PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Hujan Sehari Semalam Rendam Ratusan Rumah di Kubang Raya
PEKANBARU, Riauin.com - Hujan yang melanda Kota Pekanbaru dan sekitarnya sejak Selasa malam (6/3/2018) sampai Rabu pagi (7/3/2018), menyebabkan ratusan rumah di wilayah Kubang Raya, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar terendam banjir.
Dari pantauan di lapangan, banjir yang tingginya melebihi semata kaki ini tampak menggenangi ratusan KK yang ada di Perumahan Sadira Green Village.
Sedari pukul 03.30 WIB, warga pun mulai keluar rumah untuk berjaga-jaga memantau debit air selokan yang terus meluap dan menggenangi halaman rumah mereka.
Di tengah-tengah rinai hujan, berkali-kali petugas ronda perumahan yang mengenakan jas hujan pun berkeliling membangunkan warga untuk waspada banjir sejak pukul 03.00 WIB, Rabu pagi.
"Ini sudah dua kali kami kebanjiran. Setiap hujan deras semalam suntuk, selalu begini. Air meluap karena parit tak sanggup menampung debit air," kata Wahyu di Kubang, Rabu pagi.
Tidak hanya mencemaskan kondisi banjir di komplek rumahnya, Wahyu yang berkuliah di UIN Suska Riau ini juga cemas memikirkan kondisi banjir yang kerap melanda daerah Panam Pekanbaru dan sekitarnya.
"Di sini nggak banjir, Panam banjir terus. Apa lagi di sini sekarang banjir, kemungkinan besar Panam banjir juga yang lebih dari ini. Saya khawatir nanti motor mogok pula kalau dipaksakan melewati banjir. Padahal saya ada jadwal kuliah pagi," cemasnya.(int/nol)
sumber: goriau
Dari pantauan di lapangan, banjir yang tingginya melebihi semata kaki ini tampak menggenangi ratusan KK yang ada di Perumahan Sadira Green Village.
Sedari pukul 03.30 WIB, warga pun mulai keluar rumah untuk berjaga-jaga memantau debit air selokan yang terus meluap dan menggenangi halaman rumah mereka.
Di tengah-tengah rinai hujan, berkali-kali petugas ronda perumahan yang mengenakan jas hujan pun berkeliling membangunkan warga untuk waspada banjir sejak pukul 03.00 WIB, Rabu pagi.
"Ini sudah dua kali kami kebanjiran. Setiap hujan deras semalam suntuk, selalu begini. Air meluap karena parit tak sanggup menampung debit air," kata Wahyu di Kubang, Rabu pagi.
Tidak hanya mencemaskan kondisi banjir di komplek rumahnya, Wahyu yang berkuliah di UIN Suska Riau ini juga cemas memikirkan kondisi banjir yang kerap melanda daerah Panam Pekanbaru dan sekitarnya.
"Di sini nggak banjir, Panam banjir terus. Apa lagi di sini sekarang banjir, kemungkinan besar Panam banjir juga yang lebih dari ini. Saya khawatir nanti motor mogok pula kalau dipaksakan melewati banjir. Padahal saya ada jadwal kuliah pagi," cemasnya.(int/nol)
sumber: goriau
Berita Lainnya
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Bukan Lagi Kota Transit, Pekanbaru Jaring 836.000 Wisatawan di Awal 2026
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Bukan Lagi Kota Transit, Pekanbaru Jaring 836.000 Wisatawan di Awal 2026