PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
Polda Riau Tahan Seorang Bos Travel Umrah Karena Diduga Menipu
ilustrasi
Pekanbaru, Riauin.Com - Polda Riau menahan bos travel umrah PT PWT. Diduga, agen travel ini telah menipu korbannya sekitar 800 orang. Kantor travel itu juga disegel aparat.
Demikian disampaikan, Dir Reskrimum Polda Riau, Kombes Hadi Poerwanto dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (4/1/2010). Hadi menyebutkan, timnya sekitar pukul 10.00 WIB, pihaknya melakukan pengeledahan kantor PT PWT travel umrah di Jl Panda, Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru.
"Kita melakukan penggeledahan ke kantor tersebut untuk mencari berkas-berkas dan dokumen terkait dugaan penipuan calon jemaah umrah," kata Hadi.
Menurut Hadi, pihak travel ini melakukan penipuan sekitar 800 calon jemaah umrah yang tidak jadi berangkat ke tanah suci Makkah.
"Dari 800 orang itu, ada 156 orang yang membuat laporan ke Polda Riau. Atas laporan pada September 2017 lalu langsung kita tindak lanjuti," kata Hadi.
Usai melakukan penggeledahan, katanya, pihaknya juga menyegel kantor tersebut. Di kantor itu sudah ada tiga bulan tidak ada lagi aktivitas. "Kita langsung segel usai penggeledahan," kata Hadi.
Masih menurut Hadi, bos travel inisial MYJ sudah ditetapkan tersangka dalam kasus penipuan ini. "Sudah kita tahan langsung pemilik travelnya," tegas Hadi.
Kasus penipuan ini dilaporkan para korbannya sejak September lalu. Para calon jemaah umrah ini ada yang melaporkan sudah melunasi biaya namun tidak kunjung diberangkatkan. Lamanya menunggu bervariasi ada yang satu tahun ada yang dua tahun lamanya. (amy)
sumber: detik.com
Demikian disampaikan, Dir Reskrimum Polda Riau, Kombes Hadi Poerwanto dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (4/1/2010). Hadi menyebutkan, timnya sekitar pukul 10.00 WIB, pihaknya melakukan pengeledahan kantor PT PWT travel umrah di Jl Panda, Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru.
"Kita melakukan penggeledahan ke kantor tersebut untuk mencari berkas-berkas dan dokumen terkait dugaan penipuan calon jemaah umrah," kata Hadi.
Menurut Hadi, pihak travel ini melakukan penipuan sekitar 800 calon jemaah umrah yang tidak jadi berangkat ke tanah suci Makkah.
"Dari 800 orang itu, ada 156 orang yang membuat laporan ke Polda Riau. Atas laporan pada September 2017 lalu langsung kita tindak lanjuti," kata Hadi.
Usai melakukan penggeledahan, katanya, pihaknya juga menyegel kantor tersebut. Di kantor itu sudah ada tiga bulan tidak ada lagi aktivitas. "Kita langsung segel usai penggeledahan," kata Hadi.
Masih menurut Hadi, bos travel inisial MYJ sudah ditetapkan tersangka dalam kasus penipuan ini. "Sudah kita tahan langsung pemilik travelnya," tegas Hadi.
Kasus penipuan ini dilaporkan para korbannya sejak September lalu. Para calon jemaah umrah ini ada yang melaporkan sudah melunasi biaya namun tidak kunjung diberangkatkan. Lamanya menunggu bervariasi ada yang satu tahun ada yang dua tahun lamanya. (amy)
sumber: detik.com
Berita Lainnya
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU
Polres Rohil Cokok Otak Pembakaran Perahu dan Jaring Ikan di Tanjung Balai
Polisi Tangkap Empat Pembakar Lahan dan Kawasan Hutan di Siak
Usut Izin Hutan Kuansing, KPK Dalami Aliran Uang Koperasi ke Kemenhut
Polres Rohul Tangkap Penggarap Kawasan Hutan Terkait Karhutla Empat Hektar
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU
Polres Rohil Cokok Otak Pembakaran Perahu dan Jaring Ikan di Tanjung Balai
Polisi Tangkap Empat Pembakar Lahan dan Kawasan Hutan di Siak
Usut Izin Hutan Kuansing, KPK Dalami Aliran Uang Koperasi ke Kemenhut
Polres Rohul Tangkap Penggarap Kawasan Hutan Terkait Karhutla Empat Hektar