PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Jalan Soekarno Hatta Sekitar Macet, Dewan Saran Cari Jalur Alternatif
PEKANBARU, Riauin.com - Mau tidak mau, dampak dari pembangunan dua jembatan layang (Fly over) di perempatan Pasar Pagi Arengka- perempatan Mall SKA (Jalan Sukarno Hatta) harus mengalami kemacaten parah.
Untuk mensiasati kondisi tersebut, kalangan legislatif di DPRD Kota Pekanbaru dalam hal ini Komisi IV yang mintra kerjanya Dinas Perhubungan meminta masyarakat melewati jalur alternatif yang sudah disiapkan.
Jalur alternatif yang disiapkan seperti, Jalan Delima-Jalan Lobak, Jalan Arifin Ahmad (Tampan-Pusat Kota Jalan Sudirman) atau, Hr Soebrantas-Jalan Delima-Jalan Srikandi-Labuh Baru (Simpang Durian).
"Sejak jauh-jauh hari Dishub dan Satlantas Polresta Pekanbaru telah mengumumkan sejumlah jalur alternative yang bisa dilewati warga. Hal ini bertujuan, agar warga tidak terjebak kemacetan di lokasi pembangunan fly over yakni Simpang Pasar Pagi Arengka dan Simpang SKA Pekanbaru. Saya pikir, kalau ada pembangunan pasti akan ada dampaknya. Pihak kontraktor harus bisa bekerjasama dengan masyarakat sekitar, dalam mengurai kemacetan di seputaran pembangunan fly over," ungkap Ruslan Tarigan, anggota Komisi IV DPRD kota Pekanbaru, Selasa (8/5/2018).
Selain itu, lanjut Politisi PDI-Perjuangan ini lagi, keselamatan juga perlu diperhatikan karena banyak kendaraan warga yang lalu lalang di sekitar lokasi proyek. Pemasangan rambu-rambu lalu lintas untuk pengalihan jalur alternatif juga harus dipasang, sehingga warga tidak kebingungan. Kalau ingin bebas macet, hindari saja lokasi pembangunan fly over.
Ruslan menambahkan, Petugas Dishub, Satpol PP dan Satlantas Polresta Pekanbaru juga diminta untuk siapa siaga guna mengatasi dan mengurai kemacetan lalu lintas terutama saat jam sibuk. Bahkan memasuki musim libur sekolah dan Ramadan nanti, diprediksi volume kendaraan akan terus bertambah sehingga kemacetan tidak terelakkan. (int/nol)
Untuk mensiasati kondisi tersebut, kalangan legislatif di DPRD Kota Pekanbaru dalam hal ini Komisi IV yang mintra kerjanya Dinas Perhubungan meminta masyarakat melewati jalur alternatif yang sudah disiapkan.
Jalur alternatif yang disiapkan seperti, Jalan Delima-Jalan Lobak, Jalan Arifin Ahmad (Tampan-Pusat Kota Jalan Sudirman) atau, Hr Soebrantas-Jalan Delima-Jalan Srikandi-Labuh Baru (Simpang Durian).
"Sejak jauh-jauh hari Dishub dan Satlantas Polresta Pekanbaru telah mengumumkan sejumlah jalur alternative yang bisa dilewati warga. Hal ini bertujuan, agar warga tidak terjebak kemacetan di lokasi pembangunan fly over yakni Simpang Pasar Pagi Arengka dan Simpang SKA Pekanbaru. Saya pikir, kalau ada pembangunan pasti akan ada dampaknya. Pihak kontraktor harus bisa bekerjasama dengan masyarakat sekitar, dalam mengurai kemacetan di seputaran pembangunan fly over," ungkap Ruslan Tarigan, anggota Komisi IV DPRD kota Pekanbaru, Selasa (8/5/2018).
Selain itu, lanjut Politisi PDI-Perjuangan ini lagi, keselamatan juga perlu diperhatikan karena banyak kendaraan warga yang lalu lalang di sekitar lokasi proyek. Pemasangan rambu-rambu lalu lintas untuk pengalihan jalur alternatif juga harus dipasang, sehingga warga tidak kebingungan. Kalau ingin bebas macet, hindari saja lokasi pembangunan fly over.
Ruslan menambahkan, Petugas Dishub, Satpol PP dan Satlantas Polresta Pekanbaru juga diminta untuk siapa siaga guna mengatasi dan mengurai kemacetan lalu lintas terutama saat jam sibuk. Bahkan memasuki musim libur sekolah dan Ramadan nanti, diprediksi volume kendaraan akan terus bertambah sehingga kemacetan tidak terelakkan. (int/nol)
Berita Lainnya
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Bukan Lagi Kota Transit, Pekanbaru Jaring 836.000 Wisatawan di Awal 2026
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Bukan Lagi Kota Transit, Pekanbaru Jaring 836.000 Wisatawan di Awal 2026