Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
Walikota Pekanbaru Tinjau Langsung Program Pemeriksaan Kesehatan di SMAN 2
RIAUIN.COM – Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho, meninjau pelaksanaan program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di SMA Negeri 2 Pekanbaru pada Senin (4/8/2025), sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran Gubernur Riau Nomor: 3289/400.13.42.1/DINKES.2/2025 yang diterbitkan pada Juli 2025.
“Kami ingin memastikan program PKG ini benar-benar berjalan baik di sekolah-sekolah. Alhamdulillah, hari ini kita lihat langsung di SMAN 2, antusiasme siswa sangat luar biasa,” ujar Agung Nugroho.
Menurutnya, pemeriksaan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Pekanbaru dalam meningkatkan kualitas kesehatan pelajar di semua jenjang pendidikan.
“Mulai dari SD sampai SMA, seluruh siswa diperiksa kesehatannya, dari kebugaran jasmani, pemeriksaan mata, telinga, hingga kadar hemoglobin. Ini adalah bagian dari program nasional yang juga diusung oleh Presiden Prabowo,” lanjutnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan program ini merupakan langkah strategis untuk mendukung Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), terutama di bidang kesehatan.
“Target kita tiga hari ke depan pemeriksaan selesai, karena ada sekitar 1.000 siswa yang akan diperiksa. Hasilnya nanti kita rangkum agar bisa diambil kebijakan yang tepat,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, drg Sri Sadono Mulyanto, menyatakan bahwa kegiatan ini tidak sebatas skrining kesehatan. Jika ditemukan indikasi medis yang memerlukan penanganan lebih lanjut, siswa akan dirujuk ke fasilitas kesehatan terdekat.
"Kalau ada kondisi yang memerlukan pemeriksaan lanjutan, kita arahkan ke Puskesmas," ujarnya.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan langsung di sekolah oleh tim dari Petugas Penyuluh Kesehatan Masyarakat (PKM) dengan keterlibatan aktif dari para guru.
"Dengan adanya pemeriksaan ini, kita harapkan potensi masalah kesehatan siswa bisa terdeteksi lebih dini. Sering kali, anak mengalami gangguan penglihatan atau masalah kesehatan lain yang tidak mereka ungkapkan," ucapnya.
Sebagai informasi, PKG merupakan program nasional dari Kementerian Kesehatan RI yang menyasar Anak Usia Sekolah dan Remaja dalam rangka tahun ajaran baru 2025.
Jenis pemeriksaan bervariasi sesuai jenjang pendidikan. Di tingkat SD (7-12 tahun), siswa diperiksa status gizinya, kebiasaan merokok (kelas 5-6), aktivitas fisik, tekanan darah, kadar gula darah, kesehatan telinga, mata, gigi, jiwa, hati (Hepatitis B), serta kesehatan reproduksi (kelas 4-6).
Pada jenjang SMP (13-15 tahun), ditambahkan pemeriksaan talasemia, anemia (kelas 7), serta imunisasi HPV bagi siswi kelas 9. Sementara untuk SMA (16-17 tahun), fokus pemeriksaan antara lain anemia remaja putri, talasemia, dan aspek kesehatan reproduksi. (Nab)
Berita Lainnya
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Komisi I DPRD Pekanbaru Rangkum Rekomendasi RKA OPD untuk Banggar
Ombudsman RI Restui Pemko Pekanbaru Bentuk MPP Mini dan Keliling
Pemko Pekanbaru Hubungkan Data BPN dan Pajak untuk Pangkas Hambatan Sertifikat Tanah
Disperindag Diminta Usut Dugaan Monopoli Tengkulak Pemicu Lonjakan Harga Pangan di Pekanbaru
BPBD Pekanbaru Padamkan Kebakaran Lahan di Jalan Tuanku Tambusai akibat Pembakaran Sampah
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Komisi I DPRD Pekanbaru Rangkum Rekomendasi RKA OPD untuk Banggar
Ombudsman RI Restui Pemko Pekanbaru Bentuk MPP Mini dan Keliling
Pemko Pekanbaru Hubungkan Data BPN dan Pajak untuk Pangkas Hambatan Sertifikat Tanah
Disperindag Diminta Usut Dugaan Monopoli Tengkulak Pemicu Lonjakan Harga Pangan di Pekanbaru
BPBD Pekanbaru Padamkan Kebakaran Lahan di Jalan Tuanku Tambusai akibat Pembakaran Sampah