PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Disdukcapil Pekanbaru Tambah Mesin Cetak dan Perekaman e-KTP Tahun Ini
PEKANBARU, Riauin.com - Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Pekanbaru tahun ini akan menambah alat perekaman dan percetakan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP).
Dengan begitu pihaknya bisa memberikan layanan yang prima kepada masyarakat yang mengurus administrasi kependudukannya, terutama e- KTP.
"Alhamdulillah, ada aturan baru dari Pemerintah pusat. Saat ini kita sudah boleh membeli alat perekaman e-KTP sendiri dengan begitu kita bisa melengkapi seluruh peralatan yang rusak di beberapa Kecamatan," ungkap Kadis Dukcapil, Baharudin kepada wartawan, Sabtu (14/4).
Dikatakannya, saat ini Disdukcapil hanya miliki sembilan alat perekaman, idealnya setiap kecamatan harusnya ada satu alat perekaman yang lengkap.
"Antrean panjang di beberapa UPTD Dukcapil di Kecamatan karena ada alat yang rusak. Seperti di Kecamatan Tampan masyarakatnya terpaksa dialihkan ke Marpoyan Damai karena keterbatasan alat," jelas Bahar lagi.
Ditanya terkait anggaran pengadaan alat perekaman e-KTP, Baharudin tidak bisa menyebutkan secara terperinci. Karena pembelian alat itu sesuai dengan keuangan Pemko Pekanbaru.
"Untuk anggaran masih dihitung, yang pasti itu mahal sekali, intinya tergantung keuangan Kota Pekanbaru," pungkasnya.(int/nol)
Dengan begitu pihaknya bisa memberikan layanan yang prima kepada masyarakat yang mengurus administrasi kependudukannya, terutama e- KTP.
"Alhamdulillah, ada aturan baru dari Pemerintah pusat. Saat ini kita sudah boleh membeli alat perekaman e-KTP sendiri dengan begitu kita bisa melengkapi seluruh peralatan yang rusak di beberapa Kecamatan," ungkap Kadis Dukcapil, Baharudin kepada wartawan, Sabtu (14/4).
Dikatakannya, saat ini Disdukcapil hanya miliki sembilan alat perekaman, idealnya setiap kecamatan harusnya ada satu alat perekaman yang lengkap.
"Antrean panjang di beberapa UPTD Dukcapil di Kecamatan karena ada alat yang rusak. Seperti di Kecamatan Tampan masyarakatnya terpaksa dialihkan ke Marpoyan Damai karena keterbatasan alat," jelas Bahar lagi.
Ditanya terkait anggaran pengadaan alat perekaman e-KTP, Baharudin tidak bisa menyebutkan secara terperinci. Karena pembelian alat itu sesuai dengan keuangan Pemko Pekanbaru.
"Untuk anggaran masih dihitung, yang pasti itu mahal sekali, intinya tergantung keuangan Kota Pekanbaru," pungkasnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Bukan Lagi Kota Transit, Pekanbaru Jaring 836.000 Wisatawan di Awal 2026
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Bukan Lagi Kota Transit, Pekanbaru Jaring 836.000 Wisatawan di Awal 2026