PILIHAN
Saat Netanyahu Pidato di Depan Kursi Kosong
25 September 2026
Kasus ISPA Tembus 1.363, Wali Murid di Kuansing Minta PJJ Diperpanjang
20 September 2026
Hujan Sehari Semalam Rendam Ratusan Rumah di Kubang Raya
PEKANBARU, Riauin.com - Hujan yang melanda Kota Pekanbaru dan sekitarnya sejak Selasa malam (6/3/2018) sampai Rabu pagi (7/3/2018), menyebabkan ratusan rumah di wilayah Kubang Raya, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar terendam banjir.
Dari pantauan di lapangan, banjir yang tingginya melebihi semata kaki ini tampak menggenangi ratusan KK yang ada di Perumahan Sadira Green Village.
Sedari pukul 03.30 WIB, warga pun mulai keluar rumah untuk berjaga-jaga memantau debit air selokan yang terus meluap dan menggenangi halaman rumah mereka.
Di tengah-tengah rinai hujan, berkali-kali petugas ronda perumahan yang mengenakan jas hujan pun berkeliling membangunkan warga untuk waspada banjir sejak pukul 03.00 WIB, Rabu pagi.
"Ini sudah dua kali kami kebanjiran. Setiap hujan deras semalam suntuk, selalu begini. Air meluap karena parit tak sanggup menampung debit air," kata Wahyu di Kubang, Rabu pagi.
Tidak hanya mencemaskan kondisi banjir di komplek rumahnya, Wahyu yang berkuliah di UIN Suska Riau ini juga cemas memikirkan kondisi banjir yang kerap melanda daerah Panam Pekanbaru dan sekitarnya.
"Di sini nggak banjir, Panam banjir terus. Apa lagi di sini sekarang banjir, kemungkinan besar Panam banjir juga yang lebih dari ini. Saya khawatir nanti motor mogok pula kalau dipaksakan melewati banjir. Padahal saya ada jadwal kuliah pagi," cemasnya.(int/nol)
sumber: goriau
Dari pantauan di lapangan, banjir yang tingginya melebihi semata kaki ini tampak menggenangi ratusan KK yang ada di Perumahan Sadira Green Village.
Sedari pukul 03.30 WIB, warga pun mulai keluar rumah untuk berjaga-jaga memantau debit air selokan yang terus meluap dan menggenangi halaman rumah mereka.
Di tengah-tengah rinai hujan, berkali-kali petugas ronda perumahan yang mengenakan jas hujan pun berkeliling membangunkan warga untuk waspada banjir sejak pukul 03.00 WIB, Rabu pagi.
"Ini sudah dua kali kami kebanjiran. Setiap hujan deras semalam suntuk, selalu begini. Air meluap karena parit tak sanggup menampung debit air," kata Wahyu di Kubang, Rabu pagi.
Tidak hanya mencemaskan kondisi banjir di komplek rumahnya, Wahyu yang berkuliah di UIN Suska Riau ini juga cemas memikirkan kondisi banjir yang kerap melanda daerah Panam Pekanbaru dan sekitarnya.
"Di sini nggak banjir, Panam banjir terus. Apa lagi di sini sekarang banjir, kemungkinan besar Panam banjir juga yang lebih dari ini. Saya khawatir nanti motor mogok pula kalau dipaksakan melewati banjir. Padahal saya ada jadwal kuliah pagi," cemasnya.(int/nol)
sumber: goriau
Berita Lainnya
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila
Pemko Pekanbaru Bakal Sulap Waduk Cipta Karya Jadi Ruang Publik dan Pusat UMKM
SPBU Pekanbaru Macet Parah, DPRD Minta Pemko Larang Truk Besar Masuk Kota
Cakupan Imunisasi Anak Masih Rendah, Pemko Pekanbaru Gelar Bulan Imunisasi Kejar
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila
Pemko Pekanbaru Bakal Sulap Waduk Cipta Karya Jadi Ruang Publik dan Pusat UMKM
SPBU Pekanbaru Macet Parah, DPRD Minta Pemko Larang Truk Besar Masuk Kota
Cakupan Imunisasi Anak Masih Rendah, Pemko Pekanbaru Gelar Bulan Imunisasi Kejar