Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
Gubri Bahas Reformasi Birokrasi dan Arsip Melayu bersama Wamen PANRB dan Kepala ANRI
RIAUIN.COM – Gubernur Riau, Abdul Wahid, menerima kunjungan dari Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Wamen PANRB) Purwadi Arianto dan Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Mego Pinandito. Pertemuan berlangsung pada Rabu malam (6/8/2025) di Kediaman Gubernur, Kota Pekanbaru.
Pertemuan berlangsung dalam suasana santai namun penuh substansi. Beragam isu strategis di bidang tata kelola pemerintahan dan pengembangan arsip daerah menjadi topik utama diskusi antara Gubernur dan tamu dari pemerintah pusat.
“Alhamdulillah malam ini kami berdiskusi banyak hal bersama Wamen PANRB dan Kepala ANRI,” ujar Gubri.
Abdul Wahid menjelaskan, bersama Wamen PANRB, mereka membahas langkah-langkah dalam memperkuat reformasi birokrasi di Provinsi Riau. Fokusnya antara lain pada tata kelola yang lebih baik, pemberdayaan aparatur, dan hambatan yang masih dihadapi di lapangan.
“Kita berdiskusi mengenai reformasi birokrasi, termasuk penempatan SDM, pemberdayaan pegawai, serta kendala-kendala yang kita hadapi. Banyak masukan berharga dari Pak Wamen yang akan kita tindak lanjuti,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menciptakan birokrasi yang efisien dan responsif. Wamen PANRB dijadwalkan melanjutkan agenda kerjanya di Riau pada hari berikutnya.
Selain reformasi birokrasi, pertemuan ini juga membahas pengembangan infrastruktur kearsipan. Kepala ANRI, Mego Pinandito, menurut Gubernur, tengah menyiapkan alokasi anggaran untuk membangun Gedung Arsip Melayu di Riau.
“Kami juga berdiskusi soal pembangunan fasilitas arsip Melayu. Saya menyarankan agar ini terintegrasi dengan konsep museum, sehingga menjadi ruang publik yang edukatif dan modern,” ungkap Gubernur.
Ia berharap fasilitas tersebut memiliki ruang digital yang dirancang dengan baik, mencerminkan budaya Melayu dalam balutan teknologi yang mutakhir.
“Harapan saya, akan ada ruang digital yang tertata, menampilkan budaya Melayu dalam format yang kekinian,” tambahnya.
Lokasi pembangunan direncanakan di Jalan Adi Sucipto, Kota Pekanbaru, dan Gubernur memastikan bahwa proses konstruksi dimulai pada tahun 2025 ini.
“Pembangunannya akan dimulai tahun ini, lokasinya sudah ditetapkan di Jalan Adi Sucipto,” tutupnya. (Nab)
Berita Lainnya
Inhu Dominasi 44 Titik Panas di Riau, BMKG Imbau Waspada
Hujan Merata Padamkan Karhutla di Inhu dan Siak, Titik Api Baru Muncul di Bengkalis
Bara Gambut Pelalawan Disiram X Fire, Polda Riau Cari Metode Efektif Tangani Karhutla
Tekan Pengangguran Tembus 140 Ribu Orang, Disnakertrans Riau Fasilitasi Wawancara Kerja Langsung
Titik Panas di Riau Turun Tajam, BMKG Minta Warga Tetap Waspada Karhutla
Prakiraan Cuaca Riau, Hujan Diprediksi Merata dari Pagi hingga Dini Hari
Inhu Dominasi 44 Titik Panas di Riau, BMKG Imbau Waspada
Hujan Merata Padamkan Karhutla di Inhu dan Siak, Titik Api Baru Muncul di Bengkalis
Bara Gambut Pelalawan Disiram X Fire, Polda Riau Cari Metode Efektif Tangani Karhutla
Tekan Pengangguran Tembus 140 Ribu Orang, Disnakertrans Riau Fasilitasi Wawancara Kerja Langsung
Titik Panas di Riau Turun Tajam, BMKG Minta Warga Tetap Waspada Karhutla
Prakiraan Cuaca Riau, Hujan Diprediksi Merata dari Pagi hingga Dini Hari