Rohil Masih Jadi Daerah Terparah Kebakaran Lahan di Pesisir Riau
RIAUIN.COM – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terus terjadi di beberapa wilayah Provinsi Riau. Hingga Senin (11/8/2025), tercatat tiga daerah masih mengalami karhutla aktif, dengan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) menjadi lokasi dengan jumlah titik api paling banyak.
Tim gabungan yang terdiri dari Manggala Agni, Satgas Karhutla, BPBD, TNI, dan Polri terus melakukan upaya pemadaman di enam lokasi berbeda. Empat titik kebakaran berada di wilayah Rohil, tepatnya di Kepenghuluan Bagan Sempurna, Bangko Sempurna, Teluk Nilap, dan Simpang Kanan. Sementara dua titik lainnya terpantau di luar Rohil, yakni di Kelurahan Mundam, Kota Dumai, serta Desa Pekan Tua, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).
Koordinator Manggala Agni Daerah Operasi Riau, Edwin Putra, menyampaikan bahwa kondisi cuaca memperburuk situasi. “Suhu panas yang disertai angin kencang menyebabkan api cepat menjalar, khususnya di lahan gambut. Saat ini, titik terbanyak memang masih berada di Rohil. Kami terus lakukan pemadaman lewat jalur darat dan udara,” ujar Edwin, dikutip dari Tribun Pekanbaru.
Pemerintah Provinsi Riau sendiri telah menetapkan status Tanggap Darurat Karhutla sejak 22 Juli 2025. Status ini semula dijadwalkan berakhir pada 4 Agustus, namun karena kebakaran belum sepenuhnya terkendali, status darurat diperpanjang selama dua minggu, terhitung mulai 5 Agustus 2025.
Kepala BPBD Riau, Edy Afrizal, menjelaskan bahwa keputusan ini diambil berdasarkan data lapangan yang menunjukkan masih adanya titik-titik api di sejumlah kabupaten, termasuk Kampar, Pelalawan, Kepulauan Meranti, Siak, dan terutama Rokan Hilir.
“Beberapa wilayah memang sempat diguyur hujan, tapi curahnya belum cukup untuk memadamkan api secara menyeluruh, apalagi di kawasan gambut yang sangat rentan terbakar,” jelas Edy.
Dengan perpanjangan masa tanggap darurat ini, seluruh instansi diminta untuk tetap siaga penuh dan mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia, baik untuk pemadaman darat maupun melalui water bombing. Masyarakat juga diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, mengingat cuaca kering yang masih berisiko tinggi. (*)
Berita Lainnya
Gandeng Budayawan Riau, Flyover Simpang Panam Dirancang Jadi Ikon Baru Pekanbaru
Kepercayaan Publik Naik, Indeks Anti-Korupsi Layanan Pajak di Riau Tembus 96,91
Lahan Target Tuntas Akhir 2026, Pembangunan Fisik Flyover Simpang Panam Dimulai 2027
Penataan Kawasan Olahraga, Satpol PP Pekanbaru Tertibkan Bangunan Liar Pedagang di Stadion Utama
Pemerintah Provinsi Riau Hapus Denda Pajak Kendaraan Selama Agustus 2026
Harga TBS Swadaya di Riau Naik Lagi, Dipicu Penguatan Pasar CPO
Gandeng Budayawan Riau, Flyover Simpang Panam Dirancang Jadi Ikon Baru Pekanbaru
Kepercayaan Publik Naik, Indeks Anti-Korupsi Layanan Pajak di Riau Tembus 96,91
Lahan Target Tuntas Akhir 2026, Pembangunan Fisik Flyover Simpang Panam Dimulai 2027
Penataan Kawasan Olahraga, Satpol PP Pekanbaru Tertibkan Bangunan Liar Pedagang di Stadion Utama
Pemerintah Provinsi Riau Hapus Denda Pajak Kendaraan Selama Agustus 2026
Harga TBS Swadaya di Riau Naik Lagi, Dipicu Penguatan Pasar CPO