Satgas PKH, Jangan Tebang Pilih! Segel Semua Kebun Sawit Ilegal di Hulu Kuantan
Satgas PKH saat mendatangi kebun milik Alianto Widjaja sebelum disegel kemarin.
RIAUIN. COM- Masyarakat Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), menuntut tindakan tegas dan menyeluruh dari Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) terkait keberadaan kebun-kebun sawit ilegal di wilayah mereka.
Tuntutan ini muncul setelah Satgas PKH melakukan penyegelan terhadap kebun sawit milik Alianto Widjaja yang berada dalam kawasan HPT Sumpu.
Masyarakat mengapresiasi tindakan tersebut, namun mereka menekankan bahwa Alianto Widjaja bukanlah satu-satunya pemilik kebun sawit ilegal di Hulu Kuantan.
"Kami menyambut baik tindakan Satgas PKH terhadap kebun sawit milik Alianto Widjaja. Namun, kami mengingatkan bahwa masih banyak kebun sawit ilegal lainnya yang beroperasi di wilayah kami," ujar Ipen salah seorang masyarakat Hulu Kuantan.
Masyarakat mengungkapkan bahwa ribuan hektar kebun sawit ilegal, yang diduga dimiliki oleh "cukong-cukong" besar berkedok koperasi, masih bebas beroperasi di dalam kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) dan Hutan Produksi Konversi (HPK).
Mereka mencontohkan kebun sawit milik Anugerah Serasi Abadi seluas sekitar 300 hektar di Tanjungmedang dan kebun sawit milik Candra seluas sekitar 1.500 hektar.
"Kami tidak ingin ada kesan bahwa Satgas PKH tenang pilih. Satgas PKH harus bertindak adil dan menyegel semua kebun sawit ilegal, tanpa terkecuali," tegas Erman warga lainya.
Masyarakat juga mendesak Satgas PKH untuk transparan dalam penanganan kasus ini. Mereka ingin mengetahui secara jelas siapa saja pemilik kebun-kebun sawit ilegal tersebut dan bagaimana proses hukum yang akan dilakukan.
Selain itu, mereka juga meminta agar dugaan keterlibatan oknum aparat dalam praktik ilegal ini diusut tuntas. "Kami mencurigai adanya oknum-oknum aparat yang melindungi para cukong sawit ini. Ini harus dibersihkan, agar penegakan hukum bisa berjalan dengan baik," kata warga.
Masyarakat Hulu Kuantan berharap agar pemerintah, baik pusat maupun daerah, segera mengambil tindakan tegas untuk menghentikan praktik ilegal ini. Mereka ingin agar kawasan hutan di Hulu Kuantan dapat diselamatkan dari kerusakan lingkungan yang lebih parah.
"Hutan kami adalah warisan untuk anak cucu kami. Kami tidak ingin mereka hanya mewarisi kerusakan," ujar Ahmad seorang pemangku adat.
Intinya, masyarakat Hulu Kuantan menginginkan Satgas PKH untuk membuktikan komitmen mereka dalam menegakkan hukum lingkungan dengan menyegel semua kebun sawit ilegal, bukan hanya beberapa saja. (hen)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK