PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Siaga Banjir, BPBD Pekanbaru Dirikan Tenda Pengungsian di Jalan Cipta Karya
PEKANBARU, Riauin.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru menyiagakan tenda pengungsian untuk korban kebanjiran di jalan Cipta Karya. Pendirian tenda ini sudah didirikan sejak Rabu (7/3/2018) kemarin.
Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Pekanbaru, Eli Farsya, kepada wartawan mengatakan, pihaknya sudah membuat tenda sejak Rabu (7/3/2018) sore sekitar pukul 15.00 WIB.
"Memang sudah sejak kemarin kita siagakan tenda pengungsian ini. Jadi warga yang rumahnya kebanjiran, sambil menunggu air surut bisa terlebih dahulu di tenda yang kita siapkan," ujar Eli, Kamis (8/3/2018).
Ia mengatakan, untuk tenda ini masih akan terus disiagakan oleh BPBD di lokasi. "Kita masih akan terus berkoordinasi dengan BMKG apakah hari ini masih akan turun hujan atau tidak. Tapi dari yang saya baca du media, hari ini masih ada potensi hujan," ungkapnya.
Selain itu, ujar Eli, di tenda pengungsian juga disiagakan tim kesehatan untuk mengecek kesehatan warga akibat dampak dari banjir. "Kita juga berkoordinasi dengan lintas sektor. Jadi pihak Puskesmas Sidomulyo mulai hari ini sudah stay di tenda pengungsian untuk mengecek kesehatan warga," tukasnya.
Sementara itu, Warga Perumahan Taman Cipta City, Via yang menjadi korban banjir mengaku sudah berada di tenda pengungsian dari Rabu (7/3/2018) kemarin.
"Tadi malam ada sekitar 150 KK yang menginap di tenda pengungsian. Karena memang banjir sampai malam tadi belum surut. Tapi memang ada juga yang sudah surut dan mereka sudah pulang," ujar Via.
Menurutnya, selain BPBD, pihak Dinsos juga sudah datang memberikan bantuan. "Dari partai juga kemarin ada yang ke sini. Alhamdulillah ada yang menyerahkan bantuan, seperti beras, telor, mie dna bantuan lain. Alhamdulillah," cakapnya.
Lanjutnya, untuk saat ini warga sudah kembali pulang ke rumah masing-masing karena air sudah surut.
"Tapi ini pagi tadi ada dari Pihak Puskesmas yang datang ke sini dan mengecek kesehatan kami. Kami sangat bersyukur. Kalau tadi saya lihat, banyak yang mengeluh gatal-gatal. Dan beberapa ada juga yang tak sengaja terinjak paku saat banjir kemarin," pungkasnya.(int/nol)
sumber: cakaplah
Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Pekanbaru, Eli Farsya, kepada wartawan mengatakan, pihaknya sudah membuat tenda sejak Rabu (7/3/2018) sore sekitar pukul 15.00 WIB.
"Memang sudah sejak kemarin kita siagakan tenda pengungsian ini. Jadi warga yang rumahnya kebanjiran, sambil menunggu air surut bisa terlebih dahulu di tenda yang kita siapkan," ujar Eli, Kamis (8/3/2018).
Ia mengatakan, untuk tenda ini masih akan terus disiagakan oleh BPBD di lokasi. "Kita masih akan terus berkoordinasi dengan BMKG apakah hari ini masih akan turun hujan atau tidak. Tapi dari yang saya baca du media, hari ini masih ada potensi hujan," ungkapnya.
Selain itu, ujar Eli, di tenda pengungsian juga disiagakan tim kesehatan untuk mengecek kesehatan warga akibat dampak dari banjir. "Kita juga berkoordinasi dengan lintas sektor. Jadi pihak Puskesmas Sidomulyo mulai hari ini sudah stay di tenda pengungsian untuk mengecek kesehatan warga," tukasnya.
Sementara itu, Warga Perumahan Taman Cipta City, Via yang menjadi korban banjir mengaku sudah berada di tenda pengungsian dari Rabu (7/3/2018) kemarin.
"Tadi malam ada sekitar 150 KK yang menginap di tenda pengungsian. Karena memang banjir sampai malam tadi belum surut. Tapi memang ada juga yang sudah surut dan mereka sudah pulang," ujar Via.
Menurutnya, selain BPBD, pihak Dinsos juga sudah datang memberikan bantuan. "Dari partai juga kemarin ada yang ke sini. Alhamdulillah ada yang menyerahkan bantuan, seperti beras, telor, mie dna bantuan lain. Alhamdulillah," cakapnya.
Lanjutnya, untuk saat ini warga sudah kembali pulang ke rumah masing-masing karena air sudah surut.
"Tapi ini pagi tadi ada dari Pihak Puskesmas yang datang ke sini dan mengecek kesehatan kami. Kami sangat bersyukur. Kalau tadi saya lihat, banyak yang mengeluh gatal-gatal. Dan beberapa ada juga yang tak sengaja terinjak paku saat banjir kemarin," pungkasnya.(int/nol)
sumber: cakaplah
Berita Lainnya
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Bukan Lagi Kota Transit, Pekanbaru Jaring 836.000 Wisatawan di Awal 2026
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Bukan Lagi Kota Transit, Pekanbaru Jaring 836.000 Wisatawan di Awal 2026