PILIHAN
Saat Netanyahu Pidato di Depan Kursi Kosong
25 September 2026
Kasus ISPA Tembus 1.363, Wali Murid di Kuansing Minta PJJ Diperpanjang
20 September 2026
Disdukcapil Pekanbaru Tambah Mesin Cetak dan Perekaman e-KTP Tahun Ini
PEKANBARU, Riauin.com - Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Pekanbaru tahun ini akan menambah alat perekaman dan percetakan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP).
Dengan begitu pihaknya bisa memberikan layanan yang prima kepada masyarakat yang mengurus administrasi kependudukannya, terutama e- KTP.
"Alhamdulillah, ada aturan baru dari Pemerintah pusat. Saat ini kita sudah boleh membeli alat perekaman e-KTP sendiri dengan begitu kita bisa melengkapi seluruh peralatan yang rusak di beberapa Kecamatan," ungkap Kadis Dukcapil, Baharudin kepada wartawan, Sabtu (14/4).
Dikatakannya, saat ini Disdukcapil hanya miliki sembilan alat perekaman, idealnya setiap kecamatan harusnya ada satu alat perekaman yang lengkap.
"Antrean panjang di beberapa UPTD Dukcapil di Kecamatan karena ada alat yang rusak. Seperti di Kecamatan Tampan masyarakatnya terpaksa dialihkan ke Marpoyan Damai karena keterbatasan alat," jelas Bahar lagi.
Ditanya terkait anggaran pengadaan alat perekaman e-KTP, Baharudin tidak bisa menyebutkan secara terperinci. Karena pembelian alat itu sesuai dengan keuangan Pemko Pekanbaru.
"Untuk anggaran masih dihitung, yang pasti itu mahal sekali, intinya tergantung keuangan Kota Pekanbaru," pungkasnya.(int/nol)
Dengan begitu pihaknya bisa memberikan layanan yang prima kepada masyarakat yang mengurus administrasi kependudukannya, terutama e- KTP.
"Alhamdulillah, ada aturan baru dari Pemerintah pusat. Saat ini kita sudah boleh membeli alat perekaman e-KTP sendiri dengan begitu kita bisa melengkapi seluruh peralatan yang rusak di beberapa Kecamatan," ungkap Kadis Dukcapil, Baharudin kepada wartawan, Sabtu (14/4).
Dikatakannya, saat ini Disdukcapil hanya miliki sembilan alat perekaman, idealnya setiap kecamatan harusnya ada satu alat perekaman yang lengkap.
"Antrean panjang di beberapa UPTD Dukcapil di Kecamatan karena ada alat yang rusak. Seperti di Kecamatan Tampan masyarakatnya terpaksa dialihkan ke Marpoyan Damai karena keterbatasan alat," jelas Bahar lagi.
Ditanya terkait anggaran pengadaan alat perekaman e-KTP, Baharudin tidak bisa menyebutkan secara terperinci. Karena pembelian alat itu sesuai dengan keuangan Pemko Pekanbaru.
"Untuk anggaran masih dihitung, yang pasti itu mahal sekali, intinya tergantung keuangan Kota Pekanbaru," pungkasnya.(int/nol)
Berita Lainnya
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila
Pemko Pekanbaru Bakal Sulap Waduk Cipta Karya Jadi Ruang Publik dan Pusat UMKM
SPBU Pekanbaru Macet Parah, DPRD Minta Pemko Larang Truk Besar Masuk Kota
Cakupan Imunisasi Anak Masih Rendah, Pemko Pekanbaru Gelar Bulan Imunisasi Kejar
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila
Pemko Pekanbaru Bakal Sulap Waduk Cipta Karya Jadi Ruang Publik dan Pusat UMKM
SPBU Pekanbaru Macet Parah, DPRD Minta Pemko Larang Truk Besar Masuk Kota
Cakupan Imunisasi Anak Masih Rendah, Pemko Pekanbaru Gelar Bulan Imunisasi Kejar