PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Dishub Pekanbaru Antisipasi Kemacetan selama Pembangunan Fly Over
PEKANBARU, Riauin.com - Salah satu langkah untuk mengurai kemacetan di dua lokasi pembangunan fly over di Pekanbaru, beberapa jalan alternatif disiapkan. Jalan alternatif tersebut akan dimaksimalkan selama pembangunan flyover dilaksanakan.
"Sehubungan dengan pembangunan fly over untuk mengurai kemacetan memang kami sediakan jalan alternatif. Tetapi jalan tersebut bisa difungsikan saat pembangunan fly over dimulai," kata Plt Kepala Dinas Perhubungan, Kendi Harahap, Selasa (3/4/2018).
Kendi menyebut, terkait adanya jalan yang rusak di jalur alternatif yang menjadi tanggungjawab Pemerintah Kota Pekanbaru pihaknya akan berkoordinasi dengan PUPR Kota Pekanbaru untuk segera memperbaiki. Jika di jalur provinsi pihaknya akan berkoordinasi terlebih dahulu kepada provinsi untuk menggesa jalan rusak tersebut.
"Karena pembangunan Flyover ini berada di bawah provinsi. Jadi, jika ada jalan alternatif yang rusak, tentu akan kami koordinasikan terlebih dahulu," imbuhnya.
Kendi menambahkan, khusus untuk jalur alternatif yang minim penerangan jalan seperti di Jalan Srikandi, Lobak, dan Jalan Bakti, pihaknya akan segera memasangkan lampu penerangan.
"Sebelum memasang, kami akan terlebih dahulu meninjau titik mana saja jalan yang minim penerangan. Jika anggaran kita ada tentunya akan disediakan," ujarnya.
Pihaknya juga akan menyiapkan personel di jam- jam tertentu dalam mengantisipasi kemacetan dan pihaknya juga akan membuat petunjuk arah di jalur alternatif.
"Ini dilakukan agar masyarakat tahu dimana titik jalan alternatif antisipasi kemacetan. Direncanakan jalan ini difungsikan pertengahan bulan April," ujarnya menambahkan.
Sekedar informasi jalan altenatif yang akan dibuka diantaranya adalah Jalan Lobak, jalan Delima, jalan Kamboja, jalan Anggrek, jalan Rambutan, jalan Majalengka, jalan Kartama, jalan Pala Raya, jalan Melur, jalan Pelita, jalan Karyawan. (int/nol)
"Sehubungan dengan pembangunan fly over untuk mengurai kemacetan memang kami sediakan jalan alternatif. Tetapi jalan tersebut bisa difungsikan saat pembangunan fly over dimulai," kata Plt Kepala Dinas Perhubungan, Kendi Harahap, Selasa (3/4/2018).
Kendi menyebut, terkait adanya jalan yang rusak di jalur alternatif yang menjadi tanggungjawab Pemerintah Kota Pekanbaru pihaknya akan berkoordinasi dengan PUPR Kota Pekanbaru untuk segera memperbaiki. Jika di jalur provinsi pihaknya akan berkoordinasi terlebih dahulu kepada provinsi untuk menggesa jalan rusak tersebut.
"Karena pembangunan Flyover ini berada di bawah provinsi. Jadi, jika ada jalan alternatif yang rusak, tentu akan kami koordinasikan terlebih dahulu," imbuhnya.
Kendi menambahkan, khusus untuk jalur alternatif yang minim penerangan jalan seperti di Jalan Srikandi, Lobak, dan Jalan Bakti, pihaknya akan segera memasangkan lampu penerangan.
"Sebelum memasang, kami akan terlebih dahulu meninjau titik mana saja jalan yang minim penerangan. Jika anggaran kita ada tentunya akan disediakan," ujarnya.
Pihaknya juga akan menyiapkan personel di jam- jam tertentu dalam mengantisipasi kemacetan dan pihaknya juga akan membuat petunjuk arah di jalur alternatif.
"Ini dilakukan agar masyarakat tahu dimana titik jalan alternatif antisipasi kemacetan. Direncanakan jalan ini difungsikan pertengahan bulan April," ujarnya menambahkan.
Sekedar informasi jalan altenatif yang akan dibuka diantaranya adalah Jalan Lobak, jalan Delima, jalan Kamboja, jalan Anggrek, jalan Rambutan, jalan Majalengka, jalan Kartama, jalan Pala Raya, jalan Melur, jalan Pelita, jalan Karyawan. (int/nol)
Berita Lainnya
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Bukan Lagi Kota Transit, Pekanbaru Jaring 836.000 Wisatawan di Awal 2026
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Bukan Lagi Kota Transit, Pekanbaru Jaring 836.000 Wisatawan di Awal 2026