PILIHAN
Lomba Cipta Puisi LE-Lah Riau Warnai Sosialisasi Cagubri
LE serahkan hadiah ke pemenang lomba
PEKANBARU, riauin.com-- Sosialisasi bakal calon gubernur Riau Lukman Edy melalui lomba puisi menarik perhatian sastrawan muda Riau. Setelah melalui penilaian yang ketat kegiatan yang ditaja Tim Relawan AKU LE (Lukman Edy) mengumumkan hasil lomba cipta puisi.
Berangkat dari kerisauannya dengan negeri ini, Ahmad Hijazy Hasbullah peserta lomba cipta puisi yang digelar Tim Relawan AKU LE (Lukman Edy) terpanggil untuk menuangkan perasaannya dalam bentuk puisi. Mengangkat judul 'Riau Bangkitlah dengan Khidmat' anggota Forum Lingkar Pena ini berhasil menjadi pemenang.
Putra kelahiran Rengkat tahun 1988 ini berharap dengan calon gubri yang akan datang bisa membawa Riau lebih maju dari sekarang. Anak Rengat tahun 1988.
Ketua Panitia Lomba Puisi "Riau Bangkit" Eddi Ahmad RM dalam acara penyerahan hadiah lomba cipta puisi Riau Bangkit dan peluncuran Antologi Puisi LE-Lah Riau, Sabtu (28/10/2017) mengatakan kegiatan yang digelar sejak pertengahan September sampai 10 Oktober ini sangat banyak diminati oleh sastrawan Riau.
"Ada 200 lebih puisi yang masuk ke kita. Nah, 200 puisi inilah yang dinilai oleh para juri. Puisi yang bagus-bagus ini sampai membuat juri bingung menentukan pemenangnya. Dan setelah melalui diskusi panjang akhirnya ditentukanlah pemenangnya," ujarnya.
Dikatakan Eddi, lomba puisi ini digelar oleh tim relawan Lukman Edy sebagai bentuk sosialisasi kepada berbagai kalangan karena Lukman Edy akan ikut dalam bursa Pemilihan Gubernur Riau.
"Kita menilai ini salah satu cara yang efektif dan berfaedah dalam melakukan sosiaisasi," jelasnya.
Dikatakan Eddi lagi, dari 200 lebih peserta, akhirnya dipilih 15 pemenang dan hasil karyanya dibukukan dengan judul buku "LE-Lah Riau". "Selain pusinya dibukukan, pemenang juga mendapatkan hadiah. Untuk juara 1 mendapatkan Sepeda motor dari Lukman Edy, juara 2 mendapat hadiah Laptop, juara 3 mendapat hadiah Handphone dan selebihnya mendapatkan hadiah hiburan," ungkapnya.
Sementara itu, Politisi asal PKB Lukman Edy mengaku sangat mengapresiasi kegiatan lomba puisi ini.
"Saya sudah membaca 15 puisi terbaik yang telah dibukukan ini. Semuanya bagus-bagus dan itu saya lihat apa yang ditulis oleh sahabat semuanya ini adalah perasaan orang-orang Riau," ungkapnya.
Dikatakan pria yang juga Anggota DPR-RI asal Riau ini, dari kumpulan puisi tersebut, ada 3 hal yang bisa ditangkap.
"Yang pertama itu tentang Kebanggaan, keriuhan Riau pada waktu dulu. Lalu ada juga tentang perjalanan dan sejarah menyedihkan dan yang terakhir adalah ungkapan kegeraman-kegeraman. Tiga hal tersebut yang saya tangkap dari karya-karya puisi sahabat semua," jelasnya.
Terakhir, LE mengucapkan terimakasih kepada seluruh peserta yang sudah menyampaikan seluruh ide-ide kreatifnya melalui puisi.
"Seperti itulah sastrawan. Dalam menyampaikan kritik saran menggunakan media puisi maupun pantun. Ini tentu sangat kita apresiasi. Semoga buku yang dilaunching hari ini membawa manfaat bagi kita semua," pungkasnya. (vie)
Berangkat dari kerisauannya dengan negeri ini, Ahmad Hijazy Hasbullah peserta lomba cipta puisi yang digelar Tim Relawan AKU LE (Lukman Edy) terpanggil untuk menuangkan perasaannya dalam bentuk puisi. Mengangkat judul 'Riau Bangkitlah dengan Khidmat' anggota Forum Lingkar Pena ini berhasil menjadi pemenang.
