Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
BBKSDA Riau Tangkap Harimau Sumatera, Sampel DNA Diselidiki Terkait Dugaan Serangan
RIAUIN.COM – Setelah serangkaian upaya mitigasi konflik satwa dengan manusia, seekor harimau sumatera remaja akhirnya berhasil ditangkap di wilayah konsesi akasia, Kabupaten Pelalawan, Riau. Penangkapan terjadi pada Senin (11/8/2025) lewat pemasangan perangkap oleh tim dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau.
Menurut Kepala BBKSDA Riau, Supartono, harimau tersebut sebelumnya tertangkap kamera pengintai yang dipasang pasca laporan adanya serangan terhadap salah satu pekerja. Berdasarkan hasil pemantauan itu, tim langsung menempatkan perangkap berumpan kambing di area sekitar.
“Begitu kami mendapatkan bukti visual dari kamera trap, tim segera menindaklanjuti dengan pemasangan perangkap. Pada 11 Agustus sekitar pukul 16.00 WIB, harimau tersebut akhirnya masuk ke dalam box trap,” jelas Supartono saat diwawancarai, Selasa (12/8).
Harimau jantan itu diperkirakan berusia sekitar lima tahun. Setelah ditangkap, tim langsung melakukan pemeriksaan awal dengan mengambil sampel darah, feses, dan air liur. Sampel tersebut dikirim ke laboratorium di Dharmasraya, Sumatera Barat, untuk diteliti lebih lanjut.
“Tujuan pengujian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya jejak DNA manusia, yang dapat menguatkan dugaan keterlibatan satwa ini dalam insiden yang menyebabkan korban luka serius dan kemudian meninggal dunia,” terangnya.
Korban diketahui adalah pekerja perusahaan dan mengalami luka cukup parah akibat cakaran serta patah tulang di lengan kiri sebelum akhirnya meninggal. Sambil menunggu hasil laboratorium, harimau saat ini diamankan di pusat penyelamatan satwa di Sumatera Barat.
Supartono menambahkan, BBKSDA Riau juga telah menjalin koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga rehabilitasi harimau sumatera, guna menentukan langkah lanjutan setelah hasil pemeriksaan keluar.
“Jika sudah jelas hasilnya, kami akan menyiapkan proses pelepasliaran di lokasi yang dinilai aman,” pungkasnya. (Nab
Berita Lainnya
Inhu Dominasi 44 Titik Panas di Riau, BMKG Imbau Waspada
Hujan Merata Padamkan Karhutla di Inhu dan Siak, Titik Api Baru Muncul di Bengkalis
Bara Gambut Pelalawan Disiram X Fire, Polda Riau Cari Metode Efektif Tangani Karhutla
Tekan Pengangguran Tembus 140 Ribu Orang, Disnakertrans Riau Fasilitasi Wawancara Kerja Langsung
Titik Panas di Riau Turun Tajam, BMKG Minta Warga Tetap Waspada Karhutla
Prakiraan Cuaca Riau, Hujan Diprediksi Merata dari Pagi hingga Dini Hari
Inhu Dominasi 44 Titik Panas di Riau, BMKG Imbau Waspada
Hujan Merata Padamkan Karhutla di Inhu dan Siak, Titik Api Baru Muncul di Bengkalis
Bara Gambut Pelalawan Disiram X Fire, Polda Riau Cari Metode Efektif Tangani Karhutla
Tekan Pengangguran Tembus 140 Ribu Orang, Disnakertrans Riau Fasilitasi Wawancara Kerja Langsung
Titik Panas di Riau Turun Tajam, BMKG Minta Warga Tetap Waspada Karhutla
Prakiraan Cuaca Riau, Hujan Diprediksi Merata dari Pagi hingga Dini Hari