PILIHAN
Saat Netanyahu Pidato di Depan Kursi Kosong
25 September 2026
Kasus ISPA Tembus 1.363, Wali Murid di Kuansing Minta PJJ Diperpanjang
20 September 2026
Danrem 031/WB Tegaskan 90 Persen Karhutla di Riau Karena Dibakar
PEKANBARU, Riauin.com - Danrem 031/WB Kol Inf Sonny Aprianto tegaskan, Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Riau 90 persen karena dibakar.
Danrem yang baru saja bertugas di Riau menyatakan, hal itu disimpulkannya setelah beberapa kali melakukan peninjauan Karhutla di sejumlah titik, termasuk baru-baru ini di wilayah Kota Dumai.
"Menurut saya 90 persen Karhutla di Riau ini karena dibakar manusia. Karena dengan cara membakar inilah cara yang murah dalam membuat kebun, baik itu skala besar mau pun kecil yang dilakukan masyarakat," kata Danrem 031/WB, di auditorium lantai sembilan Kantor Gubernur Riau, Kamis (6/3/18).
Menurut Danrem yang juga selaku Komandan Satgas Status siaga darurat bencana kabut asap akibat Karhutla Provinsi Riau 2018 ini, diantara pengalamannya meninjau lokasi Karhutla di Dumai sangat jelas sekali.
Ada kebakaran di satu wilayah, namun tidak jauh lokasi tersebut ada perumahan penduduk. Kemudian ada juga kebakaran namun sepertinya sudah terlokalisir.
"Saya Riau ini lama juga, saya pernah tugas di Bengkalis. Saya tahu itu. Karena itu saya tegaskan, tanpa adanya efek jera kepada pelaku, siapa pun dia. Karhuta akan terus terjadi sepanjang tahun," tegas Danrem.
Lebih lanjut, Sonny juga menekaskan kepada seluruh stake holder terkait penanganan Karhutla ini, agar lebih memaksimalkan melakukan pencegahan dan penanggulangan.
Karena pada Agustus mendatang, akan ada perhelatan akbar Asian Games di Palembang, Sumatera Selatan. Hal ini menurut Danrem juga akan menjadi pertaruhan bagi Riau, mampukah mengatasinya.
Karena jika tidak, sudah tentu tidak hanya membawa nama buruk Riau sebagai pengeskpor asap. Tetapi juga mencoreng nama baik negara.
Karena jika tidak, sudah tentu tidak hanya membawa nama buruk Riau sebagai pengeskpor asap. Tetapi juga mencoreng nama baik negara.
Hadir pada acara pengarahan pimpinan dalam rangka siaga darurat penanggulangan bencana asap akibat Karhutla di Riau ini, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim, Kajati Riau Uung Abdul Syakur, Wakapolda Riau Brigjen Pol Ermi Widyatno, Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma Age Wiraksono, Danlanal Kolonel Laut (E) Yose Aldino, perwakilan Badan Restorasi Gambut (BRG), Kepala BPBD Riau serta sejumlah stake holder lainnya. (int/nol))
Danrem yang baru saja bertugas di Riau menyatakan, hal itu disimpulkannya setelah beberapa kali melakukan peninjauan Karhutla di sejumlah titik, termasuk baru-baru ini di wilayah Kota Dumai.
"Menurut saya 90 persen Karhutla di Riau ini karena dibakar manusia. Karena dengan cara membakar inilah cara yang murah dalam membuat kebun, baik itu skala besar mau pun kecil yang dilakukan masyarakat," kata Danrem 031/WB, di auditorium lantai sembilan Kantor Gubernur Riau, Kamis (6/3/18).
Menurut Danrem yang juga selaku Komandan Satgas Status siaga darurat bencana kabut asap akibat Karhutla Provinsi Riau 2018 ini, diantara pengalamannya meninjau lokasi Karhutla di Dumai sangat jelas sekali.
Ada kebakaran di satu wilayah, namun tidak jauh lokasi tersebut ada perumahan penduduk. Kemudian ada juga kebakaran namun sepertinya sudah terlokalisir.
"Saya Riau ini lama juga, saya pernah tugas di Bengkalis. Saya tahu itu. Karena itu saya tegaskan, tanpa adanya efek jera kepada pelaku, siapa pun dia. Karhuta akan terus terjadi sepanjang tahun," tegas Danrem.
Lebih lanjut, Sonny juga menekaskan kepada seluruh stake holder terkait penanganan Karhutla ini, agar lebih memaksimalkan melakukan pencegahan dan penanggulangan.
Karena pada Agustus mendatang, akan ada perhelatan akbar Asian Games di Palembang, Sumatera Selatan. Hal ini menurut Danrem juga akan menjadi pertaruhan bagi Riau, mampukah mengatasinya.
Karena jika tidak, sudah tentu tidak hanya membawa nama buruk Riau sebagai pengeskpor asap. Tetapi juga mencoreng nama baik negara.
Karena jika tidak, sudah tentu tidak hanya membawa nama buruk Riau sebagai pengeskpor asap. Tetapi juga mencoreng nama baik negara.
Hadir pada acara pengarahan pimpinan dalam rangka siaga darurat penanggulangan bencana asap akibat Karhutla di Riau ini, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim, Kajati Riau Uung Abdul Syakur, Wakapolda Riau Brigjen Pol Ermi Widyatno, Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma Age Wiraksono, Danlanal Kolonel Laut (E) Yose Aldino, perwakilan Badan Restorasi Gambut (BRG), Kepala BPBD Riau serta sejumlah stake holder lainnya. (int/nol))
Berita Lainnya
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila
Pemko Pekanbaru Bakal Sulap Waduk Cipta Karya Jadi Ruang Publik dan Pusat UMKM
SPBU Pekanbaru Macet Parah, DPRD Minta Pemko Larang Truk Besar Masuk Kota
Cakupan Imunisasi Anak Masih Rendah, Pemko Pekanbaru Gelar Bulan Imunisasi Kejar
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila
Pemko Pekanbaru Bakal Sulap Waduk Cipta Karya Jadi Ruang Publik dan Pusat UMKM
SPBU Pekanbaru Macet Parah, DPRD Minta Pemko Larang Truk Besar Masuk Kota
Cakupan Imunisasi Anak Masih Rendah, Pemko Pekanbaru Gelar Bulan Imunisasi Kejar