Putra kelahiran Rengkat tahun 1988 ini berharap dengan calon gubri yang akan datang bisa membawa Riau lebih maju dari sekarang. Anak Rengat tahun 1988.
Ketua Panitia Lomba Puisi "Riau Bangkit" Eddi Ahmad RM dalam acara penyerahan hadiah lomba cipta puisi Riau Bangkit dan peluncuran Antologi Puisi LE-Lah Riau, Sabtu (28/10/2017) mengatakan kegiatan yang digelar sejak pertengahan September sampai 10 Oktober ini sangat banyak diminati oleh sastrawan Riau.
"Ada 200 lebih puisi yang masuk ke kita. Nah, 200 puisi inilah yang dinilai oleh para juri. Puisi yang bagus-bagus ini sampai membuat juri bingung menentukan pemenangnya. Dan setelah melalui diskusi panjang akhirnya ditentukanlah pemenangnya," ujarnya.
Dikatakan Eddi, lomba puisi ini digelar oleh tim relawan Lukman Edy sebagai bentuk sosialisasi kepada berbagai kalangan karena Lukman Edy akan ikut dalam bursa Pemilihan Gubernur Riau.
"Kita menilai ini salah satu cara yang efektif dan berfaedah dalam melakukan sosiaisasi," jelasnya.
Dikatakan Eddi lagi, dari 200 lebih peserta, akhirnya dipilih 15 pemenang dan hasil karyanya dibukukan dengan judul buku "LE-Lah Riau". "Selain pusinya dibukukan, pemenang juga mendapatkan hadiah. Untuk juara 1 mendapatkan Sepeda motor dari Lukman Edy, juara 2 mendapat hadiah Laptop, juara 3 mendapat hadiah Handphone dan selebihnya mendapatkan hadiah hiburan," ungkapnya.
Sementara itu, Politisi asal PKB Lukman Edy mengaku sangat mengapresiasi kegiatan lomba puisi ini.
"Saya sudah membaca 15 puisi terbaik yang telah dibukukan ini. Semuanya bagus-bagus dan itu saya lihat apa yang ditulis oleh sahabat semuanya ini adalah perasaan orang-orang Riau," ungkapnya.
Dikatakan pria yang juga Anggota DPR-RI asal Riau ini, dari kumpulan puisi tersebut, ada 3 hal yang bisa ditangkap.
"Yang pertama itu tentang Kebanggaan, keriuhan Riau pada waktu dulu. Lalu ada juga tentang perjalanan dan sejarah menyedihkan dan yang terakhir adalah ungkapan kegeraman-kegeraman. Tiga hal tersebut yang saya tangkap dari karya-karya puisi sahabat semua," jelasnya.
Terakhir, LE mengucapkan terimakasih kepada seluruh peserta yang sudah menyampaikan seluruh ide-ide kreatifnya melalui puisi.
"Seperti itulah sastrawan. Dalam menyampaikan kritik saran menggunakan media puisi maupun pantun. Ini tentu sangat kita apresiasi. Semoga buku yang dilaunching hari ini membawa manfaat bagi kita semua," pungkasnya. (vie)
Berita Lainnya
Balai Riau Matangkan Usulan Tepian Narosa Jadi Proyek Strategis Nasional
Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Matangkan Usulan RUU Hak Cipta Bersama Konstituen
PLN UIP3B Sumatera Salurkan 40 Ekor Sapi dan 12 Ekor Kambing, Ribuan Masyarakat Rasakan Manfaatnya
FWK Minta Presiden Benahi MBG & Naikkan Subsidi Kebutuhan Pokok
Duka di Serdang Bedagai, Prajurit yang Gugur di Lebanon Itu Dikenal Sosok Ramah dan Pekerja Keras
Gerakan APPMBGI: Mengawal Gizi dari Desa Hingga Kota
Balai Riau Matangkan Usulan Tepian Narosa Jadi Proyek Strategis Nasional
Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Matangkan Usulan RUU Hak Cipta Bersama Konstituen
PLN UIP3B Sumatera Salurkan 40 Ekor Sapi dan 12 Ekor Kambing, Ribuan Masyarakat Rasakan Manfaatnya
FWK Minta Presiden Benahi MBG & Naikkan Subsidi Kebutuhan Pokok
Duka di Serdang Bedagai, Prajurit yang Gugur di Lebanon Itu Dikenal Sosok Ramah dan Pekerja Keras
Gerakan APPMBGI: Mengawal Gizi dari Desa Hingga Kota