PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
Ibu Kandung Ungkapkan Pembakar Istana Siak Kurang Waras
SIAK, Riauin.com - Ibu kandung tersangka Faisal, pelaku pembakaran Istana Siak, Tengku Sarifah Nadira mengatakan bahwa anaknya kurang waras dan masih dalam pengobatan di Rumah Sakit Jiwa Pekanbaru.
"Saya tidak tahu, kalau anak saya yang membakar Istana, saya baru tahu setelah ditelpon dari Pekanbaru. Dan katanya anak saya dibawa ke Polres Siak. Kemarin saya baru diundang dari Pemda untuk rapat kekeluargaan sultan. Makanya saya kemari, dan kebetulan anak saya yang perempuan juga sakit, dirawat di RSUD Siak. Tapi saya dapat kabar hal ini, makanya saya langsung datang kemari," paparnya.
Ia mengatakan, bahwa dirinya sama sekali tidak mengatahui kalau Faisal itu datang ke Siak, dan dia yang membakar Istana.
"Saya tidak tahu kalau dia datang ke Siak, dan membakar Istana. Dia setiap hari harus minum obat dari dokter, dan dia juga ada kartu kuning," ungkapnya.
Tanpa Perlawanan
Sementara itu, Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo kepada halloriau.com, Rabu (10/1/2018) sore melalui telpon genggamnya mengatakan dari hasil penyelidikan sementara, pelaku membakar Istana Siak lantaran adanya bisikan dari almarhumah neneknya. Pesan ini langsung ditanggapinya dengan mengeksekusi.
"Ia mengakui telah melakukan pembakaran karena alasan adanya pesan dari almarhumah neneknya agar membakar Istana Siak," tegas Guntur.
Kasus ini masih dilakukan pendalaman untuk memastikan pengakuan dari pelaku ini. Ditambahkannya, saat ditangkap tidak melakukan tindakan perlawanan terhadap petugas.
"Pelaku ini koorporatif kok, kita amankan dirumahnya, tidak ada perlawanan saat ditangkap di Pekanbaru. Kita akan dalami kembali kasus ini," tutup Guntur di ujung telponnya.(int/nol)
sumber: halloriau
"Saya tidak tahu, kalau anak saya yang membakar Istana, saya baru tahu setelah ditelpon dari Pekanbaru. Dan katanya anak saya dibawa ke Polres Siak. Kemarin saya baru diundang dari Pemda untuk rapat kekeluargaan sultan. Makanya saya kemari, dan kebetulan anak saya yang perempuan juga sakit, dirawat di RSUD Siak. Tapi saya dapat kabar hal ini, makanya saya langsung datang kemari," paparnya.
Ia mengatakan, bahwa dirinya sama sekali tidak mengatahui kalau Faisal itu datang ke Siak, dan dia yang membakar Istana.
"Saya tidak tahu kalau dia datang ke Siak, dan membakar Istana. Dia setiap hari harus minum obat dari dokter, dan dia juga ada kartu kuning," ungkapnya.
Tanpa Perlawanan
Sementara itu, Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo kepada halloriau.com, Rabu (10/1/2018) sore melalui telpon genggamnya mengatakan dari hasil penyelidikan sementara, pelaku membakar Istana Siak lantaran adanya bisikan dari almarhumah neneknya. Pesan ini langsung ditanggapinya dengan mengeksekusi.
"Ia mengakui telah melakukan pembakaran karena alasan adanya pesan dari almarhumah neneknya agar membakar Istana Siak," tegas Guntur.
Kasus ini masih dilakukan pendalaman untuk memastikan pengakuan dari pelaku ini. Ditambahkannya, saat ditangkap tidak melakukan tindakan perlawanan terhadap petugas.
"Pelaku ini koorporatif kok, kita amankan dirumahnya, tidak ada perlawanan saat ditangkap di Pekanbaru. Kita akan dalami kembali kasus ini," tutup Guntur di ujung telponnya.(int/nol)
sumber: halloriau
Berita Lainnya
Polresta Pekanbaru Tangkap Juru Parkir yang Aniaya Istri Siri di RTH Tunjuk Ajar
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU
Polres Rohil Cokok Otak Pembakaran Perahu dan Jaring Ikan di Tanjung Balai
Polisi Tangkap Empat Pembakar Lahan dan Kawasan Hutan di Siak
Usut Izin Hutan Kuansing, KPK Dalami Aliran Uang Koperasi ke Kemenhut
Polresta Pekanbaru Tangkap Juru Parkir yang Aniaya Istri Siri di RTH Tunjuk Ajar
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU
Polres Rohil Cokok Otak Pembakaran Perahu dan Jaring Ikan di Tanjung Balai
Polisi Tangkap Empat Pembakar Lahan dan Kawasan Hutan di Siak
Usut Izin Hutan Kuansing, KPK Dalami Aliran Uang Koperasi ke Kemenhut