PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Keceriahan Dina Miftahul Fazila pada Peringatan Hari Kanker Anak Internasional 2018
Pekanbaru, Riauin.com - keceriahan dan kegembiraan Dina Miftahul Faiza menggambarkan kegembiraan kawan-kawan penderita kanker yang hadir pada peringatan Kanker Anak Internasional tahun 2018 yang diadakan oleh Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) Provinsi Riau di Mall Ciputra Pekanbaru pada hari Ahad, 25/2 kemarin.
Dina Miftahul Fazila yang berasal dari Kecamatan Tapung Hilir Kabupaten Kampar lahir 11 Desember 2007 tersebut merupakan anak ke 7 dari 8 bersaudara, ia menderita tumor otak yang diidap selama 2 Tahun. , ini teridentifikasi sejak duduk kelas 2 Sekolah Dasar.
Berbagai proses pengobatan telah dijalani oleh Dina sapaan akrabnya diawali dengan Operasi pertama d awal bros pasang pipisan selang untuk pengeluaran cairan di kepala, ini dilakukan pada bulan Maret 2016, selanjutnya dilakukan operasi lagi di Rumah Sakit Eka Hospita tanggal 22 bulan September 2016, inilah operasi besar dengan biaya sendiri Rp. 122 Juta, dan diabantu melalui dana BPJS sebesar Rp. 20 juta, kemudian di rujuk ke Medan untuk dilakukan sinar, dan sampai saat ini Dina Miftahul Fazila terus melakukan chec rutin dalam pemeriksaan dan berobat†Kata Ibu dari Miftahul Fazila.
Dengan adanya Yayasan ini ia mengatakan sangat terbantu, terutama dalam proses pengobatana dan perawatan dengan memanfaatkan rumah singgah pada YKAKI Riau, teakhir ia berharap akan kepedulian dan bantuan terutama dukungan moril sehingga dapat meringankan beban dan biaya yang sangat besar dalam menangani penyakit ini.
Pada kesempatan tersebut berbagi ajang menghibur dilakukan oleh YKAKI Provinsi Riau diantaranya, pemberian bingkisan, mendengarkan dongeng Nasional Agus DS, dan hiburan dari penyanyi cilik Syakiraf, kegiatan ini memberikan hiburan bagi anak penderita kanker.(afni)
Dina Miftahul Fazila yang berasal dari Kecamatan Tapung Hilir Kabupaten Kampar lahir 11 Desember 2007 tersebut merupakan anak ke 7 dari 8 bersaudara, ia menderita tumor otak yang diidap selama 2 Tahun. , ini teridentifikasi sejak duduk kelas 2 Sekolah Dasar.
Berbagai proses pengobatan telah dijalani oleh Dina sapaan akrabnya diawali dengan Operasi pertama d awal bros pasang pipisan selang untuk pengeluaran cairan di kepala, ini dilakukan pada bulan Maret 2016, selanjutnya dilakukan operasi lagi di Rumah Sakit Eka Hospita tanggal 22 bulan September 2016, inilah operasi besar dengan biaya sendiri Rp. 122 Juta, dan diabantu melalui dana BPJS sebesar Rp. 20 juta, kemudian di rujuk ke Medan untuk dilakukan sinar, dan sampai saat ini Dina Miftahul Fazila terus melakukan chec rutin dalam pemeriksaan dan berobat†Kata Ibu dari Miftahul Fazila.
Dengan adanya Yayasan ini ia mengatakan sangat terbantu, terutama dalam proses pengobatana dan perawatan dengan memanfaatkan rumah singgah pada YKAKI Riau, teakhir ia berharap akan kepedulian dan bantuan terutama dukungan moril sehingga dapat meringankan beban dan biaya yang sangat besar dalam menangani penyakit ini.
Pada kesempatan tersebut berbagi ajang menghibur dilakukan oleh YKAKI Provinsi Riau diantaranya, pemberian bingkisan, mendengarkan dongeng Nasional Agus DS, dan hiburan dari penyanyi cilik Syakiraf, kegiatan ini memberikan hiburan bagi anak penderita kanker.(afni)
Berita Lainnya
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Bukan Lagi Kota Transit, Pekanbaru Jaring 836.000 Wisatawan di Awal 2026
Sambut HUT ke-242 Kota Pekanbaru, Walikota Minta Pengusaha Mal Gelar Diskon dan Bazar
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Bukan Lagi Kota Transit, Pekanbaru Jaring 836.000 Wisatawan di Awal 2026
Sambut HUT ke-242 Kota Pekanbaru, Walikota Minta Pengusaha Mal Gelar Diskon dan Bazar