Cegah Banjir Tahunan, Jalintim Pelalawan KM 76 Ditinggikan
RIAUIN.COM - Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Riau mulai melakukan peninggian badan jalan dan pemasangan gorong-gorong di Jalan Lintas Timur KM 76, Kabupaten Pelalawan. Proyek ini menjadi langkah strategis Kementerian Pekerjaan Umum untuk memutus mata rantai banjir tahunan yang kerap melumpuhkan urat nadi transportasi di wilayah tersebut saat musim hujan.
Kepala BPJN Riau Yohanis Tulak Todingrara menjelaskan bahwa intervensi teknis di titik tersebut sangat mendesak. Kondisi eksisting jalan yang rendah membuatnya rentan terendam air, sehingga peninggian elevasi jalan dianggap sebagai solusi jangka panjang agar akses logistik di lintas provinsi tidak terganggu.
"Pekerjaan saat ini difokuskan pada dua aspek, yakni peninggian badan jalan dan penguatan sistem drainase melalui pemasangan gorong-gorong," ujar Yohanis Tulak Todingrara saat dikonfirmasi, Jumat (17/4/2026).
Rekayasa Arus dan Pengalihan Kendaraan Berat
Guna memastikan kelancaran proyek di tengah padatnya arus kendaraan, Satuan Lalu Lintas Polres Pelalawan telah mengaktifkan skema buka-tutup satu arah. Kebijakan ini sudah berjalan dalam dua pekan terakhir dengan pengawasan ketat dari belasan personel di lapangan untuk mencegah terjadinya kemacetan total.
Kasat Lantas Polres Pelalawan AKP Tatit Rizkyan Hanafi menyatakan bahwa koordinasi lintas sektor antara pemerintah daerah dan kepolisian telah dilakukan secara intensif. Menurutnya, pengaturan arus dilakukan secara bergantian bagi kendaraan dari arah Sorek maupun dari arah Pangkalan Kerinci.
"Kami menempatkan petugas di lokasi secara stasioner agar pengerjaan jalan tidak terhambat dan pengguna jalan tetap bisa melintas meskipun harus mengantre," kata AKP Tatit Rizkyan Hanafi.
Khusus untuk kendaraan berat dengan konfigurasi roda enam atau lebih, kepolisian telah menetapkan jalur pengalihan khusus guna mengurangi beban di titik pengerjaan KM 76:
Rute Pengalihan: Kendaraan dari arah Sorek menuju Pekanbaru diarahkan masuk melalui Jalan Lingkar Timur Pangkalan Kerinci.
Titik Keluar: Arus diarahkan menuju Simpang Empat Lampu Merah RAPP, kemudian belok kanan ke arah Rumah Sakit Efarina, dan berlanjut ke Pos Lantas Simpang Perak sebelum kembali ke jalur utama menuju Pekanbaru.
Pihak kepolisian juga memberikan peringatan keras kepada para pengemudi untuk tetap berada di lajur antrean dan tidak mencoba melakukan aksi serobot atau memotong jalur. Tindakan tidak disiplin di area pengerjaan jalan dinilai berisiko tinggi memicu kemacetan yang lebih parah hingga potensi kecelakaan lalu lintas. (Bil)
Berita Lainnya
Petani Riau Terima 80 Ton Pupuk Batu Bara dari Polri untuk Genjot Ketahanan Pangan
Plt Gubri Minta Evaluasi Keselamatan Perairan Riau Pasca Tragedi Pompong Tanjung Buton
Nasib Fasilitas Publik Riau Tersandera Status Hutan, DPRD Desak Pemutihan 2,2 Juta Hektare
Polda Riau Tuntaskan Pembangunan 110 Jembatan, Akses Antar Desa di Pelosok Terhubung
Pencarian Dua Korban Kapal Karam di Siak Diperluas setelah Satu Jasad Ditemukan
Cuaca Ekstrem Intai Riau Siang Ini, BMKG Deteksi 8 Titik Panas
Petani Riau Terima 80 Ton Pupuk Batu Bara dari Polri untuk Genjot Ketahanan Pangan
Plt Gubri Minta Evaluasi Keselamatan Perairan Riau Pasca Tragedi Pompong Tanjung Buton
Nasib Fasilitas Publik Riau Tersandera Status Hutan, DPRD Desak Pemutihan 2,2 Juta Hektare
Polda Riau Tuntaskan Pembangunan 110 Jembatan, Akses Antar Desa di Pelosok Terhubung
Pencarian Dua Korban Kapal Karam di Siak Diperluas setelah Satu Jasad Ditemukan
Cuaca Ekstrem Intai Riau Siang Ini, BMKG Deteksi 8 Titik Panas