Biar Hemat Biaya, Paslon HS Kembalikan Pacujalur ke Rayon Agar Masyarakat Dapat Bekerja Maksimal
Tayangan youtobe debat publik pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kuansing
RIAUIN.COM- Pelaksanaan pacu jalur di Kabupaten Kuansing semasa pemerintahan Suhardiman Amby berkepanjangan diselenggarakan. Sehingga masyarakat tidak bisa fokus bekerja secara full dalam satu bulan.
"Hampir sekali dua Minggu pacu jalur diadakan. Bagaimana masyarakat mau bekerja. Sedangkan mereka bekerja full saja sebulan belum tentu mencukupi kebutuhan sehari-hari, ini yang perlu kita pikirkan," kata calon bupati nomor urut 3 saat sesi tanya jawab pada acara debat publik di Hotel Premier, Pekanbaru, Kamis malam (14/11/2024).
Pertanyaan itu dilontarkan oleh pasangan nomor urut 2 Adam-Sutoyo kepada pasangan Halim - Sardiyono. Adam menanyakan langka apa yang akan dilakukan oleh Halim-Sardiyono untuk melestarikan budaya pacu jalur kedepan?.
Lantas Halim menjelaskan, jika pasangan nomor urut 3 diberi amanah memimpin Kuansing lima tahun mendatang, agenda pacu jalur akan dikembalikan kepada sediakala dimana, pelaksanaannya diatur sesuai rayon. Bukan seperti sekarang yang hampir setiap bulan pacu jalur diadakan.
Karena kalau keseringan pacu jalur akan berdampak kepada perekonomian masyarakat Kuansing. Sedangkan yang menikmati hasilnya mayoritas pedagang dari luar daerah.
Karena, kata Halim, paling tidak peserta pacu jalur yang berada di sungai itu sekitaran 5000 orang, jika satu orang menghabiskan uang Rp100 ribu saja, maka sehari uang dibelanjakan sebanyak Rp500 juta. Itu yang menikmati hasilnya mayoritas pedagang luar daerah.
"Itu fakta yang terjadi di Kuansing saat ini," kata Halim.
Dengan pengurangan volume pelaksanaan pacu jalur, ucap Halim, juga akan mengurangi beban APBD. Dengan berkurangnya jadwal pelaksanaan pacu jalur tentu akan hemat pengeluaran APBD.
Usai Halim menjawab pertanyaan tersebut, Paslon Adam - Sutoyo ternyata sependapat dengan langkah yang akan diambil oleh pasangan nomor urut 3. Bahkan Adam menambahkan dengan keseringan pelaksanaan pacu jalur juga akan berakibat buruk bagi dunia pendidikan. Dimana, anak-anak sekolah tidak lagi fokus dalam kegiatan belajar mengajar. (hen)
Berita Lainnya
Manuver Plt Bupati Kuansing: Kunjungi Sukarmis dan Muslim di Lapas Pasca-OTT KPK
Dua Pekerja Tewas Akibat Serangan Harimau, BBKSDA Riau Desak Perusahaan Benahi Sistem Pengamanan
Bimtek Demokrat di Pacitan, HM Sumardany Tekankan Pentingnya Komitmen Kader Perjuangkan Program Pro Rakyat
Absen Paripurna, Ketua DPRD Kuansing Juprizal Diperiksa KPK di Pekanbaru
Wabup Mukhlisin Jadi Plt Bupati Kuansing, Warga Ingatkan Filosofi 'Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti'
Kasus Jual Beli Jabatan Sekda Kuansing Terbongkar, KPK Diminta Usut Posisi Kepala Dinas
Manuver Plt Bupati Kuansing: Kunjungi Sukarmis dan Muslim di Lapas Pasca-OTT KPK
Dua Pekerja Tewas Akibat Serangan Harimau, BBKSDA Riau Desak Perusahaan Benahi Sistem Pengamanan
Bimtek Demokrat di Pacitan, HM Sumardany Tekankan Pentingnya Komitmen Kader Perjuangkan Program Pro Rakyat
Absen Paripurna, Ketua DPRD Kuansing Juprizal Diperiksa KPK di Pekanbaru
Wabup Mukhlisin Jadi Plt Bupati Kuansing, Warga Ingatkan Filosofi 'Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti'
Kasus Jual Beli Jabatan Sekda Kuansing Terbongkar, KPK Diminta Usut Posisi Kepala Dinas