong yang memancing emosi publik.
"Berhati - hatilah saat membaca berita, jangan sampai termakan Hoax dan carilah informasi dari sumber yang dapat dipercaya dan faktual. Jangan sampai kita terpecah dalam pesta demokrasi karena terpancing berita - berita hoax, kita adalah satu Indonesia," pungkasnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Bukan Lagi Kota Transit, Pekanbaru Jaring 836.000 Wisatawan di Awal 2026
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Bukan Lagi Kota Transit, Pekanbaru Jaring 836.000 Wisatawan di Awal 2026