PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Danrem 031/WB Tegaskan 90 Persen Karhutla di Riau Karena Dibakar
PEKANBARU, Riauin.com - Danrem 031/WB Kol Inf Sonny Aprianto tegaskan, Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Riau 90 persen karena dibakar.
Danrem yang baru saja bertugas di Riau menyatakan, hal itu disimpulkannya setelah beberapa kali melakukan peninjauan Karhutla di sejumlah titik, termasuk baru-baru ini di wilayah Kota Dumai.
"Menurut saya 90 persen Karhutla di Riau ini karena dibakar manusia. Karena dengan cara membakar inilah cara yang murah dalam membuat kebun, baik itu skala besar mau pun kecil yang dilakukan masyarakat," kata Danrem 031/WB, di auditorium lantai sembilan Kantor Gubernur Riau, Kamis (6/3/18).
Menurut Danrem yang juga selaku Komandan Satgas Status siaga darurat bencana kabut asap akibat Karhutla Provinsi Riau 2018 ini, diantara pengalamannya meninjau lokasi Karhutla di Dumai sangat jelas sekali.
Ada kebakaran di satu wilayah, namun tidak jauh lokasi tersebut ada perumahan penduduk. Kemudian ada juga kebakaran namun sepertinya sudah terlokalisir.
"Saya Riau ini lama juga, saya pernah tugas di Bengkalis. Saya tahu itu. Karena itu saya tegaskan, tanpa adanya efek jera kepada pelaku, siapa pun dia. Karhuta akan terus terjadi sepanjang tahun," tegas Danrem.
Lebih lanjut, Sonny juga menekaskan kepada seluruh stake holder terkait penanganan Karhutla ini, agar lebih memaksimalkan melakukan pencegahan dan penanggulangan.
Karena pada Agustus mendatang, akan ada perhelatan akbar Asian Games di Palembang, Sumatera Selatan. Hal ini menurut Danrem juga akan menjadi pertaruhan bagi Riau, mampukah mengatasinya.
Karena jika tidak, sudah tentu tidak hanya membawa nama buruk Riau sebagai pengeskpor asap. Tetapi juga mencoreng nama baik negara.
Karena jika tidak, sudah tentu tidak hanya membawa nama buruk Riau sebagai pengeskpor asap. Tetapi juga mencoreng nama baik negara.
Hadir pada acara pengarahan pimpinan dalam rangka siaga darurat penanggulangan bencana asap akibat Karhutla di Riau ini, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim, Kajati Riau Uung Abdul Syakur, Wakapolda Riau Brigjen Pol Ermi Widyatno, Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma Age Wiraksono, Danlanal Kolonel Laut (E) Yose Aldino, perwakilan Badan Restorasi Gambut (BRG), Kepala BPBD Riau serta sejumlah stake holder lainnya. (int/nol))
Danrem yang baru saja bertugas di Riau menyatakan, hal itu disimpulkannya setelah beberapa kali melakukan peninjauan Karhutla di sejumlah titik, termasuk baru-baru ini di wilayah Kota Dumai.
"Menurut saya 90 persen Karhutla di Riau ini karena dibakar manusia. Karena dengan cara membakar inilah cara yang murah dalam membuat kebun, baik itu skala besar mau pun kecil yang dilakukan masyarakat," kata Danrem 031/WB, di auditorium lantai sembilan Kantor Gubernur Riau, Kamis (6/3/18).
Menurut Danrem yang juga selaku Komandan Satgas Status siaga darurat bencana kabut asap akibat Karhutla Provinsi Riau 2018 ini, diantara pengalamannya meninjau lokasi Karhutla di Dumai sangat jelas sekali.
Ada kebakaran di satu wilayah, namun tidak jauh lokasi tersebut ada perumahan penduduk. Kemudian ada juga kebakaran namun sepertinya sudah terlokalisir.
"Saya Riau ini lama juga, saya pernah tugas di Bengkalis. Saya tahu itu. Karena itu saya tegaskan, tanpa adanya efek jera kepada pelaku, siapa pun dia. Karhuta akan terus terjadi sepanjang tahun," tegas Danrem.
Lebih lanjut, Sonny juga menekaskan kepada seluruh stake holder terkait penanganan Karhutla ini, agar lebih memaksimalkan melakukan pencegahan dan penanggulangan.
Karena pada Agustus mendatang, akan ada perhelatan akbar Asian Games di Palembang, Sumatera Selatan. Hal ini menurut Danrem juga akan menjadi pertaruhan bagi Riau, mampukah mengatasinya.
Karena jika tidak, sudah tentu tidak hanya membawa nama buruk Riau sebagai pengeskpor asap. Tetapi juga mencoreng nama baik negara.
Karena jika tidak, sudah tentu tidak hanya membawa nama buruk Riau sebagai pengeskpor asap. Tetapi juga mencoreng nama baik negara.
Hadir pada acara pengarahan pimpinan dalam rangka siaga darurat penanggulangan bencana asap akibat Karhutla di Riau ini, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim, Kajati Riau Uung Abdul Syakur, Wakapolda Riau Brigjen Pol Ermi Widyatno, Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma Age Wiraksono, Danlanal Kolonel Laut (E) Yose Aldino, perwakilan Badan Restorasi Gambut (BRG), Kepala BPBD Riau serta sejumlah stake holder lainnya. (int/nol))
Berita Lainnya
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Bukan Lagi Kota Transit, Pekanbaru Jaring 836.000 Wisatawan di Awal 2026
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Bukan Lagi Kota Transit, Pekanbaru Jaring 836.000 Wisatawan di Awal 2026