Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
Walikota Pekanbaru Ungkap Duka Mendalam atas Tragedi Anak Tenggelam di Lubang Galian
RIAUIN.COM – Walikota Pekanbaru Agung Nugroho menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada keluarga dua anak bersaudara yang meninggal dunia akibat tenggelam di lubang bekas galian tanah liat di Kecamatan Tenayan Raya, Senin (8/9/2025).
“Kami sangat berduka atas musibah ini. Anak-anak yang menjadi korban adalah murid kelas 3 dan kelas 1 sekolah dasar. Kehadiran kami di sini untuk menyampaikan belasungkawa, memberikan bantuan, serta memberi semangat bagi keluarga yang ditinggalkan,” ujar Agung saat mengunjungi rumah duka di kawasan Jalan Badak, Rabu (10/9/2025).
Kedua korban merupakan anak dari keluarga keturunan Nias yang telah lama tinggal dan bekerja di Pekanbaru. Komunitas ini dikenal sebagai pengrajin batu bata. Peristiwa tragis tersebut terjadi akibat lubang bekas galian tanah liat yang dibiarkan terbuka dan tergenang air serta lumpur dalam.
“Ini menjadi catatan penting bagi kami untuk segera menata regulasi yang lebih baik, agar kejadian serupa tidak terjadi kembali,” tegas Agung.
Ia menambahkan, musibah ini tidak serta-merta akan menghentikan kegiatan produksi batu bata oleh warga. Menurutnya, keputusan mengenai kelanjutan usaha akan dibahas bersama organisasi perangkat daerah (OPD) dan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda).
Perwakilan keluarga korban turut menceritakan kronologi kejadian kepada wali kota. Pada Senin (8/9/2025), kedua anak tersebut meninggalkan rumah dan tidak kembali hingga malam hari. Keluarga sempat mengira mereka menjadi korban penculikan dan melapor ke Polsek Tenayan Raya.
Keesokan paginya, seorang mandor tobong bata menemukan benda yang menyerupai boneka di dalam lubang bekas galian. Setelah diperiksa, ternyata itu adalah jasad anak pertama yang duduk di bangku kelas 3 SD. Tak lama kemudian, jasad sang adik yang masih duduk di kelas 1 SD juga ditemukan di lokasi yang sama.
“Keduanya adalah anak keempat dan kelima dari enam bersaudara. Jenazah mereka akan kami makamkan siang ini,” ujar perwakilan keluarga kepada wali kota. (Nab)
Berita Lainnya
Penerbangan Pagi SSK II Pekanbaru Lancar, Pengelola Minta Penumpang Tetap Cek Jadwal
Pemko Pekanbaru Siagakan 21 Puskesmas Jadi Posko Kesehatan Kabut Asap
Belajar Jarak Jauh Diterapkan di Pekanbaru, MBG Tetap Berjalan
Erupsi Anak Krakatau Lumpuhkan Penerbangan Rute Jakarta dari Bandara Pekanbaru
Kabut Asap Masih Menyelimuti Pekanbaru, PM2.5 Tunjukkan Kualitas Udara Tidak Sehat
Imbas Kabut Asap, Sekolah di Pekanbaru Terapkan Belajar Jarak Jauh
Penerbangan Pagi SSK II Pekanbaru Lancar, Pengelola Minta Penumpang Tetap Cek Jadwal
Pemko Pekanbaru Siagakan 21 Puskesmas Jadi Posko Kesehatan Kabut Asap
Belajar Jarak Jauh Diterapkan di Pekanbaru, MBG Tetap Berjalan
Erupsi Anak Krakatau Lumpuhkan Penerbangan Rute Jakarta dari Bandara Pekanbaru
Kabut Asap Masih Menyelimuti Pekanbaru, PM2.5 Tunjukkan Kualitas Udara Tidak Sehat
Imbas Kabut Asap, Sekolah di Pekanbaru Terapkan Belajar Jarak Jauh