PILIHAN
Saat Netanyahu Pidato di Depan Kursi Kosong
25 September 2026
Kasus ISPA Tembus 1.363, Wali Murid di Kuansing Minta PJJ Diperpanjang
20 September 2026
DPRD Riau Minta Presiden Akhiri Kontrak Chevron di 2021
PEKANBARU, Riauin.com - Kontrak PT Chevron Pacific Indonesia di Riau akan berakhir tahun 2021. Jelang berakhirnya kontrak tersebut, Anggota DPRD Riau, Suhardiman Amby, meminta agar presiden tidak memperpanjang kembali kontrak tersebut. Ia menyatakan sudah saatnya dalam negeri yang mengolah minyak yang ada di Riau ini.
"Sudah 72 tahun Chevron mengeruk kekayaan minyak bumi di Riau. Untuk itu kita ingin sebelum minyaknya habis, kita harus bisa mengolahnya," ujar Suhardiman, Jumat (9/3/2018).
Dijelaskan Suhardiman, pengelolaan SDA Riau ini bisa dilakukan oleh BUMD di Riau. Dengan bekerjasama dengan BUMN, maka pengelolaan bisa lebih dirasakan manfaatnya bagi daerah dan negara.
"Selama ini Riau hanya dapat 16 persen dari pendapatan kotor Chevron. Pendapatan ini setelah dikurangi biaya operasional dan lain-lain," jelas Politisi Partai Hanura ini.
Suhardiman berharap dengan melibatkan BUMN juga, pengelolaan akan semakin baik dibanding hanya dikelola oleh BUMD. Pengelola nantinya bisa mencari sumber-sumber minyak baru dengan bekal teknologi yang dimiliki saat ini.
"Kita juga bisa bekerjasama dengan asing, namun tetap yang kelola kita sendiri," ujar Suhardiman.
Suhardiman juga yakin dengan dipangkasnya biaya operasional, serta penemuan sumber baru, pendapatan dari sektor minyak bumi ini akan semakin meningkat.(int/nol)
"Sudah 72 tahun Chevron mengeruk kekayaan minyak bumi di Riau. Untuk itu kita ingin sebelum minyaknya habis, kita harus bisa mengolahnya," ujar Suhardiman, Jumat (9/3/2018).
Dijelaskan Suhardiman, pengelolaan SDA Riau ini bisa dilakukan oleh BUMD di Riau. Dengan bekerjasama dengan BUMN, maka pengelolaan bisa lebih dirasakan manfaatnya bagi daerah dan negara.
"Selama ini Riau hanya dapat 16 persen dari pendapatan kotor Chevron. Pendapatan ini setelah dikurangi biaya operasional dan lain-lain," jelas Politisi Partai Hanura ini.
Suhardiman berharap dengan melibatkan BUMN juga, pengelolaan akan semakin baik dibanding hanya dikelola oleh BUMD. Pengelola nantinya bisa mencari sumber-sumber minyak baru dengan bekal teknologi yang dimiliki saat ini.
"Kita juga bisa bekerjasama dengan asing, namun tetap yang kelola kita sendiri," ujar Suhardiman.
Suhardiman juga yakin dengan dipangkasnya biaya operasional, serta penemuan sumber baru, pendapatan dari sektor minyak bumi ini akan semakin meningkat.(int/nol)
Berita Lainnya
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila
Pemko Pekanbaru Bakal Sulap Waduk Cipta Karya Jadi Ruang Publik dan Pusat UMKM
SPBU Pekanbaru Macet Parah, DPRD Minta Pemko Larang Truk Besar Masuk Kota
Cakupan Imunisasi Anak Masih Rendah, Pemko Pekanbaru Gelar Bulan Imunisasi Kejar
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila
Pemko Pekanbaru Bakal Sulap Waduk Cipta Karya Jadi Ruang Publik dan Pusat UMKM
SPBU Pekanbaru Macet Parah, DPRD Minta Pemko Larang Truk Besar Masuk Kota
Cakupan Imunisasi Anak Masih Rendah, Pemko Pekanbaru Gelar Bulan Imunisasi Kejar