PILIHAN
Tak Lolos Verifikasi Faktual, Misliadi: PKB Bengkalis Tetap Ikut Pileg 2019
BENGKALIS, Riauin.com - Meski dinyatakan tidak lulus verifikasi faktual oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bengkalis, Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bengkalis, Misliadi menegaskan partai yang dipimpinnya tetap ikut Pemilu Legislatif tahun 2019.
Menurutnya, lulus tidaknya verifikasi faktual tidak berpengaruh terhadap PKB Bengkalis untuk ikut serta pada pesta demokrasi akbar tahun depan.
''Kita tetap ikut Pemilu. Ikut tidaknya verifikasi faktual atau lulus tidaknya verifikasi faktual tidak berpengaruh sama sekali terhadap keikutsertaan PKB Bengkalis pada Pemilu 2019. Karena memang, kita dari awal tidak ikut verifikasi faktual itu," tegas Misliadi, Jumat malam (2/2/2018).
Diterangkan Mis, begitu akrab pria ini disapa, berdasarkan peraturan tiap partai politik harus memenuhi syarat 75 persen di tingkat kabupaten/kota.
"Tidak harus 100 persen (lolos verifikasi). Secara nasional dan Provinsi Riau, PKB sudah dinyatakan lulus, jadi kalau kita tidak ikut tidak jadi masalah," ujarnya lagi.
Sebelumnya, KPU Kabupaten Bengkalis merilis sejumlah parpol dinyatakan lulus verifikasi faktual. Sejumlah Parpol yang diversifikasi sejak 30 Januari hingga 1 Februari 2018, seluruhnya dinyatakan lulus. Namun, satu parpol dinyatakan tidak lulus verifikasi di Kabupaten Bengkalis.
“Parpol yang dimaksud adalah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Karena Parpol ini memang tidak memenuhi syarat minimal administrasi di Kabupaten Bengkalis,'' terang Defitri Akbar.(int/nol)
sumber: goriau
Menurutnya, lulus tidaknya verifikasi faktual tidak berpengaruh terhadap PKB Bengkalis untuk ikut serta pada pesta demokrasi akbar tahun depan.
''Kita tetap ikut Pemilu. Ikut tidaknya verifikasi faktual atau lulus tidaknya verifikasi faktual tidak berpengaruh sama sekali terhadap keikutsertaan PKB Bengkalis pada Pemilu 2019. Karena memang, kita dari awal tidak ikut verifikasi faktual itu," tegas Misliadi, Jumat malam (2/2/2018).
Diterangkan Mis, begitu akrab pria ini disapa, berdasarkan peraturan tiap partai politik harus memenuhi syarat 75 persen di tingkat kabupaten/kota.
"Tidak harus 100 persen (lolos verifikasi). Secara nasional dan Provinsi Riau, PKB sudah dinyatakan lulus, jadi kalau kita tidak ikut tidak jadi masalah," ujarnya lagi.
Sebelumnya, KPU Kabupaten Bengkalis merilis sejumlah parpol dinyatakan lulus verifikasi faktual. Sejumlah Parpol yang diversifikasi sejak 30 Januari hingga 1 Februari 2018, seluruhnya dinyatakan lulus. Namun, satu parpol dinyatakan tidak lulus verifikasi di Kabupaten Bengkalis.
“Parpol yang dimaksud adalah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Karena Parpol ini memang tidak memenuhi syarat minimal administrasi di Kabupaten Bengkalis,'' terang Defitri Akbar.(int/nol)
sumber: goriau
Berita Lainnya
Dua Pekerja Tewas Akibat Serangan Harimau, BBKSDA Riau Desak Perusahaan Benahi Sistem Pengamanan
Bimtek Demokrat di Pacitan, HM Sumardany Tekankan Pentingnya Komitmen Kader Perjuangkan Program Pro Rakyat
Absen Paripurna, Ketua DPRD Kuansing Juprizal Diperiksa KPK di Pekanbaru
Wabup Mukhlisin Jadi Plt Bupati Kuansing, Warga Ingatkan Filosofi 'Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti'
Kasus Jual Beli Jabatan Sekda Kuansing Terbongkar, KPK Diminta Usut Posisi Kepala Dinas
Konsisten Cetak Juara, YAME Taekwondo Kembali Harumkan Nama Riau di Level Nasional
Dua Pekerja Tewas Akibat Serangan Harimau, BBKSDA Riau Desak Perusahaan Benahi Sistem Pengamanan
Bimtek Demokrat di Pacitan, HM Sumardany Tekankan Pentingnya Komitmen Kader Perjuangkan Program Pro Rakyat
Absen Paripurna, Ketua DPRD Kuansing Juprizal Diperiksa KPK di Pekanbaru
Wabup Mukhlisin Jadi Plt Bupati Kuansing, Warga Ingatkan Filosofi 'Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti'
Kasus Jual Beli Jabatan Sekda Kuansing Terbongkar, KPK Diminta Usut Posisi Kepala Dinas
Konsisten Cetak Juara, YAME Taekwondo Kembali Harumkan Nama Riau di Level Nasional